Deretan Fakta Terbaru dari KNKT Soal Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610

Bangun Santoso, Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 23 Maret 2019 | 08:57 WIB
Deretan Fakta Terbaru dari KNKT Soal Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610
Ilustrasi pesawat Lion Air. ( Instagram )

Suara.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis data terbaru mengenai pesawat Lion Air JT 610 dengan nomor registrasi PK LQP jenis Boeing 737 MAX 8 yang jatuh di perairan Karawang pada akhir Oktober 2018. Ada banyak fakta terbaru yang terungkap dalam insiden itu.

Dalam insiden pesawat itu, sebanyak 189 penumpang dan kru pesawat dinyatakan tewas. Sementara, hingga kini masih ada 64 penumpang yang masih belum ditemukan di perairan Karawang.

Berikut Suara.com merangkum beberapa fakta mengenai jatuhnya pesawat Lion Air JT610 berdasarkan data dari KNKT.

1.   Ada Pilot Ketiga

Sehari sebelum pesawat jatuh di Laut Jawa pada 29 Oktober 2018, pesawat dengan nomor registrasi yang sama melakukan penerbangan rute Denpasar-Jakarta.

Dalam penerbangan itu, pesawat sempat mengalami beberapa masalah aat sedang mengudara. Beruntung, ada seorang pilot ketiga yang tengah tak bertugas dan duduk di dalam kokpit membantu menyelamatkan pesawat.

Pilot ketiga meminta kru memutus arus ke sebuah motor yang berfungsi untuk mengarahkan moncong pesawat ke bawah. Malam itu, pesawat tersebut berhasil mendarat di Jakarta. Nahas, keesokannya pesawat itu jatuh di Laut Jawa saat melayani rute Jakarta Pangkal Pinang.

“Benar ada pilot lain yang berada di kokpit pada penerbangan itu. Pilot ini adalah pilot yang telah selesai menjalankan tugas terbang dan akan kembali ke Jakarta,” ungkap Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

2.   Percakapan Pilot dalam CVR Tak Bocor

baca juga

Beredar bocoran rekaman percakapan pilot di detik-detik akhir sebelum pesawat jatuh. Ketua Subkomite Investigasi KNKT Nurcahyo Utomo memastikan rekaman Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air JT610 tidak bocor.

“Dengan berita yang tersebar ini, meskipun diberitakan media internasional yang kredibel. Namun ini tidak sama dengan yang ada. CVR kami tidak bocor isinya, tidak sama,” ungkap Nurcahyo.

Dalam rekaman bocoran CVR Lion Air JT 610 itu, terungkap ada teriakan Allahuakbar sebelum Lion Air JT 610 jatuh di Laut Jawa, Oktober 2018 lalu. KNKT memastikan data rekaman CVR dalam kondisi aman disimpan di server KNKT yang tidak terhubung ke internet sehingga tidak dapat diretas.

3.   Pilot Panik Pesawat Tak Terkendali

Berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman dalam CVR, terungkap ada kepanikan yang terjadi di kokpit sesaat sebelum pesawat jatuh. Pilot sempat berteriak saat pesawat mulai tak dapat dikendalikan, namun Nurcahyo enggan emngungkap teriakan seperti apa yang muncul saat itu.

“Saya nggak bisa ngomong (teriakan apa). Di akhir penerbangan pilot nggak bisa me-recover penerbangan. Di situlah muncul kepanikan,” ujar Nurcahyo.

4.   KNKT Akan Kerjasama dengan Ehhiopia

KNKT saat ini sedang mengajukn penawaran kerjasama investigasi dengan otoritas penerbangan Ethiopia. Kerjasama itu dilakukan menyusul kabar adanya kesamaan antara kecelakaan Lion Air JT610 dengan Ethipian Airlines ET-302 yang jatuh pada 10 Maret 2019.

“KNKT telah mengajukan penawaran kerjasama investigasi dengan otoritas Ethiopia. Kerja sama ini ditujukan untuk keperluan bersama dan saling melengkapi data kecelakaan yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan keselamatan penerbangan,” Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Jika nantinya penawaran kerja sama investigasi dengan otoritas penerbangan Ethiopia itu diterima, maka data-data yang terkumpul nantinya akan digunakan sebagai bahan untuk mengkaji kecelakaan JT-610 di perairan Tanjung Karawang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Akui Sukar Batalkan Pembelian 49 Boeing 737 Max 8

Garuda Akui Sukar Batalkan Pembelian 49 Boeing 737 Max 8

Bisnis | Jum'at, 22 Maret 2019 | 14:32 WIB

Ban Rusak Parah, Garuda Gagal Terbang di Bandara Ngurah Rai Bali

Ban Rusak Parah, Garuda Gagal Terbang di Bandara Ngurah Rai Bali

Bisnis | Jum'at, 22 Maret 2019 | 14:15 WIB

Pastikan Aman, KNKT: Data CVR Lion Air Tersimpan di Server Tanpa Internet

Pastikan Aman, KNKT: Data CVR Lion Air Tersimpan di Server Tanpa Internet

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 19:17 WIB

KNKT Ajukan Kerja Sama Investigasi Kecelakaan JT-610 dengan Pihak Ethiopia

KNKT Ajukan Kerja Sama Investigasi Kecelakaan JT-610 dengan Pihak Ethiopia

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 18:55 WIB

KNKT Bicara Soal Teriakan Allahuakbar Kokpit Lion Air JT 610 Sebelum Jatuh

KNKT Bicara Soal Teriakan Allahuakbar Kokpit Lion Air JT 610 Sebelum Jatuh

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 16:36 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×