PKPI: AHY Tak Akan Bisa Bertarung di Pilpres 2024 dengan Modal Anak SBY

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 30 April 2019 | 10:50 WIB
PKPI: AHY Tak Akan Bisa Bertarung di Pilpres 2024 dengan Modal Anak SBY
AHY usai menghadiri diskusi "Refleksi 20 Tahun Reformasi" di Jakarta, Senin (21/5/2018). (Suara.com/Lili Handayani)

Suara.com - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi menganggap Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) harus berada di dalam kabinet pemerintahan.

Menurut Teddy, jika AHY atau perwakilan Demokrat ada di pemerintahan akan dimanfaatkan partai berlambang mercy sebagai modal anak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertarung dalam kontestasi Pilpres 2024.

Teddy mengatakan, AHY tak bisa mencalonkan diri hanya dengan modal sebagai putra dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Demokrat punya AHY. AHY tidak akan bisa bertarung di 2024 dengan hanya modal anak mantan presiden," cuit Teddy melalui akun Twitternya @TeddyGusnaidi.

Ia menerangkan, AHY harus membranding dirinya ke tengah-tengah masyarakat jika ingin memenangkan ajang lima tahunan itu. Salah satunya dengan masuk ke kabinet pemerintahan yang akan dipimpin oleh pemenang Pilpres 2019.

"Dia harus ada di pemerintahan agar bisa membranding dirinya ke masyarakat," tambahnya.

Selain itu, Teddy juga menyebut AHY tidak memiliki modal yang cukup jika maju di Pilpres 2024 hanya modal sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Jika tidak berada di pemerintahan, AHY dianggap hanya akan menjadi oposisi yang kerjaannya ngomel-ngomel saja.

"Kalau cuma jadi Ketua Umum Partai Demokrat, dia hanya akan menjadi oposisi yang tiap hari kerjaannya ngomel," tutup Teddy.

Sebelumnya, Aisah Putri Budiarti, peneliti politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, mengatakan dua partai dalam Koalisi Adil Makmur pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, berpotensi membelot.

baca juga

Dua partai yang identik dengan warna biru tersebut, diprediksi Aisah berpindah ke kubu pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin. Kedua partai biru yang dimaksud adalah Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Partai Biru Diprediksi Bakal Membelot dari Kubu Prabowo ke Jokowi

Dua Partai Biru Diprediksi Bakal Membelot dari Kubu Prabowo ke Jokowi

News | Senin, 29 April 2019 | 15:15 WIB

Demokrat Pastikan Setia Pada Prabowo

Demokrat Pastikan Setia Pada Prabowo

News | Senin, 29 April 2019 | 09:28 WIB

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Demokrat: Hentikan Penghitungan Pemilu 2019

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Demokrat: Hentikan Penghitungan Pemilu 2019

News | Minggu, 28 April 2019 | 11:00 WIB

Simpatisan Parpol Rebutan Suara di Papua, Kantor Distrik Nunggawi Dibakar

Simpatisan Parpol Rebutan Suara di Papua, Kantor Distrik Nunggawi Dibakar

News | Jum'at, 26 April 2019 | 16:28 WIB

Jokowi Kalah di Komplek Paspampres, PKPI: TNI Polri Biasa Pilih Prabowo

Jokowi Kalah di Komplek Paspampres, PKPI: TNI Polri Biasa Pilih Prabowo

News | Jum'at, 26 April 2019 | 10:18 WIB

Terkini

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:54 WIB

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 18:50 WIB

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:45 WIB

×