Waketum Gerindra: Jokowi Belum Klir Jamin Keluarga SBY yang Diduga Korupsi

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 10 Mei 2019 | 20:41 WIB
Waketum Gerindra: Jokowi Belum Klir Jamin Keluarga SBY yang Diduga Korupsi
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, di Jakarta, Jumat (28/4/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono meminta Partai Demokrat keluar dari koalisi pendukung Capres Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Pasalnya, setelah hari pemungutan suara Pilpres 2019, Arief menilai sikap Demokrat mulai berubah dan tak total mendukung Prabowo – Sandiaga.

Bahkan, Arief mengibaratkan Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono sebagai serangga Undur-undur.

Sebab, kata Arief, Demokrat kekinian tengah mengais harapan dari Capres nomor urut 1 Jokowi, meski secara prosedural masih mendukung Prabowo.

Arief menegaskan, sikap Demokrat itu lantaran Jokowi sebagai petahana belum menjamin tokoh-tokoh partai yang terseret korupsi tak diapa-apakan.

"Saya tahu kok kenapa (Demokrat) kayak undur-undur, maklum belum klir jaminan hukum dari Kangmas Joko Widodo bagi keluarga SBY yang diduga banyak terlibat kasus korupsi. Kayak kasus korupsi proyek Hambalang," ujar Arief, Jumat (10/5/2019).

"Tapi saya yakin Kangmas Joko Widodo tidak akan pernah menjamin keluarga SBY enggak akan diproses hukum oleh KPK. Sebab kangmas itu selama ini jelas sangat mendukung pemberantasan korupsi,” tuturnya.

Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menilai Arief sudah melayangkan tuduhan serius kepada keluarga ketuanya.

"Terkait tuduhan Poyuono, keluarga SBY diduga banyak terlibat kasus korupsi dan meminta jaminan hukum dari Jokowi, secara hukum ini tuduhan yang sangat serius," ujarnya.

baca juga

Ia menegaskan, Arief harus siap bertanggung jawab di hadapan hukum soal tuduhannya tersebut. Apalagi, menurut Jansen, Arief sudah menuduh 2 presiden sekaligus.

“Dia menuduh Presiden Jokowi melakukan pembiaran hukum dan Presiden SBY korupsi," sambungnya.

Dari segi politik, Jansen juga mempertanyakan apakah pernyataan Arief itu mewakili pribadi atau Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.

"Kalau iya, ini sangat berbahaya karena tuduhan Puyono ini tuduhan yang serius secara hukum. Kami meminta Gerindra untuk menegur Arief dan dia harus minta maaf.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arief Poyuono Usir Demokrat dari Koalisi Prabowo, Jansen: Ngaca!

Arief Poyuono Usir Demokrat dari Koalisi Prabowo, Jansen: Ngaca!

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 20:08 WIB

Waketum Gerindra: Dulu Demokrat Diajak Gabung Koalisi Cuma karena Kasihan

Waketum Gerindra: Dulu Demokrat Diajak Gabung Koalisi Cuma karena Kasihan

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 19:08 WIB

Waketum Gerindra Usir Demokrat dari Koalisi Prabowo - Sandiaga

Waketum Gerindra Usir Demokrat dari Koalisi Prabowo - Sandiaga

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 18:30 WIB

Diserang Kivlan, PD Ungkap Naskah Pidato Suntingan SBY Tak Dipakai Prabowo

Diserang Kivlan, PD Ungkap Naskah Pidato Suntingan SBY Tak Dipakai Prabowo

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 13:10 WIB

Kivlan Zen Sebut SBY Tak Jelas Kelaminnya, Politikus Demokrat: Koplak!

Kivlan Zen Sebut SBY Tak Jelas Kelaminnya, Politikus Demokrat: Koplak!

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 12:48 WIB

Terkini

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:00 WIB

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

×