Klarifikasi Ustaz Yusuf Mansur Disebut Unfollow UAS karena Beda Pilihan

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Selasa, 16 April 2019 | 17:27 WIB
Klarifikasi Ustaz Yusuf Mansur Disebut Unfollow UAS karena Beda Pilihan
Ulama kondang sekaligus pengusaha, Ustaz Yusuf Mansur di Jakarta. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Ustaz Yusuf Mansur mengumumkan klarifikasi terhadap tuduhan yang ditujukan padanya. Ia dituding telah meng-unfollow akun media sosial Ustaz Abdul Somad (UAS) karena beda pilihan di Pilpres 2019.

UAS diketahui belum lama ini bertemu capres nomor urut 02 Prabowo Subianto untuk menyatakan dukungannya. Sementara Yusuf Mansur telah masuk ke barisan pendukung capres nomor urut 01 petahana Joko Widodo (Jokowi).

Akun Instagram @bujanglubai kemudian menuding perbedaan pilihan menjadi alasan Ustaz Yusuf Mansur meng-unfollow akun Instagram UAS.

"Astaghfirullah hanya karena beda pilihan politik, UYM sampai hati unfollow UAS," bunyi tulisan di Instagram-nya yang diunggah pada Senin (15/4/2019), disertai tagging akun @yusufmansurnew.

Ustaz Yusuf Mansur dituduh unfollow Ustaz Abdul Somad karena beda pilihan - (Instagram/@bujanglubai)
Ustaz Yusuf Mansur dituduh unfollow Ustaz Abdul Somad karena beda pilihan - (Instagram/@bujanglubai)

Isu tersebut telah sampai ke telinga sang pimpinan pondok pesantren Daarul Quran, sehingga klarifikasi kemudian ia sampaikan melalui unggahan di Instagram pada Selasa (16/4/2019).

Ustaz Yusuf Mansur menyebutkan, ia memang bermaksud tak mem-follow akun siapa pun di Instagram dan Twitter. Dalam klarifikasi tersebut, ia juga menceritakan mendapat berbagai celaan sejak diketahui mendukung Jokowi.

"Saya mem-following enol. Enggak ada yang saya follow. Kayak Twitter, enol. UAS jadi termasuk yang ter-unfollow. Enggak ada maksud apa-apa.

Di posting-an saya, banyak yang memuji Beliau, banyak yang mendoakan Beliau. Mengajak semua berbaik sangka dengan Beliau.

Tapi yang gitu-gitu malah enggak keliatan, sebab saya barangkali 01, jadi selalu salah, munafik, tertuduh ini, tertuduh itu.

Bahkan ada yang menyebut saya kafir, penggadai hafalan Quran, pengkhianat bangsa, pengkhianat negara, dan nama saya pun diganti-ganti.

Enggak apa-apa, saya rida, secara kesalahan saya, keburukan saya, dosa, dan maksiat saya banyak. Semoga Allah ampuni saya," terang Ustaz Yusuf Mansur.

Klarifikasi Ustaz Yusuf Mansur - (Instagram/@yusufmansurnew)
Klarifikasi Ustaz Yusuf Mansur - (Instagram/@yusufmansurnew)

Pendakwah asli Betawi ini menambahkan pada keterangan unggahannya bahwa siapa pun yang akan memimpin Indonesia setelah Pilpres 2019, ia akan tetap menerimanya sebagai presiden untuk bersama.

"Makasih atas semuanya. 02 kalau menang dengan izin Allah, bakal jadi presiden saya juga. Presidennya Indonesia. Sebagaimana kalau 01 yang menang, ya itu bukan presiden saya doang, tapi Presiden Indonesia.

Makasih semuanya. Semua boleh menulis apa yang mau ditulis. Enggak apa-apa. Silakan. Saya terima. Saya rida," tulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Capres, Mahfud MD Satu Pilihan dengan Ustaz Yusuf Mansur

Soal Capres, Mahfud MD Satu Pilihan dengan Ustaz Yusuf Mansur

News | Selasa, 16 April 2019 | 10:48 WIB

Unggah Foto Bertemu Prabowo, Adik Ahok Dukung Prabowo - Sandi?

Unggah Foto Bertemu Prabowo, Adik Ahok Dukung Prabowo - Sandi?

News | Senin, 15 April 2019 | 20:13 WIB

Kominfo Temukan Tujuh Hoaks Politik di Media Sosial dalam Masa Tenang

Kominfo Temukan Tujuh Hoaks Politik di Media Sosial dalam Masa Tenang

Tekno | Senin, 15 April 2019 | 20:01 WIB

Pamer Outfit Mahal, Anak Hypebeast Ini Kena Sindir Admin Pajak di Twitter

Pamer Outfit Mahal, Anak Hypebeast Ini Kena Sindir Admin Pajak di Twitter

Tekno | Senin, 15 April 2019 | 15:31 WIB

9 Agenda Prioritas Penanganan HAM untuk Jokowi dan Prabowo, Ada soal LGBT

9 Agenda Prioritas Penanganan HAM untuk Jokowi dan Prabowo, Ada soal LGBT

News | Senin, 15 April 2019 | 15:03 WIB

Terkini

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:39 WIB

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:16 WIB

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB

Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:00 WIB