Pendiri PAN Heran, Tokoh Kenalannya Hilang Akal Sehat dan Tuduh KPU Curang

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara
Pendiri PAN Heran, Tokoh Kenalannya Hilang Akal Sehat dan Tuduh KPU Curang
Pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri. [Antara Foto/Wahyu Putro A/hp]

Pendiri PAN Abdillah Toha mengakui tak habis pikir dengan sejumlah tokoh berakal sehat yang kini menuduh KPU curang.

Suara.com - Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Abdillah Toha mengakui tak habis pikir dengan sejumlah tokoh berakal sehat yang kini menuduh Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melakukan kecurangan. Menurutnya, para tokoh itu kini telah kehilangan akal sehat.

Hal ini disampaikan oleh Abdillah Toha melalui akun Twitter miliknya @AT_abdillahtoha. Abdillah Toha merasa heran dengan sikap para tokoh yang sebelumnya ia kenal berakal sehat kini menuding proses penghitungan tidak sah.

"Saya tidak habis pikir bagaimana beberapa tokoh yang saya kenal sangat berakal sehat bisa hilang akal sehatnya dengan menuduh Pemilu curang dan tidak sah," kata Abdillah Toha seperti diktuip Suara.com, Rabu (24/4/2019).

Ironisnya, para tokoh yang menuding KPU curang itu tak pernah merinci apa saja bukti kecurangannya. Meski demikian, Abdillah Toha tak menyebutkan secara rinci siapa tokoh yang ia maksud. 

"Tapi berhenti sampai di situ tanpa bilang kami punya bukti-bukti yang akan kami bawa ke MK. Kalau yang ngomong awam atau ustad-ustad karbitan saya tidak heran," ungkap Abdillah Toha.

Abdillah Toha menjelaskan pihak Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi memgklaim memiliki data kecurangan di 1.000 hingga 2.000 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Indonesia. Abdillah Toha meyakini meskipun ada ribuan bukti kecurangan di TPS, ia meyakini bahwa capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf akan keluar sebagai pemenang Pilpres 2019.

"BPN 02 klaim punya data kecurangan dari 1.000 atau 2.000 TPS. Andai benar, jangankan 1.000 atau 2.000 TPS, bahkan bila ada 10.000 atau 20.000 TPS pun dan semua suara di situ dikasih ke 02, capres 01 masih unggul. Coba anda hitung sendiri," tutup Abdillah Toha.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS