Terungkap, Pilot Ethiopian Airlines Tak Sempat Berlatih Terbangkan 737 MAX

Bangun Santoso, Achmad Fauzi

Jum'at, 22 Maret 2019 | 08:53 WIB
Terungkap, Pilot Ethiopian Airlines Tak Sempat Berlatih Terbangkan 737 MAX
Pakar forensik bekerja di lokasi kecelakaan Ethiopian Airlines. (AFP)

Suara.com - Satu-satu penyebab jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines jenis Boeing 737 MAX 8 akhirnya terungkap. Terbaru, bahwa kapten pilot yang menerbangkan pesawat nahas tersebut tidak mendapatkan kesempat untuk berlatih di simulator baru perusahaan penerbangannya untuk Boeing 737 MAX 8.

Seperti dilansir Reuters, menurut rekannya, Kapten Yared Getachew baru dijadwalkan mengikuti pelatihan penyegaran pada akhir Maret. Hal ini karena, Ethiopian Airlines baru dua bulan terakhir menerima salah satu simulator pertama yang didistribusikan.

Bencana 10 Maret, menyusul kecelakaan MAX 8 lainnya di Indonesia pada Oktober telah memicu salah satu pertanyaan terbesar dalam sejarah penerbangan, berfokus pada keamanan sistem otomatis baru dan apakah kru memahaminya dengan benar, tulis Reuters dalam laporannya.

Dalam kedua kasus tersebut, para pilot kehilangan kendali segera setelah lepas landas dan 'kalah' setelah berjuang keras mencoba menghentikan pesawat mereka jatuh.

MAX, yang mulai beroperasi dua tahun lalu, memiliki sistem otomatis baru yang disebut MCAS (Maneuvering Characteristics Augmentation System). Hal ini dimaksudkan untuk mencegah kehilangan daya angkat.

"Boeing tidak mengirim manual tentang MCAS. Sebenarnya kita tahu lebih banyak tentang sistem MCAS dari media dari pada dari Boeing," kata pilot Ethiopian Airlines seperti dikutip dari Reuters Jumat (22/3/2019).

Boeing tidak segera menanggapi atas pernyataan pilot tersebut. Di mana pilot harus berlatih menggunakan salah satu simulator baru untuk menerbangkan 737 MAX, yang memiliki mesin lebih besar yang dipasang sedikit lebih maju dari pada model sebelumnya.

"Saya pikir perbedaan antara 737 NG dan MAX kurang dimainkan oleh Boeing," kata John Cox, seorang konsultan keselamatan penerbangan, yang juga mantan pilot Airways AS dan mantan ketua keselamatan udara Asosiasi Penerbangan Pilot AS.

"Akibatnya produsen simulator juga tidak mendorongnya. Operator tidak menyadari besarnya perbedaan," katanya kepada Reuters dalam komunikasi atas pernyataan pilot Ethiopia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penumpang dan Pemberi Pinjaman Tetap Setia pada Ethiopian Airlines

Penumpang dan Pemberi Pinjaman Tetap Setia pada Ethiopian Airlines

Bisnis | Rabu, 20 Maret 2019 | 08:31 WIB

Terungkap! Ada Pilot Ketiga dalam Kokpit Sebelum Lion Air PK LQP Jatuh

Terungkap! Ada Pilot Ketiga dalam Kokpit Sebelum Lion Air PK LQP Jatuh

Tekno | Rabu, 20 Maret 2019 | 08:18 WIB

Boeing 737 MAX 8 Jatuh, Sahamnya Nyungsep Sampai 10 Persen

Boeing 737 MAX 8 Jatuh, Sahamnya Nyungsep Sampai 10 Persen

Bisnis | Selasa, 19 Maret 2019 | 10:31 WIB

Terkini

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:20 WIB

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:19 WIB

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 15:15 WIB

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:11 WIB

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

×