Adik Prabowo Ungkap Tim Siber BPN Tengah Mendapatkan Teror dan Ancaman

Vania Rossa | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 12 April 2019 | 05:55 WIB
Adik Prabowo Ungkap Tim Siber BPN Tengah Mendapatkan Teror dan Ancaman
Hashim Djojohadikusumo. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Hashim Djojohadikusumo, mengatakan kalau dirinya harus memberikan pengamanan 24 jam kepada ketua tim siber BPN, Agus Maksum. Pasalnya, Agus menerima sejumlah ancaman bahkan kepada anak serta istrinya.

Agus Maksum adalah sosok yang menemukan data-data Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah dan mengadukannya ke KPU serta Bawaslu. Bahkan, sosok Agus Maksum diperkenalkan Hashim saat acara deklarasi Aliansi Advokat Indonesia Bersatu di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

"Bapak Agus Maksum adalah ketua tim cyber kami yang ditugaskan," kata Hashim.

Hashim kemudian menjelaskan bahwa Agus Maksum beserta keluarga mendapatkan ancaman sejak minggu lalu. Ancaman itu disebut Hashim lantaran Agus Maksum selama ini memaparkan data-data DPT bermasalah.

"Sejak Minggu lalu nyawa beliau sudah diancam, nyawa istri beliau diancam, nyawa anak-anak beliau diancam. Karena apa?," ujarnya.

"Saya bersaksi bahwa beliau nyawanya diancam oleh pihak-pihak tertentu karena kecurangan-kecurangan yang beliau sampaikan kepada pihak KPU, kepada Bawaslu," sambungnya.

Mendengar keluarga Agus Maksum mendapatkan ancaman, Hashim langsung menugaskan tim pengamanan untuk menjaga Agus Maksum selama 24 jam. "Beberapa hari yang lalu terpaksa saya tugaskan beberapa security untuk jaga beliau 24 jam," ujarnya.

Hashim menganggap Agus Maksum sebagai pahlawan karena yang bersangkutan bisa menemukan data DPT yang bermasalah. Karena itu Agus Maksum senantiasa mendampingi Hashim saat melaporkan adanya kejanggalan data DPT, seperti yang dilakukannya pada hari yang sama ke Bawaslu.

Saat melapor ke Bawaslu, Hashim mendapatkan informasi jika KPU belum menetapkan DPT final, padahal hari pemungutan suara tinggal tersisa enam hari lagi.

"Sampai hari ini daftar pemilih tetap belum ditetapkan dan kami menduga masih ada banyak nama-nama yang sebetulnya tidak boleh masuk ke daftar itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adik Prabowo Mau Lapor Kecurangan Pilpres 2019 ke PBB? Ini Kata Mahfud MD

Adik Prabowo Mau Lapor Kecurangan Pilpres 2019 ke PBB? Ini Kata Mahfud MD

News | Rabu, 10 April 2019 | 20:10 WIB

Adik Prabowo Umbar Jatah Menteri Partai Pendukung, AHY: Lukai Hati Rakyat

Adik Prabowo Umbar Jatah Menteri Partai Pendukung, AHY: Lukai Hati Rakyat

News | Rabu, 03 April 2019 | 05:50 WIB

Ancaman Lapor Kecurangan Pemilu ke PBB, Politisi Nasdem: Salahi Aturan

Ancaman Lapor Kecurangan Pemilu ke PBB, Politisi Nasdem: Salahi Aturan

News | Selasa, 02 April 2019 | 21:42 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB