Senat Australia Kecam Ucapan Fraser Anning Soal Penembakan Selandia Baru

Bangun Santoso

Kamis, 04 April 2019 | 13:32 WIB
Senat Australia Kecam Ucapan Fraser Anning Soal Penembakan Selandia Baru
Senator Australia Fraser Anning. (mamamia.com.au)

Suara.com - Senat Australia secara resmi merilis kecaman terhadap seorang anggota parlemen, yakni Senator Fraser Anning yang menyalahkan migran Muslim atas insiden teror penembakan di dua masjid di Selandia Baru Maret bulan lalu.

Dalam pernyataan resmi, para anggota Senat Australia dari berbagai spektrum politik menyebut komentar Senator Fraser Anning "menyulut api dan menyebabkan perpecahan".

Dilansir dari BBC, Kamis (4/4/2019), kecaman tersebut merupakan aksi kelima yang diloloskan Senat dalam 10 tahun terakhir, menyatakan ucapan Aning tidak mencerminkan pandangan parlemen atau rakyat Australia.

Lebih jauh, Anning dianggap "menyalahkan korban kejahatan mengerikan dan memfitnah orang atas dasar agama".

Komentarnya "memalukan" dan "mengerikan" kata sejumlah anggota parlemen lainnya kepada Senat.

Dari seluruh anggota parlemen, hanya satu senator, Cory Bernardi, yang tidak setuju atas sikap Senat mengecam Fraser Anning. Adapun tiga lainnya, termasuk Anning, memilih abstain.

Meski tidak memuat sanksi tegas, langkah Senat Australia dipandang sebagai kecaman resmi.

Anning mengatakan kecaman yang diarahkan kepadanya merupakan "sebuah serangan terhadap kebebasan berpendapat."

Menurut para pakar hukum konstitusi, anggota parlemen tidak bisa dicabut keanggotaannya dari parlemen kecuali yang bersangkutan menyandang dwikewarganegaraan, bangkrut, memegang jabatan lain, atau divonis bersalah dalam sebuah kejahatan.

baca juga

Senator Fraser Anning, melontarkan ucapannya pada hari penyerangan di Kota Christchurch yang menewaskan 50 orang.

Saat itu dia berkata: "Penyebab sebenarnya pertumpahan darah di jalan-jalan Selandia Baru hari ini adalah program imigrasi yang sejak awal mengizinkan orang-orang Muslim fanatik bermigrasi ke Selandia Baru."

Anning menjadi anggota parlemen pada 2017 sebagai pengganti seorang senator yang didiskualifikasi, meski dia hanya menerima 19 suara dalam pemilu 2016.

Tahun lalu, Anning juga mendapat kecaman karena menggunakan kalimat "solusi akhir"—sebuah istilah yang lekat dengan peristiwa Holokos pada Perang Dunia II—saat menyerukan pelarangan imigrasi berdasarkan ras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru Bakal Dijerat 50 Dakwaan Pembunuhan

Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru Bakal Dijerat 50 Dakwaan Pembunuhan

News | Kamis, 04 April 2019 | 13:16 WIB

Diduga dari Kelompok Anti Vaksin, 2 Bayi di Australia Ini Tertular Campak

Diduga dari Kelompok Anti Vaksin, 2 Bayi di Australia Ini Tertular Campak

Health | Kamis, 04 April 2019 | 09:40 WIB

Selandia Baru Kirim Polisi Bersenjata ke Auckland Selidiki Info Penembakan

Selandia Baru Kirim Polisi Bersenjata ke Auckland Selidiki Info Penembakan

News | Rabu, 03 April 2019 | 10:42 WIB

Pascapenembakan Masjid, Brenton Tarrant Keluhkan Perlakuan di Bui

Pascapenembakan Masjid, Brenton Tarrant Keluhkan Perlakuan di Bui

News | Selasa, 02 April 2019 | 11:44 WIB

Terjadi Lagi, Seorang Bayi Meninggal Gara-gara Rokok Elektrik

Terjadi Lagi, Seorang Bayi Meninggal Gara-gara Rokok Elektrik

Health | Selasa, 02 April 2019 | 08:08 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×