Heboh Biksu Hadiri Kampanye Akbar Prabowo di GBK, Diduga Gadungan

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 08 April 2019 | 20:03 WIB
Heboh Biksu Hadiri Kampanye Akbar Prabowo di GBK, Diduga Gadungan
foto diduga biksu gadungan yang hadiri kampanye Prabowo di GBK (Twitter)

Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan oleh beredarnya foto dua orang biksu yang menghadiri acara kampanye akbar Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Gelora Bung Karno, Jakarta pada Minggu (7/4) akhir pekan lalu.

Biksu yang hadir dalam acara itu disebut-sebut sebagai biksu gadungan. Foto itu diunggah melalui akun Twitter @yusuf_dumdum.

Akun itu menyebut bahwa biksu yang hadir dalam acara kampanye akbar ternyata bukanlah biksu.

"Tipu-tipu lagi, ternyata bukan biksu, biar dianggap toleran," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (8/4/2019).

Dalam unggahannya, akun tersebut juga menyertakan foto biksu yang menggunakan pakaian biasa, tidak mengenakan jubah oranye yang biasa digunakan oleh seorang biksu.

Tak hanya itu, kedua biksu juga tampak mengacungkan salam dua jari telunjuk dan jempol yang menjadi ciri khas dari capres nomor urut 02.

Dalam foto lainnya, tampak biksu berfoto bersama beberapa massa pendukung Prabowo - Sandiaga. Kedua biksu ini mengenakan pakaian jubah seperti selayaknya seorang biksu.

Kedua foto yang menunjukkan perbedaan cukup kontras ini menjadi perbincangan warganet.

Banyak warganet yang menilai bahwa penampilan kedua biksu sangat mencurigakan dan, tidak mencerminkan seorang biksu sebenarnya.

Menyikapi beredarnya foto-foto viral kedua biksu diduga gadungan, Konferensi Agung Sangha Indonesia (KASI) menegaskan, kedua biksu itu tidak tergabung dalam KASI.

KASI menegaskan, tetap berpegang teguh pada netralitas dalam menghadapi Pilpres 2019.

"Merujuk ke maraknya berita dan foto-foto yang beredar di sosial media beberapa hari terakhir, perihal adanya anggota Sangha ikut dalam parade dan kampanye salah satu kandidat capres, maka dengan ini diklarifikasi bahwa biksu-biksu tersebut tidaklah tergabung ke dalam KASI," kata Sekretaris Jenderal KASI Bhadra Ruci.

"KASI sebagai bagian dari bangsa Indonesia turut mendukung pesta demokrasi bangsa Indonesia, namun KASI tetap memegang posisi netral dalam perhelatan itu," tegasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

72 Ton Sampah Kampanye Akbar Prabowo, Dinas LH DKI: Enggak Ada Masalah

72 Ton Sampah Kampanye Akbar Prabowo, Dinas LH DKI: Enggak Ada Masalah

News | Senin, 08 April 2019 | 18:10 WIB

FPI Jawab Pengakuan Yusril Soal Bendera PBB Disita di Kampanye Prabowo

FPI Jawab Pengakuan Yusril Soal Bendera PBB Disita di Kampanye Prabowo

News | Senin, 08 April 2019 | 14:28 WIB

Alasan Demokrat Soal AHY yang Tak Muncul di Kampanye Akbar Prabowo-Sandi

Alasan Demokrat Soal AHY yang Tak Muncul di Kampanye Akbar Prabowo-Sandi

News | Senin, 08 April 2019 | 14:10 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB