Balas Sindiran Mardani, Ngabalin: Muslim yang Baik Tak Sebar Fitnah!

Senin, 15 April 2019 | 14:46 WIB
Balas Sindiran Mardani, Ngabalin: Muslim yang Baik Tak Sebar Fitnah!
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama kedua putranya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep menunaikan ibadah umrah, Senin (15/4). [Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev]

Suara.com - Ali Mochtar Ngabalin, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) menanggapi cuitan politikus PKS, Mardani Ali Sera yang diduga untuk menyindir Capres nomor urut 01 Joko Widodo karena diberikan kesempatan memasuki bangunan Kakbah di Makkah, Arab Saudi.

Terkait sindiran Mardani, Ngabalin menganggap sangat wajar jika Jokowi mendapatkan undangan dari Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud untuk bisa memasuki Kakbah bersamaan dengan kegiatan umrah ke tanah suci.

"Bagi seorang kepala negara seperti itulah penghormatan kerajaan terhadap semua kepala negara tidak saja pak Jokowi," ujar Ngabalin kepada Suara.com, Senin (15/4/2019).

Jokowi masuk Kakbah. [Twitter]
Jokowi masuk Kakbah. [Twitter]

Menanggapi sindiran itu, Ngabalin pun meminta agar Mardani sebagai pemeluk agama Islam tidak menyebarkan fitnah kepada orang yang sedang menjalani ibadah.

"Bagaimana bisa kita mendeteksi niat seorang dalam beribadah kan tidak mungkin. Jadi maksud saya ingin mengatakan jadilah seorang muslim yang baik tentu jangan menyebarkan fitnah dan penuh kebencian," kata dia.

Cuitan Mardani Ali Sera. [Twitter]
Cuitan Mardani Ali Sera. [Twitter]

Ngabalin menuturkan seharusnya Mardani memahami Jokowi merupakan seorang kepala negara. Menurutnya, Jokowi dan keluarganya yang masuk dalam Ka'bah merupakan penghormatan tertinggi dan mendapat hak istimewa dari Kerajaan Arab Saudi.

"Saya kira Mardani Ali sera mengerti bahwa pak Jokowi itu adalah seorang presiden seorang kepada negara. Penghormatan kerajaan Saudi Arabia itu adalah sebuah penghargaan tertinggi kalau kepala negara bisa datang umroh berziarah ke Ka'bah Mekkah dan Madinah diberikan privilege," kata dia

"Jadi semua orang bisa melakukan hal yang sama dengan rahmat dan karunia dari Allah," imbuh Ngabalin.

Sebelumnya, Mardani sempat berkicau tentang seseorang yang memaksa dan meminta ke raja untuk bisa masuk ke Kakbah agar bisa mendulang elektabilitas.

Baca Juga: Dukung Jokowi, Hedi Yunus Seperti Bikin Dosa Besar

"Maksa-maksa minta ke raja untuk bisa masuk Kabah, membawa full tim media bersiap publikasi. Hanya satu alasan utamanya elektabilitas. Ada yang seperti ini? Ada #KisahNegeriLawas," cuit Mardani Ali Sera lewat akun Twitter @MardaniAliSera.

Terkait hal itu, banyak warganet yang menuding bahwa cuitan Mardani Ali Sera tersebut untuk menyindir Jokowi yang diberikan kesempatan untuk memasuki Kakbah saat sedang menunaikan ibadah umrah di Makkah, Arab Saudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI