Polisi Malaysia Tangkap Tiga Simpatisan ISIS, Salah Satunya WNI

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 17 Mei 2019 | 10:53 WIB
Polisi Malaysia Tangkap Tiga Simpatisan ISIS, Salah Satunya WNI
Bagian Kontra Terorisme Polisi Diraja Malaysia (PDRM) menangkap tiga terduga terorisme warga negara Indonesia dan Malaysia di sekitar Kedah dan Selangor. (Antar/Istimewa)

Suara.com - Tiga orang terduga teroris asal Indonesia dan Malaysia dibekuk Bagian Kontra Terorisme Polisi Diraja Malaysia (PDRM) di sekitar Kedah dan Selangor. Salah satu WNI yang ditangkap pada Selasa 14 Mei 2019, bernama Nuruddin Bin Alele (34).

"Mereka diduga terlibat dalam memberikan dukungan kepada kelompok teroris Islamic State dan merancang serangan ke Malaysia dan Indonesia," ujar Kepala PDRM Irjen Pol Dato Seri Abdul Hamid Bin Bador seperti diberitakan Antara, Jumat (17/5/2019).

Abdul Hamid menerangkan, penangkapan ketiga terduga teroris setelah pihaknya melakukan operasi susulan, setelah sebelumnya menangkap empat terduga teroris di Islamic State di Terengganu dan Lembah Klang antara 5 hingga 7 Mei 2019.

Penangkapan pertama pada 14 Mei 2019 di Kuala Muda Kedah melibatkan dua laki-laki setempat yaitu Muhammad Syazani Bin Mahzan dan Muhamad Nuurul Amin Bin Azizan.

"Keduanya terdaftar sebagai daftar pencarian orang polisi pada 13 Mei yang ditangkap ketika menyerahkan diri hasil kerja sama keluarga masing-masing," katanya.

Muhammad Syazani (27) berasal dari Bedong Kedah bekerja sebagai penjulan burger sedanhkan Muhammad Nuurul Amin sebagai pekerja kebun.

Kedua pelaku bersama warga negara Malaysia Muhammad Izham yang ditangkap 22 November 2018 di Sungai Petani Kedah pernah menjalani latihan membuat bom di Yogjakarta.

"Pada tahun 2018 yang dikendalikan oleh Jamaah Ansharut Daulah Indonesia mereka telah mempelajari pembuatan triacetone triperoxide sejenis bahan kimia yang digunakan untuk menghasilkan letupan berskala besar," katanya.

Abdul Hamid menerangkan, kedua pelaku tersebut juga telah mengunjungi beberapa gereja di Yogjakarta untuk merencanakan serangan.

baca juga

Pihak kepolisian Malaysia menduga Muhammad Syazani telah merancang aksi serangan ke rumah-rumah ibadah bukan Islam di Malaysia dengan cara menggunakan bom bunuh diri.

"Pelaku merupakan anggota sel 'wolf pack' yang ditangkap pada 5 dan 7 Mei 2019 serta turut terlibat dalam rencana untuk melakukan operasi pembunuhan dan serangan terhadap tempat ibadah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPN Prabowo  Sebut Teroris yang Mau Lakukan Teror saat 22 Mei Tak Netral

BPN Prabowo Sebut Teroris yang Mau Lakukan Teror saat 22 Mei Tak Netral

News | Jum'at, 17 Mei 2019 | 09:54 WIB

Andi Arief Perang Twit karena Disebut Akun Kivlan46 Marxis dan Otak Teroris

Andi Arief Perang Twit karena Disebut Akun Kivlan46 Marxis dan Otak Teroris

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 17:14 WIB

3 Alasan Perempuan Kini Jadi Teroris dan Beraksi Bom Bunuh Diri

3 Alasan Perempuan Kini Jadi Teroris dan Beraksi Bom Bunuh Diri

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 13:02 WIB

Yunani Bebaskan 9 Warga Turki Terduga Teroris

Yunani Bebaskan 9 Warga Turki Terduga Teroris

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 08:31 WIB

Terduga Teroris di Nganjuk Dibekuk Densus 88 Saat Beli Pulsa

Terduga Teroris di Nganjuk Dibekuk Densus 88 Saat Beli Pulsa

Jatim | Rabu, 15 Mei 2019 | 15:28 WIB

Terkini

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Video | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:10 WIB

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:05 WIB

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:49 WIB

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:45 WIB

×