Pete Buttigieg, Pemuda Gay Bakal Jadi Penantang Donald Trump di Pilpres AS

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 04 April 2019 | 14:34 WIB
Pete Buttigieg, Pemuda Gay Bakal Jadi Penantang Donald Trump di Pilpres AS
Pete Buttigieg. [Lucy Hewett/The Guardian]

Suara.com - Menjadi Wali Kota South Bend, Indiana dalam usia 37 tahun, dan juga seorang homoseksual, kini dia tengah meretas jalan untuk menjadi Presiden Amerika Serikat pada Pilpres 2020.

Ia adalah Pete Buttigieg, politikus milenial Partai Demokrat AS. Pete berhasrat menjadi presiden gay termuda dan terbuka pertama di AS.

Untuk itu, Pete tengah berkampanye agar bisa memenangkan setapak jalan menuju Gedung Putih, yakni konvensi capres dari Partai Demokrat.

Kalau lolos dalam konvensi itu, tahun depan, Pete akan bertarung melawan capres petahana dan juga kontrovesial: Donald Trump.

Pada era awal menjadi wali kota, Pete merupakan sosok yang tak dikenal secara luas oleh publik AS. Namun, sejumlah wawancara dirinya dengan stasiun televisi CNN, membuat Pete mendapat pujian dari banyak pihak.

Media-media massa, seperti diberitakan The Guardian yang dikutip Suara.com, Kamis (4/4/2019), membuat artikel mengenai jati diri Pete Buttigieg.

Mulai dari kisahnya yang mendapat beasiswa Rhodes sehingga mampu lulus dari Harvard University, dan kiprahnya saat masih menjadi anggota Angkatan Laut AS dan bertugas di Afghanistan.

Eks Presiden AS Barrack Obama, tahun 2016, bahkan menyanjung Pete sebagai pemimpin masa depan Partai Demokrat dan juga negeri Paman SAM.

Sejak Maret 2019, Pete mulai bergerilya mengumpulkan dukungan agar bisa menjadi kontestan konvensi capres dari Partai Demokrat.

Ternyata, langkahnya itu mendapat dukungan publik. Tak butuh waktu lama, Pete mampu mengumpulkan dukungan dari 65.000 orang.

Tapi itu baru permulaan. Sebab, seperti biasa, peserta konvensi capres Demokrat selalu diikuti oleh politikus-politikus senior dan beken.

"Apa yang bisa saya tawarkan? Anda bisa lihat wajah saya, itulah pesan saya," kata Pete Buttigieg saat menjadi bintang tamu dalam program televisi Morning Joe.

Pete melontarkan pertanyaan tersebut layaknya Presiden AS era perang dingin, John F Kennedy, yang mengartikulasikan ingin mengubah generasi muda negeri tersebut.

Selain ingin mengubah paras pemerintahan AS menjadi milenial, Pete diyakini dipoles oleh tim suksesnya untuk menjadi lawan tangguh bagi Trump dari Partai Republik.

Pete disebut-sebut akan menawarkan kebijakan yang lebih ramah terhadap kaum imigran—berbeda dengan Donald Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Berencana Pindahkan 250 Ribu Warganya ke Golan

Israel Berencana Pindahkan 250 Ribu Warganya ke Golan

News | Selasa, 02 April 2019 | 11:05 WIB

CEO Google Bertemu Trump Bahas Ini

CEO Google Bertemu Trump Bahas Ini

Tekno | Selasa, 02 April 2019 | 10:44 WIB

Trump Nyatakan Sanksi Tambahan untuk Korut Belum Perlu

Trump Nyatakan Sanksi Tambahan untuk Korut Belum Perlu

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 16:24 WIB

Dewan Keamanan PBB Tolak Keputusan Trump Soal Dataran Tinggi Golan

Dewan Keamanan PBB Tolak Keputusan Trump Soal Dataran Tinggi Golan

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 14:27 WIB

Trump Tandatangani Dekrit Pengakuan Kedaulatan Israel Atas Golan

Trump Tandatangani Dekrit Pengakuan Kedaulatan Israel Atas Golan

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 09:25 WIB

Terkini

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:43 WIB

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:13 WIB

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:54 WIB

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:14 WIB