PSI Ragukan Pernyataan Ustaz Bachtiar Nasir soal Isu Khilafah

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 02 April 2019 | 10:18 WIB
PSI Ragukan Pernyataan Ustaz Bachtiar Nasir soal Isu Khilafah
Politisi PSI, Guntur Romli. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Juru Bicara Partai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli meragukan pernyataan Ustaz Bachtiar Nasir yang menyebutkan bahwa isu khilafah yang ditudingkan ke Prabowo-Sandiaga merupakan tuduhan yang tolol.

Guntur menilai, Bachtiar justru menjadi salah seorang yang mendukung khilafah.

Hal itu disampaikannya melalui akun Twitter @GunRomli dengan menyertakan sebuah potongan video berdurasi 57 detik di mana terdapat Bachtiar yang tengah berorasi di hadapan massa.

"Yang tolol itu Bachtiar Nasir & yg percaya kalau Bachtiar Nasir tidak dukung Khilafah. Video ini bukti Bachtiar Nasir dukung Khilafah!" cuit Guntur seperti dikutip Suara.com, Selasa (2/4/2019).

Dalam orasi di video tersebut, Bachtiar memang sempat mengajak massa untuk menyebutkan kata khilafah beberapa kali. Ajakan tersebut kemudian dilanjutkan Bachtiar dengan bahasan mengenai kondisi negara Turki.

"Kalau saya bilang khilafah anda teriak khilafahnya lebih keras lagi dan lebih panjang, khilafah, sekali lagi khilafah, lebih keras dan lebih panjang khilafah. Saya mau bicara data kenapa Turki sekarang dikacaukan dan kenapa kata khilafah paling ditakutkan," ujar Bachtiar seperti dikutip dari video tersebut.

Sebelumnya Bachtiar secara simbolis memasang pin lambang garuda merah sebagai bentuk dukungannya terhadap Prabowo - Sandi. Pin garuda tersebut juga seolah menguatkan Pancasila sebagai ideologi yang dipegang Prabowo - Sandi. Sekaligus ia mengatakan bahwa tuduhan adanya isu khilafah di balik Prabowo - Sandi merupakan tuduhan tolol.

"Dan mari bersama-sama dengan garuda Pancasila ini saya tegaskan saya Bachtiar Nasir yakin bersama Prabowo-Sandi kita akan berdaulat bersama Pancasila. Kita dan saya pasang garuda saya sebagai orang Indonesia yang telah melakukan penistaan kekotoran tentang tuduhan-tuduhan khilafah yang sangat tolol itu," tutur Bachtiar di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi, Bachtiar Nasir Singgung Tuduhan Khilafah

Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi, Bachtiar Nasir Singgung Tuduhan Khilafah

News | Selasa, 02 April 2019 | 02:35 WIB

Respons Ucapan Hendropriyono, Ma'ruf: Pendukung Khilafah di Sebelah Sono

Respons Ucapan Hendropriyono, Ma'ruf: Pendukung Khilafah di Sebelah Sono

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 17:47 WIB

Maruf: HTI Bisa Pakai Kendaraan Politik, Tapi Itu Tidak Akan Berhasil

Maruf: HTI Bisa Pakai Kendaraan Politik, Tapi Itu Tidak Akan Berhasil

Jabar | Sabtu, 30 Maret 2019 | 14:23 WIB

Soal Isu Khilafah, BPN ke Hendropriyono: Jangan Lempar Batu Sembunyi Tangan

Soal Isu Khilafah, BPN ke Hendropriyono: Jangan Lempar Batu Sembunyi Tangan

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 14:02 WIB

TKN Tuding Anggota HTI Berlindung di Balik Prabowo Agar Bisa Eksis

TKN Tuding Anggota HTI Berlindung di Balik Prabowo Agar Bisa Eksis

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 13:20 WIB

Terkini

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB