Aktifis Antikorupsi Kecam Pengadaan Mobil Bupati Pandeglang Capai Rp 1,9 M

Chandra Iswinarno

Selasa, 12 Maret 2019 | 16:41 WIB
Aktifis Antikorupsi Kecam Pengadaan Mobil Bupati Pandeglang Capai Rp 1,9 M
Bupati Pendeglang Irna Narulita. [Bantennews.co.id]

Suara.com - Aktifis antikorupsi mengecam pengadaan mobil dinas (mobdin) Bupati Pandeglang Banten Irna Nurlita yang mencapai Rp 1,9 miliar. Para aktifis mencurigai pengadaan mobdin tersebut tidak mematuhi azas kepatuhan.

Direktur Akademi Antikorupsi Ade Irawan mengemukakan kondisi itu menunjukan elit di daerah tersebut tidak peka dengan masyarakatnya.

"Bukan cuma memalukan, tapi juga mencurigakan. Di tengah keterbatasan anggaran dan banyak hal penting yang mesti diselesaikan seperti infrastruktur yang buruk dan kemiskinan, kok bupati tega hati bermewah-mewahan dengan uang rakyat," ujarnya, Selasa (12/3/2019).

Ia juga menegaskan hal lain yang mesti diperhatikan soal pengadaan mobil itu adalah melalui proses penunjukan langsung.

"Jelas tak memenuhi syarat, karena bukan dalam keadaan darurat dan mobil bukan barang yang spesifik," ujarnya.

Hal senada disampaikan Aktifis Nalar Aa Syaifullah. Ia menyatakan hal tersebut melukai masyarakat Pandeglang. Mirisnya, menurut Aa, pengadaan tersebut diketok pada akhir tahun ketika Pandeglang mengalami bencana tsunami.

Dia menjelaskan, dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), pengadaan mobil ini dilakukan melalui pengadaan langsung 2018.

Berdasarkan Permendagri Nomor 7 Tahun 2006 tentang Standardisasi Sarana dan Prasarana Kerja Pemerintah Daerah, mobil itu memang sesuai dan memenuhi syarat.

"Yang kita sesalkan itu pengadaan ini. APBD kita kecil, beberapa tahun PAD tak tergenjot karena nggak ada kegiatan yang mendorong pemberdayaan di masyarakat yang riil," tuturnya.

Pemkab Pandeglang berencana membelikan mobdin baru bermerek Land Cruiser Prado senilai Rp 1,9 miliar untuk Bupati Irna Narulita.

Kondisi tersebut berkebalikan dengan kondisi Kabupaten Pandeglang yang sampai saat ini masih termasuk kategori wilayah tertinggal di Banten. Bahkan, PAD daerah tersebut pada Tahun 2018 hanya Rp 205 miliar.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh... Setahun Pendapatan Parkir di Kabupaten Bekasi Cuma Rp 74 Juta

Duh... Setahun Pendapatan Parkir di Kabupaten Bekasi Cuma Rp 74 Juta

News | Senin, 31 Desember 2018 | 16:02 WIB

Ganggu Pemandangan, Reklame di Bekasi Ditertibkan

Ganggu Pemandangan, Reklame di Bekasi Ditertibkan

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 13:37 WIB

PAD Batang Meningkat 300 Persen, Ini Jawaban Bupati Yoyok

PAD Batang Meningkat 300 Persen, Ini Jawaban Bupati Yoyok

News | Sabtu, 04 Juni 2016 | 08:39 WIB

Terkini

Donald Trump Beberkan Alasan Maki Benjamin Netanyahu Orang Gila

Donald Trump Beberkan Alasan Maki Benjamin Netanyahu Orang Gila

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:53 WIB

Korupsi MBG, Dadan Hindayana Cs Diduga Mark-up Motor Listrik Rp1 Triliun dan Ribuan Pasang Sepatu

Korupsi MBG, Dadan Hindayana Cs Diduga Mark-up Motor Listrik Rp1 Triliun dan Ribuan Pasang Sepatu

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:48 WIB

Kebakaran Misterius di Sleman: Teror Manusia atau Anomali Alam?

Kebakaran Misterius di Sleman: Teror Manusia atau Anomali Alam?

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:39 WIB

Eks Kepala BGN Ditahan Kejagung, Menkum Supratman: Presiden Sudah Berkali-kali Mengingatkan

Eks Kepala BGN Ditahan Kejagung, Menkum Supratman: Presiden Sudah Berkali-kali Mengingatkan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:33 WIB

Kronologi Lengkap Korupsi MBG Jerat Dadan Hindayana Cs Tersangka: Mark Up Motor Hingga TV 75 Inch

Kronologi Lengkap Korupsi MBG Jerat Dadan Hindayana Cs Tersangka: Mark Up Motor Hingga TV 75 Inch

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:23 WIB

Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!

Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:15 WIB

Terkuak! Ini Alasan Prabowo Copot Dadan Hindayana Cs Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung

Terkuak! Ini Alasan Prabowo Copot Dadan Hindayana Cs Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:15 WIB

OTT Imigrasi Jakarta Barat, KPK Masih Lacak Keberadaan Silmy Karim

OTT Imigrasi Jakarta Barat, KPK Masih Lacak Keberadaan Silmy Karim

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:09 WIB

15 Jam Geledah Kantor BGN, Kejagung Bawa Satu Kotak Kontainer Diduga Barang Bukti

15 Jam Geledah Kantor BGN, Kejagung Bawa Satu Kotak Kontainer Diduga Barang Bukti

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:56 WIB

Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan

Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:46 WIB