Pendiri PAN Heran, Tokoh Kenalannya Hilang Akal Sehat dan Tuduh KPU Curang

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 24 April 2019 | 16:40 WIB
Pendiri PAN Heran, Tokoh Kenalannya Hilang Akal Sehat dan Tuduh KPU Curang
Pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri. [Antara Foto/Wahyu Putro A/hp]

Suara.com - Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Abdillah Toha mengakui tak habis pikir dengan sejumlah tokoh berakal sehat yang kini menuduh Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melakukan kecurangan. Menurutnya, para tokoh itu kini telah kehilangan akal sehat.

Hal ini disampaikan oleh Abdillah Toha melalui akun Twitter miliknya @AT_abdillahtoha. Abdillah Toha merasa heran dengan sikap para tokoh yang sebelumnya ia kenal berakal sehat kini menuding proses penghitungan tidak sah.

"Saya tidak habis pikir bagaimana beberapa tokoh yang saya kenal sangat berakal sehat bisa hilang akal sehatnya dengan menuduh Pemilu curang dan tidak sah," kata Abdillah Toha seperti diktuip Suara.com, Rabu (24/4/2019).

Ironisnya, para tokoh yang menuding KPU curang itu tak pernah merinci apa saja bukti kecurangannya. Meski demikian, Abdillah Toha tak menyebutkan secara rinci siapa tokoh yang ia maksud. 

"Tapi berhenti sampai di situ tanpa bilang kami punya bukti-bukti yang akan kami bawa ke MK. Kalau yang ngomong awam atau ustad-ustad karbitan saya tidak heran," ungkap Abdillah Toha.

Abdillah Toha menjelaskan pihak Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi memgklaim memiliki data kecurangan di 1.000 hingga 2.000 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Indonesia. Abdillah Toha meyakini meskipun ada ribuan bukti kecurangan di TPS, ia meyakini bahwa capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf akan keluar sebagai pemenang Pilpres 2019.

"BPN 02 klaim punya data kecurangan dari 1.000 atau 2.000 TPS. Andai benar, jangankan 1.000 atau 2.000 TPS, bahkan bila ada 10.000 atau 20.000 TPS pun dan semua suara di situ dikasih ke 02, capres 01 masih unggul. Coba anda hitung sendiri," tutup Abdillah Toha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPU Investigasi Surat Suara Dibakar di Papua

KPU Investigasi Surat Suara Dibakar di Papua

News | Rabu, 24 April 2019 | 12:43 WIB

Investor Tunggu Hasil Akhir KPU Sebelum Tanamkan Modalnya di Indonesia

Investor Tunggu Hasil Akhir KPU Sebelum Tanamkan Modalnya di Indonesia

Bisnis | Rabu, 24 April 2019 | 12:32 WIB

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, LIPI Usul Pemilu 2024 Pakai e-Voting

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, LIPI Usul Pemilu 2024 Pakai e-Voting

News | Rabu, 24 April 2019 | 08:19 WIB

Terkini

Bejat! Ayah Tiri di Koja Tega Cabuli Dua Anak Sambungnya, Aksi Terbongkar Usai Korban Mengadu

Bejat! Ayah Tiri di Koja Tega Cabuli Dua Anak Sambungnya, Aksi Terbongkar Usai Korban Mengadu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:36 WIB

Penduduk Dunia Tembus 8 MIliar, Bisakah Pangan Lokal Jadi Jawaban Krisis Pangan Global?

Penduduk Dunia Tembus 8 MIliar, Bisakah Pangan Lokal Jadi Jawaban Krisis Pangan Global?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:32 WIB

Sukuk ST016 Jadi Pilihan Investasi Syariah Minim Risiko dengan Imbal Hasil Menarik

Sukuk ST016 Jadi Pilihan Investasi Syariah Minim Risiko dengan Imbal Hasil Menarik

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:25 WIB

Tak Cuma Teknologi, Rano Karno Sebut Partisipasi Warga Jadi Penentu Nasib Sampah Jakarta

Tak Cuma Teknologi, Rano Karno Sebut Partisipasi Warga Jadi Penentu Nasib Sampah Jakarta

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:24 WIB

Bolehkah ASN atau Awardee LPDP Mengkritik Program Pemerintah? Ini Penjelasannya

Bolehkah ASN atau Awardee LPDP Mengkritik Program Pemerintah? Ini Penjelasannya

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:18 WIB

Perempuan di Garda Depan Krisis Iklim, Tapi Masih Minim di Ruang Kebijakan

Perempuan di Garda Depan Krisis Iklim, Tapi Masih Minim di Ruang Kebijakan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:13 WIB

Hitung Mundur! Hotel Sultan Wajib Dikosongkan Juni 2026, Tak Ada Lagi Alasan Menunda

Hitung Mundur! Hotel Sultan Wajib Dikosongkan Juni 2026, Tak Ada Lagi Alasan Menunda

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:09 WIB

Setahun Putusan Sekolah Gratis Mangkrak, JPPI Sebut Presiden Melanggar Sumpah Jabatan dan Konstitusi

Setahun Putusan Sekolah Gratis Mangkrak, JPPI Sebut Presiden Melanggar Sumpah Jabatan dan Konstitusi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:56 WIB

MK Ancam Gugurkan Parpol yang Tak Penuhi Kuota Caleg Perempuan, Begini Reaksi Demokrat

MK Ancam Gugurkan Parpol yang Tak Penuhi Kuota Caleg Perempuan, Begini Reaksi Demokrat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:41 WIB

Bolehkah Kurban untuk Orang yang Sudah Wafat?

Bolehkah Kurban untuk Orang yang Sudah Wafat?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:28 WIB