Sambangi RSCM, Ketua Komnas HAM Temui Korban Tertembak Kerusuhan 22 Mei

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 23 Mei 2019 | 17:48 WIB
Sambangi RSCM, Ketua Komnas HAM Temui Korban Tertembak Kerusuhan 22 Mei
Ketua Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Ahmad Taufan Damanik. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Ketua Komnas Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik mengunjungi korban kerusuhan 22 Mei di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019). Dalam kunjungannnya, Taufan mengaku sempat berbincang dengan salah satu korban di kerusuhan di depan Gedung Bawaslu RI.

Taufan mengatakan, korban tersebut merupakan satu dari lima orang yang harus menjalani operasi di RSCM. Korban tersebut datang ke aksi 22 Mei bersama kakaknya.

"Pengakuan dia, dia bersama kaka kembarnya ikut demonstrasi, tapi waktu itu kejadian pas subuh dan dia sudah istirhat, tapi karena kerusuhan massa itu kemudian saling kontak antara kelompok perusuh dengan anggota Brimob, kemudian ketika terjadi sweeping dia ada disitu," ujar Taufan di RSCM, Jakarata Pusat, Kamis (23/5/2019).

Dalam kerusuhan tersebut, Taufan mengatakan korban yang ia temui mengalami patah tangan karena tertembak hingga harus dioperasi. Namun Taufan mengaku belum mengetahui jenis dari peluru yang menembak orang tersebut.

Bentrokan antara massa dengan anggota Kepolisian di depan kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Bentrokan antara massa dengan anggota Kepolisian di depan kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5). [Suara.com/Arief Hermawan P]

"Karena tertembak, kena tembakan tapi ini kena peluru apa belum bisa dikasih tau. Pokoknya kena tembakan," jelas Taufan.

Dalam kunjungannya tersebut Taufan mengaku sempat bertemu dan berbincang dengan Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti dalam lawatannya itu. Hasilnya ia mendapat info sudah ada 47 orang yang dirawat di RSCM karena kerusuhan yang berlangsung sejak 21 sampai 22 Mei 2019 itu.

Dari 47 pasien tersebut, Taufan mengatakan sebagian besarnya sudah diperbolehkan pulang.

Berdasarkan keterangan para korban, penanganannya selama dirawat sudah sangat baik termasuk membebaskan biaya.

"Mereka sangat intensif. Gratis semua, ditangani dgn intensif. Saya tanya sama pasiennya gitu. 'Kamu dirawat seperti apa?' (dijawab pasien) 'bagus'. Dan kita lihat sendiri," pungkas Taufan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Nama 8 Korban Meninggal Kerusuhan 22 Mei Jakarta

Daftar Nama 8 Korban Meninggal Kerusuhan 22 Mei Jakarta

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 17:30 WIB

Pendemo 22 Mei Anggota GARIS Berniat Ingin Jihad di Jakarta

Pendemo 22 Mei Anggota GARIS Berniat Ingin Jihad di Jakarta

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 16:46 WIB

Pasca Kerusuhan di Bawaslu, Anies Bantu Petugas Siram Jalan Thamrin

Pasca Kerusuhan di Bawaslu, Anies Bantu Petugas Siram Jalan Thamrin

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 16:43 WIB

Bandingkan dengan Kerusuhan 98, Anies: Perekonomian Stabil Pasca 22 Mei

Bandingkan dengan Kerusuhan 98, Anies: Perekonomian Stabil Pasca 22 Mei

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 16:32 WIB

Pelaku Kerusuhan 22 Mei Terafiliasi Kelompok Pendukung ISIS

Pelaku Kerusuhan 22 Mei Terafiliasi Kelompok Pendukung ISIS

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 16:16 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB