BPN Tegaskan Tidak Ada Mobilisasi Massa Hadang Ma'ruf Amin di Madura

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 02 April 2019 | 12:55 WIB
BPN Tegaskan Tidak Ada Mobilisasi Massa Hadang Ma'ruf Amin di Madura
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ahmad Muzani. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ahmad Muzani membantah adanya mobilisasi massa pendukung Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno untuk menghadang Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin di Pamekasan, Madura pada Senin (1/4/2019).

Muzani menjelaskan, para pendukung capres - cawapres boleh saja memperlihatkan pilihannya di Pilpres 2019 di ruang publik tetapi tidak perlu hingga harus menghadang kampanye dari kubu lawan. Menurutnya seluruh pendukung semestinya bisa menghargai perbedaan tanpa harus mengganggu pihak lain.

"Ya menurut saya boleh menunjukkan tapi jangan sampai menghadang-hadang itu kan kurang pas," kata Muzani di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Selasa (2/4/2019).

Terkait dengan penghadangan yang disebut dilakukan oleh pendukung Prabowo - Sandiaga kepada Ma'ruf Amin, Muzani membantah jika ada mobilisasi massa. Ia mengungkapkan kalau untuk kampanye Prabowo - Sandiaga di daerah pun tidak pernah menggunakan cara memobilisasi massa.

"Nggak ada (mobilisasi massa). Kita nggak pernah melakukan mobilisasi apa-apa. Cuman diumumkan pak Prabowo mau kampanye di sini, nanti ada toa, halo, halo, ke kampung-kampung kan itu, pasang iklan kan nggak mungkin," katanya.

Diketahui, Cawapres Ma'ruf Amin sempat dicegat massa pendukung Prabowo - Sandiaga di Pamekasan, Madura, Senin (1/4/2019). Akibatnya, kampanye Ma'ruf Amin di Pamekasan pun dibatalkan.

Ma'ruf Amin dicegat pendukung Prabowo - Sandiaga saat melintasi jalan di Pamekasan. Pendukung Prabowo - Sandiaga meneriakkan dukungan terhadap capres nomor urut 02 sembari meneriakkan pilihan yang berbeda dengan kubu pasangan capres-cawapres Joko Widodo - Maruf Amin.

Kejadian itu terjadi jelang salat Maghrib waktu setempat. Warga yang melakukan pengadangan itu juga membawa atribut Prabowo - Sandiaga. Mereka mengacungkan 2 jari.

Pengadangan itu terjadi saat rombongan Maruf AMin hendak menghadiri ziarah dan haul makam Kiai Suhro di Pamekasan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Ma'ruf Amin Dihadang Pendukung Prabowo di Madura, Begini Sikap BPN

Heboh Ma'ruf Amin Dihadang Pendukung Prabowo di Madura, Begini Sikap BPN

News | Selasa, 02 April 2019 | 10:50 WIB

Menegangkan! Maruf Amin Dicegat Massa Prabowo Sebelum Salat Maghrib

Menegangkan! Maruf Amin Dicegat Massa Prabowo Sebelum Salat Maghrib

News | Selasa, 02 April 2019 | 07:05 WIB

Pemilu Makin Dekat, BPN Gencar Dorong KPU Benahi DPT 'Hantu'

Pemilu Makin Dekat, BPN Gencar Dorong KPU Benahi DPT 'Hantu'

News | Senin, 01 April 2019 | 14:56 WIB

Bantah Prabowo, Maruf Amin Kasih Bukti Indonesia Dihormati Negara Lain

Bantah Prabowo, Maruf Amin Kasih Bukti Indonesia Dihormati Negara Lain

News | Senin, 01 April 2019 | 12:19 WIB

Ribuan Sarung dan Peci Akan Sambut Ma'ruf Amin di Festival 01 dan 03

Ribuan Sarung dan Peci Akan Sambut Ma'ruf Amin di Festival 01 dan 03

News | Minggu, 31 Maret 2019 | 10:40 WIB

Terkini

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

×