Pastikan Aman, KNKT: Data CVR Lion Air Tersimpan di Server Tanpa Internet

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 21 Maret 2019 | 19:17 WIB
Pastikan Aman, KNKT: Data CVR Lion Air Tersimpan di Server Tanpa Internet
Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono [Suara.com/Rambiga].

Suara.com - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono memastikan data Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Lion Air JT-610 tersimpan di server KNKT yang tidak terhubung dengan internet. Dengan demikian, Soerjanto memastikan tidak akan terjadi kebocoran terkait data CVR.

"Datanya ada di server kami (KNKT) tanpa terhubung internet. Kita cuma bisa buka kalau mau evaluasi," kata Soerjanto saat jumpa pers di Gedung KNKT, Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

Soerjanto menuturkan, data di dalam CVR tidak bisa sembarangan dibuka ke publik dan diberikan pada pihak lain. Menurutnya, data CVR hanya diperbolehkan dibuka ketika melakukan evaluasi.

"Boeing enggak punya (hasil data CVR), pihak lain enggak punya, yang punya data hanya kami," ucap Soerjanto.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana, Ketua KNKT sorjanto Tjahjono, Kapushidrosal Harjo Susmoro memberi keterangan saat konferensi pers penemuan Black Box Lion Air JT610 berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 yang telah ditemukan oleh Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I di KRI Spica-934 , perairan Tanjung Karawang di JICT, pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (14/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana, Ketua KNKT sorjanto Tjahjono, Kapushidrosal Harjo Susmoro memberi keterangan saat konferensi pers penemuan Black Box Lion Air JT610 berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 yang telah ditemukan oleh Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I di KRI Spica-934 , perairan Tanjung Karawang di JICT, pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (14/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Ketua Subkomite Investigasi KNKT Nurcahyo Utomo menambahkan, pihak-pihak yang pernah mendengarkan data CVR JT-610 hanya KNKT, Federal Aviation Administration (FAA) Amerika, dan Lion Air.

Nurcahyo pun memastikan pihak-pihak tersebut tidak pernah mempublikasikan data CVR.

"Lion pernah kami beri izin dengar, namun tidak boleh bawa alat rekam, dengar saja tidak diberikan (data)," kata Nurcahyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KNKT Ajukan Kerja Sama Investigasi Kecelakaan JT-610 dengan Pihak Ethiopia

KNKT Ajukan Kerja Sama Investigasi Kecelakaan JT-610 dengan Pihak Ethiopia

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 18:55 WIB

KNKT Bicara Soal Teriakan Allahuakbar Kokpit Lion Air JT 610 Sebelum Jatuh

KNKT Bicara Soal Teriakan Allahuakbar Kokpit Lion Air JT 610 Sebelum Jatuh

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 16:36 WIB

KNKT: Analisis Lengkap Jatuhnya Lion Air PK-LQP Rampung Agustus

KNKT: Analisis Lengkap Jatuhnya Lion Air PK-LQP Rampung Agustus

News | Senin, 21 Januari 2019 | 23:26 WIB

Terkini

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB