Klaim Ada Kecurangan Pemilu 2019, BPN: Demo Itu Bukan Makar

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 18 Mei 2019 | 15:21 WIB
Klaim Ada Kecurangan Pemilu 2019, BPN: Demo Itu Bukan Makar
Wasekjen Gerindra Andre Rosiade. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo - Sandiaga, Andre Rosiade menilai wajar jika ada masyarakat yang menggelar demontrasi karena menemukan adanya kecurangan di Pemilu 2019.

Menurutnya aksi demonstrasi tersebut lumrah dalam berdemokrasi.

"Ada ruang kita memprotes kecurangan, tentu itu hal yang lumrah dalam berdemokrasi. Saya rasa ini dinamika biasa saja, kalau ada masyarakat yang demo, masyarakat yang protes, mengekespresikan dan kecurangan," ujar Andre.

Ia pun tak ingin masyarakat yang mengkritik dan melakukan demonstrasi dianggap melakukan makar. Menurutnya demontrasi adalah hal yang wajar dalam berdemokrasi.

"Jangan sampai orang kritis (karena) curang, lalu dibilang makar, digelar pasukan, nakut-nakutin. Ngapain itu dipertontonkan itu kepada rakyat. Dinamika di demokrasi adalah hal-hal yang wajar," kata dia.

Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra itu menyebut, aksi demonstrasi bukanlah upaya makar. Ia pun mengimbau agar aparat keamanan dan pemerintah tidak terlalu responsif menanggapi demonstrasi dan menuduh upaya makar.

Sebab di Undang-undang memperbolehkan aksi unjuk rasa sesuai dengan mekanisme hukum yakni dengan melayangkan surat pemberitahuan kepada aparat kepolisian.

"Undang-undang kita mengatur demosntrasi itu boleh, yang penting bikin surat ke polisi, kasih surat pemberitahuan, damai, tidak anarkis, dan kondusif itu boleh. Jadi demo itu bukan makar. Yang penting jangan anarkis. Kalau aparatur jangan terlalu responsif, dituduh makar. Terlalu over akting," katanya lagi.

Karena itu, kata Andre, pihaknya mengambil langkah dengan cara melaporkan kecurangan Pemilu 2019 ke Bawaslu.

baca juga

"Kami selalu ambil langkah konstitusional, makanya kami sering sidang ke Bawaslu. Komitmen kami konstitusional, bukan kayak yang dituduhkan bahwa BPN tak konstitusional," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawaslu Tak Temukan 73 Ribu Kesalahan Situng yang Dilaporkan BPN Prabowo

Bawaslu Tak Temukan 73 Ribu Kesalahan Situng yang Dilaporkan BPN Prabowo

News | Sabtu, 18 Mei 2019 | 13:10 WIB

Merasa Tuduh BPN Inkonstitusional, BPN Sindir AHY Bangsawan Politik

Merasa Tuduh BPN Inkonstitusional, BPN Sindir AHY Bangsawan Politik

News | Jum'at, 17 Mei 2019 | 21:14 WIB

BPN Duga Kecurangan Pemilu karena Unsur Human Order

BPN Duga Kecurangan Pemilu karena Unsur Human Order

News | Jum'at, 17 Mei 2019 | 20:32 WIB

Permadi Akui Buat Petisi saat Bertemu Kivlan dan Eggi Sudjana

Permadi Akui Buat Petisi saat Bertemu Kivlan dan Eggi Sudjana

News | Jum'at, 17 Mei 2019 | 16:35 WIB

Bawaslu Menangkan Gugatan Prabowo, BPN Berkukuh Desak KPU Hentikan Situng

Bawaslu Menangkan Gugatan Prabowo, BPN Berkukuh Desak KPU Hentikan Situng

News | Jum'at, 17 Mei 2019 | 15:39 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×