Kasus Dana Kemah, Polisi Jemput Bola Periksa Saksi di Yogyakarta

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Jum'at, 15 Maret 2019 | 13:20 WIB
Kasus Dana Kemah, Polisi Jemput Bola Periksa Saksi di Yogyakarta
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Suara.com - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan menyatakan, polisi harus 'jemput bola' untuk memeriksa sejumlah saksi terkait kasus dugaan penyelewengan Dana Kemah Pemuda Islam Indonesia 2017. Pasalnya, para saksi tersebut berada di Yogyakarta.

"Pemanggilan, pemeriksaan tetap berjalan kepada pihak-pihak yang ada kaitannya dengan dana kemah itu. Untuk percepatan kita langsung ke Jogja," kata Adi saat dikonfirmasi, Jumat (15/3/2019).

Sejauh ini, belasan saksi telah dimintai keterangan guna mengungkap kasus tersebut. Mereka yang dimintai keterangan adalah orang-orang yang masuk dalam struktur kepanitiaan acara dana kemah itu.

"Semua, kan setiap panitia, koordinator wilayahnya yang menghadirkan dari beberapa daerah, karena yang menghadirkan. Beberapa daerah itu akan menyampaikan keterangan berapa peserta yang hadir, kemudian berapa biaya yang dikeluarkan, sehingga nilainya jadi jelas," jelasnya.

Untuk diketahui, kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia digelar memakai dana APBN Kemenpora di Pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah pada 16 sampai 17 Desember 2017.

Diduga, dalam kegiatan itu ditemukan penyelewengan dana, sehingga Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Kemenpora untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti dan melakukan penyidikan.

Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya telah memanggil dan memeriksa staf Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Abdul Latif, Ketua Panitia dari Gerakan Pemuda (GP) Anshor Safarudin dan Ketua Panitia dari Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerugian Negara Masih Ditelisik, Korupsi Dana Kemah Belum Ada Tersangka

Kerugian Negara Masih Ditelisik, Korupsi Dana Kemah Belum Ada Tersangka

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 17:16 WIB

Dilanda Angin Kencang, 4 Desa di Sleman Berstatus Tanggap Darurat

Dilanda Angin Kencang, 4 Desa di Sleman Berstatus Tanggap Darurat

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 15:41 WIB

Sebelum Jemput Paksa, Polisi Akan Panggil Lagi Eks Petinggi PP Muhammadiyah

Sebelum Jemput Paksa, Polisi Akan Panggil Lagi Eks Petinggi PP Muhammadiyah

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 14:58 WIB

Lewat Modus Sopir, Komplotan Bandit Asal Tegal Gondol 53 Mobil Majikan

Lewat Modus Sopir, Komplotan Bandit Asal Tegal Gondol 53 Mobil Majikan

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 13:42 WIB

Polda Metro Siap Bantu Tangkap Caleg PKS Terduga Pencabulan Putri Kandung

Polda Metro Siap Bantu Tangkap Caleg PKS Terduga Pencabulan Putri Kandung

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 11:21 WIB

Terkini

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:46 WIB

Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!

Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:42 WIB

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:37 WIB

Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi

Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:31 WIB

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:25 WIB

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:10 WIB

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:03 WIB

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:55 WIB

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB