Pengamat CSIS: Ketidakpercayaan Prabowo terhadap Hasil Survei Tidak Fair

Chandra Iswinarno | Suara.com

Kamis, 14 Maret 2019 | 20:36 WIB
Pengamat CSIS: Ketidakpercayaan Prabowo terhadap Hasil Survei Tidak Fair
Pengamat CSIS Arya Fernandes. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Suara.com - Pernyataan Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto yang kerap mengatakan tidak percaya dengan survei terkait Pemilu 2019 yang dilakukan sejumlah lembaga riset, ditanggapi Pengamat Politik Centre For Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes.

"Ketidakpercayaan Prabowo terhadap hasil survei tentunya tidak fair," katanya saat dihubungi Suara.com, Kamis (14/3/2019).

Arya mengemukakan survei yang dilakukan lembaga riset sebenarnya menggunakan metode ilmiah. Ia melanjutkan, dengan menggunakan survei bisa membaca fenomena secara prediktif.

Meski begitu, ketidakpercayaan Prabowo bisa dijadikan bagian dari kritik. Secara personal, Arya mengemukakan, untuk menghindari kecurigaan yang berlebih terhadap lembaga riset, perlu ada keterbukaan secara publik.

"Hal ini bisa didorong dengan melakukan publikasi hasil survei dan membuka data mentahnya. Dengan adanya data mentah tersebut, tentunya akan bisa dicek oleh publik mulai dari metode pengumpulan data hingga sampling data yang digunakan," jelasnya.

Selain itu, dengan keterbukaan tersebut, lanjut Arya, juga meningkatkan pengetahuan publik secara umum.

"Langkah itu sudah dilakukan lembaga penelitian di Amerika Serikat yang memiliki tradisi demokrasi dengan mempublikasikan data mentahnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Arya melanjutkan, jika ada yang keberatan dengan hasil survei bisa ditindaklanjuti kepada asosiasi lembaga survei yang ada di Indonesia.

"Jika ada yang keberatan, silahkan mengajukannya Dewan Etik asosiasi lembaga riset," ujarnya.

Diketahui, Prabowo Subianto mengatakan tidak pernah percaya dengan survei terkait Pemilu 2019 yang dilakukan sejumlah lembaga. Tetapi Prabowo menyadari elektabilitasnya masih di bawah Capres Petahana Jokowi.

Meski elektabilitasnya kerap tertinggal dari pasangan Jokowi - Maruf Amin, Prabowo yakin Pilpres yang akan berlangsung 17 April mendatang pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 akan keluar menjadi pemenang.

"Insyaallah, 17 April kita akan menerima mandat tersebut. Memang survei-survei selalu taruh kita paling bawah. Saya tidak percaya survei-survei itu, karena survei-survei itu dibayar," kata Prabowo saat menyapa masyarakat Riau di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Riau, Rabu (13/3/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AHY Lakukan Pertemuan Tertutup di Kediaman Prabowo

AHY Lakukan Pertemuan Tertutup di Kediaman Prabowo

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 19:57 WIB

Jokowi - Prabowo Akan Saksikan Debat Cawapres, Pengamanan Diperketat

Jokowi - Prabowo Akan Saksikan Debat Cawapres, Pengamanan Diperketat

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 18:01 WIB

Prabowo Lebih Percaya Hasil Survei Internal, Pengamat: Sampaikan ke Publik!

Prabowo Lebih Percaya Hasil Survei Internal, Pengamat: Sampaikan ke Publik!

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 17:25 WIB

Prabowo Tak Percaya Hasil Survei, CSIS: Dia Sebenarnya Khawatir

Prabowo Tak Percaya Hasil Survei, CSIS: Dia Sebenarnya Khawatir

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 16:44 WIB

Sinkronkan Jadwal Kampanye, AHY Akan Temui Prabowo Malam Ini

Sinkronkan Jadwal Kampanye, AHY Akan Temui Prabowo Malam Ini

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 16:32 WIB

Terkini

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:54 WIB

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:43 WIB