Ratusan Petugas KPPS Jadi Tumbal Pemilu, FK UI Beri Rekomendasi ke KPU

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 29 April 2019 | 13:50 WIB
Ratusan Petugas KPPS Jadi Tumbal Pemilu, FK UI Beri Rekomendasi ke KPU
Jumpa pers di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019). (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) memberikan makalah kebijakan ringkas atau policy brief kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Makalah tersebut berisi usulan yang diberikan FK UI sebagai masukan dalam proses pemungutan suara di pemilu selanjutnya.

Dekan FK UI, Ari Fahrial Syam mengatakan makalah kebijakan ringkas tersebut diberikan menyusul banyak petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia akibat kelelahan. Ari menilai petugas KPPS yang meninggal hingga ratusan orang itu memang akibat kelelahan bekerja di luar jam biologis.

"Secara umum saya sampaikan bahwa memang kita mengetahui para petugas (KPPS) ini berada di dalam kondisi kerja yang sudah melewati jam biologis yang seharusnya," ujar Ari saat jumpa pers di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).

Ari menerangkan, secara normal kondisi biologis seseorang untuk bekerja keras yakni 8 jam dan bekerja ringan 8 jam. Kemudian, selama 8 jam diperuntukan untuk beristirahat dengan 6 jam waktu istirahat tersebut dipakai untuk tidur.

Lebih lanjut, Ari mengungkapkan jika waktu istirahat tersebut tidak dipenuhi maka seseorang dengan memiliki riwayat penyakit kronis seperti diabetes dan jantung hal tersebut bisa memicu tingginya gula darah dan tekanan darah tinggi. Terlebih, pekerjaan yang cukup berat itu juga dinilai menyebabkan seseorang mengalami kelelahan secara fisik dan psikis.

"Dan ketika hal ini tidak dipenuhi maka berbagai keadaan bisa terjadi," katanya.

Ari merekomendasikan KPU jika memang sistem pemilu serentak tetap diterapkan pada pemilu selanjutnya, setidaknya harus ada menajemen kerja paruh waktu atau shifting bagi petugas KPPS. Selain itu, Ari juga merekomendasikan agar memberikan jaminan kesehatan bagi para petugas dengan melibatkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Sehingga kalau ada masalah kesehatan bisa dicover. Dan dari data KPU, ternyata memang 70 persen pasien-pasien yang meninggal umurnya di atas 40 tahun. Ini umur di mana seorang itu harusnya check up," ungkapnya.

"Ini jadi PR (pekerjaan rumah) buat kita penting kesadaran MCU (medical check-up). Karena sebenarnya orang meninggal itu bukan meninggal dadakan, tapi tidak diteridentifikasi sebelumnya, apakah punya penyakit orang tersebut. Mudah-mudahan ke depan enggak terjadi lagi," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga Petugas KPPS Meninggal Dunia Bakal Terima Santunan Rp 36 Juta

Keluarga Petugas KPPS Meninggal Dunia Bakal Terima Santunan Rp 36 Juta

Bisnis | Senin, 29 April 2019 | 12:19 WIB

Pemkot Depok Janji Bantu Pahlawan Demokrasi yang Gugur Dalam Tugas

Pemkot Depok Janji Bantu Pahlawan Demokrasi yang Gugur Dalam Tugas

Jabar | Senin, 29 April 2019 | 11:56 WIB

Update KPU: 296 Petugas KPPS Meninggal Dunia dan 2.151 Orang Sakit

Update KPU: 296 Petugas KPPS Meninggal Dunia dan 2.151 Orang Sakit

News | Senin, 29 April 2019 | 11:37 WIB

Netizen Doakan KPU Dilaknat Allah Jika Curang, Perludem: Maknanya Apa?

Netizen Doakan KPU Dilaknat Allah Jika Curang, Perludem: Maknanya Apa?

News | Senin, 29 April 2019 | 11:23 WIB

Sakit Saat Penghitungan Suara, Ketua KPPS di Banyumas Meninggal Dunia

Sakit Saat Penghitungan Suara, Ketua KPPS di Banyumas Meninggal Dunia

Jawa Tengah | Senin, 29 April 2019 | 10:45 WIB

Terkini

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB