Muncul Petisi Tandingan Dukung FPI Tetap Eksis, Baru Diteken 13 Ribu Orang

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 08 Mei 2019 | 17:14 WIB
Muncul Petisi Tandingan Dukung FPI Tetap Eksis, Baru Diteken 13 Ribu Orang
muncul petisi dukung eksistensi FPI (Change.org)

Suara.com - Ketika ramai petisi menolak perpanjangan izin FPI, yang telah ditandatangani lebih dari 177 ribu orang, muncul petisi tandingan.

Petisi tandingan itu meminta agar FPI tetap diberikan izin. Namun, petisi ini baru ditandatangani oleh 13 ribu orang.

Penelusuran Suara.com, Rabu (8/5/2019), petisi tersebut digalang secara daring melalui laman Change.org dengan judul 'Dukung FPI Terus Eksis'.

Sejak digulirkan pada Selasa (7/5/2019), sama seperti petisi setop izin FPI, petisi ini ditandatangani oleh 13.811 orang per Rabu pukul 16.30 WIB.

Petisi yang dibuat oleh akun bernama Imam Kamaludin tersebut ditujukan untuk Kementerian Dalam Negeri.

Bila dibandingkan dengan petisi tandingannya yang meminta agar pemerintah menyetop izin FPI, jumlah orang yang menandatangani petisi sangat berbeda jauh.

Sementara pada bagian awal petisi mendukung  FPI itu, terdapat mukadimah sebagai berikut:

Yang Terhormat Menteri Dalam Negeri dan Rakyat Indonesia,

Assalamualaikum Waharmatullahi Wabarakatuh,

baca juga

FPI yang kita tahu, faktanya selalu berkontribusi pada hal positif, seperti membantu korban bencana alam di setiap daerah bahkan yang terpencil harus tetap didukung eksistensinya.

Ada upaya dari kelompok yang tidak bertanggungjawab untuk menghentikan organisasi ini. Bantu FPI untuk selalu ada disaat mashayrakat membutuhkan bantuan.

Salam.

Sejumlah orang yang menandatangani petisi ini merasa banyak dibantu oleh keberadaan FPI. Mereka juga mendukung agar FPI tetap bisa diizinkan untuk eksis di tengah masyarakat.

"Saya tidak melihat sisi buruk dari FPI di lapangan, ketika ada musibah FPI lah yang turun pertama kali. FPI yang membantu dengan riil," kata Siti Azizah.

"FPI harus terus eksis demi agama, bangsa dan negara," ujar Maulana Farhasni.

"FPI membantu dalam kebaikan tanpa pandang agama, ras, suku bangsa, garda terdepan umat Islam Indonesia melawan kemungkaran," ungkap Harimurti Pramadita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru 2 Hari, Petisi Setop Izin FPI Sudah Diteken Lebih dari 177 Ribu Orang

Baru 2 Hari, Petisi Setop Izin FPI Sudah Diteken Lebih dari 177 Ribu Orang

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 16:43 WIB

Minta Rizieq dan Keturunan Arab Jangan Provokasi, FPI: Hendropriyono Rasis!

Minta Rizieq dan Keturunan Arab Jangan Provokasi, FPI: Hendropriyono Rasis!

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 10:23 WIB

Habib Rizieq Shihab Serukan #2019GantiPresiden Diganti #2019PrabowoPresiden

Habib Rizieq Shihab Serukan #2019GantiPresiden Diganti #2019PrabowoPresiden

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 10:04 WIB

Viral Kaus FPI Dijual Rp 800 Ribu, Diklaim Bekas Demo Ahok

Viral Kaus FPI Dijual Rp 800 Ribu, Diklaim Bekas Demo Ahok

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 14:28 WIB

Terkini

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:31 WIB

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:30 WIB

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 12:28 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:25 WIB

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:20 WIB

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:19 WIB

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:17 WIB

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:15 WIB

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:05 WIB

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:03 WIB

×