Sandiaga Uno Salat Gaib untuk Petugas Pemilu yang Meninggal saat Bertugas

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari
Sandiaga Uno Salat Gaib untuk Petugas Pemilu yang Meninggal saat Bertugas
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menggelar salat Gaib bersama perwakilan Dzuriat NU Kiai Khas, Ulama dan Habaib se-Jawa Timur di Masjid At-Taqwa, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

"Mereka adalah pejuang demokrasi kita, baik saksi maupun petugas-petugas penyelenggara pemilu," kata Sandiaga.

Suara.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menggelar salat Gaib bersama perwakilan Dzuriat NU Kiai Khas, Ulama dan Habaib se-Jawa Timur di Masjid At-Taqwa, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).

Salat Gaib tersebut dilakukan untuk mendoakan para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia saat bertugas pada Pemilu 2019.

Sandiaga dan jemaah menggelar salat Gaib setelah melaksanakan salat magrib. Menurut Sandiaga, petugas KPPS berjasa besar menyelenggarakan pemilu hingga kelelahan dan ada yang meninggal dunia.

"Mereka adalah pejuang demokrasi kita, baik saksi maupun petugas-petugas penyelenggara pemilu. Mereka berjuang dan bersusah payah mengatasi kelelahan selama hampir seminggu ini," kata Sandiaga.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga mendoakan kepada petugas KPPS lain yang masih bekerja dalam penghitungan suara saat ini untuk tetap diberikan kesehatan.

Sandiaga memberikan doa yang terbaik, agar pekerja pengawal demokrasi tetap sehat hingga keinginan bangsa untuk menjunjung demokrasi dapat terwujudkan.

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan berdasarkan laporan yang diterima per Senin (22/4/2019) sekitar pukul 15.00 WIB, total 90 orang petugas dikabarkan meninggal dunia. Sedangkan, 374 orang dikabarkan sakit.

Menurut Arief,  jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia dan sakit tersebut tersebar di 19 provinsi di Indonesia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS