Alasan Kemlu Gunakan Nama Mantan Menteri untuk Hassan Wirajuda Award

Suwarjono

Jum'at, 24 Mei 2019 | 07:06 WIB
Alasan Kemlu Gunakan Nama Mantan Menteri untuk Hassan Wirajuda Award
Verifikasi lapangan HWPA Kemenlu (Dok Kemlu)

Suara.com - Kementerian Luar Negeri tahun ini kembali menggelar penganugerahan penghargaan Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award atau HWPA 2019. Penganugerahan untuk kali kelima ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya pengakuan terhadap para pihak yang telah berperan aktif, memberikan dedikasi, kontribusi dan dukungan dalam upaya perlindungan WNI di luar negeri.

Sejumlah lembaga baik pemerintah maupun non pemerintah, hingga individu pernah menerima penghargaan ini. Kepala perwakilan RI dari dubes hingga konsul, staf perwakilan RI dari pejabat dinas hingga staf lokal, mitra kerja perwakilan RI baik di dalam dan luar negeri, mitra kerja kementerian luar negeri di tingkat pusat maupun daerah, masyarakat madani seperti organisasi masyarakat, NGO hingga individu, pemerintah daerah, hingga jurnalis dan media massa.

Para ABK WNI di Spanyol yang ditolong Peraih Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award 2017, Ariyanti. (dok pribadi)
Para ABK WNI di Spanyol yang ditolong Peraih Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award 2017, Ariyanti. (dok pribadi)

Yang menarik adalah nama mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda periode 2001-2009 sebagai nama penghargaan. Sejumlah pihak pernah menanyakan alasan penggunaan nama mantan menteri Hassan Wirajuda yang saat ini masih aktif membantu pemerintah menjalin diplomasi ke berbagai pihak.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal menjelaskan, Hassan Wirajuda adalah inisiator dan pelopor pengarusutamaan upaya perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia di luar negeri oleh Kementerian luar negeri pada khususnya dan pemerintah RI pada umumnya.

Pemberian penghargaan Hassan Wirajuda Perlindungan Award HWPA (dok Kemlu)
Pemberian penghargaan Hassan Wirajuda Perlindungan Award HWPA (dok Kemlu)

Di era menteri luar negeri ke-15 ini, keluar berbagai kebijakan terkait perlindungan WNI. Dari kebijakan kelembagaan, pada tahun 2002, terbentuk direktorat baru yang memiliki tugas dan fungsi khusus mengkoordinasikan penanganan perlindungan WNI, yakni Direktorat Perlindungan WNI dan BHI di bawah Dirjen Protokol dan Konsuler.

Kemudian pada tahun 2006, Hassan Wirajuda memperkenalkan konsep Citizen Service di 16 perwakilan RI di luar negeri di mana banyak warga negara Indonesia berdomisili.  Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Malaysia dan KBRI Singapura menjadi proyek percontohan Citizen Service, yang terbukti mendapat sambutan hangat dari para warga Indonesia.   

Pada tahun 2008, gagasan tersebut dilembagakan dengan dikeluarkan permenlu 04/2008 mengenai Perwakilan Citizen Service yang menjadi dasar penetapan 24 perwakilan RI di luar negeri sebagai perwakilan Citizen Service. Keberadaan Citizen Service ini untuk mempersingkat layanan konsuler dan administrasi seperti perpanjangan buku paspor kepada WNI di luar negeri, konseling hingga bantuan hukum kepada para pekerja migran. 

Juri HWPA 2019 Kemenlu (Judha Nugraha)
Juri HWPA 2019 Kemenlu (Judha Nugraha)

Hassan Wirajuda dalam sebuah kesempatan menjelaskan pentingnya perlindungan WNI di luar negeri. Banyak WNI yang bekerja di luar negeri baik sebagai TKI hingga anak buah kapal mendapatkan berbagai persoalan yang tidak tahu harus mengadukan kasusnya ke mana. “Negara harus hadir di tengah warga yang membutuhkan bantuan. Dan peran itulah yang harus dilakukan perwakilan sebagai ujung tombak negara di luar negeri,” kata Hassan.

Ia kemudian bercerita saat ia sedang bertugas di Kairo sebagai duta besar Indonesia. Waktu itu, ia melihat bagaimana menderitanya mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Kairo. Waktu itu, sebanyak hampir 1.500 mahasiswa Indonesia sebagian besar tidak mendapatkan beasiswa. Selain itu, mahasiswa tersebut juga tidak menerima pelayanan hukum yang baik. "Saat itu, biaya conselor service cukup mahal, bayangkan saja mahasiswa harus menyisihkan uang untuk itu. Belum lagi pengorbanan waktu untuk menunggu," kata Hassan.

baca juga

Kondisi ini semakin parah pada tahun 1997 saat Indonesia memasuki krisis moneter. Sebanyak hampir 2.000 mahasiswa tidak bisa menerima pengiriman uang dari negara Indonesia karena saat itu bank tidak dipercaya mengeluarkan LC. Hingga pertengahan Januari 1998, sebagian mahasiswa tidak bisa makan. Atas pengalamannya itu, Hassan berpikir bahwa perlindungan warga merupakan salah saru misi yang harus dikejar. Adapun pendekatannya adalah kepedulian dan keberpihakan kepada WNI di luar negeri. "Bahwa pelayanan publik mesti dilakukan dengan cepat, murah dan ramah," kata Hassan.

Peraih Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award 2017, Ariyanti. (dok pribadi)
Peraih Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award 2017, Ariyanti. (dok pribadi)

Atas kepeloporan Hassan Wirajuda dalam pengarusutamaan perlindungan WNI inilah, Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, Kemenlu setiap tahun menggelar penganugerahan Hassan Wirajuda Perlindungan Award (HWPA) yang dimulai sejak tahun 2015.

Saat diminta pendapat atas penggunaan nama ini, Hassan Wirajuda berharap bersifat sementara. “Saya bersedia meminjamkan nama untuk penghargaan ini. Harapan saya pada suatu saat, semua perlindungan dan pelayanan WNI di luar negeri akan berjalan baik, sehingga tidak perlu berlama-lama meminjam nama saya,” kata Hassan kepada Dewan Juri HWPA.

Selama empat kali penyelenggaraan sejak tahun 2015 sampai dengan tahun 2018 telah diberikan sebanyak 66 penghargaan yang terdiri dari 38 individu dan 28 entitas/organisasi. 66 penghargaan tersebut diberikan kepada 17 institusi pemerintah, 6 pemerintah daerah, 1 mitra dari negara asing, 5 organisasi non pemerintah, dan 10 jurnalis/media.

Talk show Hassan Wirajuda Perlindungan Award HWPA (dok Kemlu)
Talk show Hassan Wirajuda Perlindungan Award HWPA (dok Kemlu)

Jumlah penerima HWPA selalu meningkat setiap tahunnya, yaitu: 13 penerima pada tahun 2015, 17 penerima pada tahun 2016, 18 penerima pada tahun 2017, dan 18 penerima pada tahun 2018. Dan khusus untuk penyelenggaraan HWPA 2019 ini ada kategori baru, yakni pelayanan publik di perwakilan RI.

Dalam kategori ini, penghargaan akan diberikan terhadap kegiatan pelayanan publik oleh Perwakilan RI yang mendukung upaya pelindungan WNI di luar negeri, antara lain: kegiatan pemberdayaan masyarakat, kegiatan pelatihan, kegiatan pembinaan masyarakat, kegiatan sosialisasi dan diseminasi informasi, kegiatan-kegiatan yang melibatkan komunitas diaspora Indonesia dan friends of Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hassan Wirajuda ke Prabowo: Jadi Mediator Iran-AS Butuh Restu Kedua Pihak

Hassan Wirajuda ke Prabowo: Jadi Mediator Iran-AS Butuh Restu Kedua Pihak

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:02 WIB

Wawancara Khusus Solikin 'Pelindung' WNI Di Malaysia Peraih HWPA 2023

Wawancara Khusus Solikin 'Pelindung' WNI Di Malaysia Peraih HWPA 2023

wawancara | Selasa, 14 Mei 2024 | 09:57 WIB

Wawancara Eksklusif dengan Solikin dan Suster Laurentina di Penghargaan HWPA 2023

Wawancara Eksklusif dengan Solikin dan Suster Laurentina di Penghargaan HWPA 2023

Video | Minggu, 05 Mei 2024 | 08:00 WIB

Kisah Solikin, Rawat Anak Yatim, Lindungi WNI di Malaysia Hingga Diganjar Penghargaan HWPA 2023

Kisah Solikin, Rawat Anak Yatim, Lindungi WNI di Malaysia Hingga Diganjar Penghargaan HWPA 2023

News | Sabtu, 27 April 2024 | 23:01 WIB

Dedikasi 'Suster Kargo' Sang Pejuang Anti Human Trafficking Dapat Anugerah HWPA 2023

Dedikasi 'Suster Kargo' Sang Pejuang Anti Human Trafficking Dapat Anugerah HWPA 2023

News | Sabtu, 27 April 2024 | 11:07 WIB

Malam Penganugerahaan Hassan Wirajuda Perlindungan Award 2023

Malam Penganugerahaan Hassan Wirajuda Perlindungan Award 2023

Video | Jum'at, 26 April 2024 | 20:05 WIB

Usung Tema Pemberantasan TPPO Berbasis Teknologi, Kemenlu Gelar HWPA 2023

Usung Tema Pemberantasan TPPO Berbasis Teknologi, Kemenlu Gelar HWPA 2023

News | Kamis, 03 Agustus 2023 | 13:38 WIB

Wawancara Judha Nugraha: Menjalankan Misi Perlindungan Terhadap WNI

Wawancara Judha Nugraha: Menjalankan Misi Perlindungan Terhadap WNI

Video | Selasa, 28 Februari 2023 | 11:00 WIB

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Judha Nugraha: Jangan Hanya Menangani Kasus, Tapi Bagaimana Kita Melakukan Pencegahan

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Judha Nugraha: Jangan Hanya Menangani Kasus, Tapi Bagaimana Kita Melakukan Pencegahan

wawancara | Sabtu, 25 Februari 2023 | 07:57 WIB

22 Tokoh dan Lembaga Terima Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award 2022 Kemenlu

22 Tokoh dan Lembaga Terima Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award 2022 Kemenlu

News | Senin, 09 Januari 2023 | 23:33 WIB

Terkini

10 Rekomendasi Kado Pernikahan Elektronik Murah, Bermanfaat untuk Pengantin Baru

10 Rekomendasi Kado Pernikahan Elektronik Murah, Bermanfaat untuk Pengantin Baru

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:31 WIB

MBG dan Argumen yang Terus Bergeser: Sebenarnya Apa yang Mau Diselesaikan?

MBG dan Argumen yang Terus Bergeser: Sebenarnya Apa yang Mau Diselesaikan?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:30 WIB

Produksi Padi September 2026 Anjlok 18,29 Persen, Dampak El Nino Mulai Terasa

Produksi Padi September 2026 Anjlok 18,29 Persen, Dampak El Nino Mulai Terasa

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:24 WIB

Dibuka Duel PSMS Medan vs Persija Jakarta, Berikut Jadwal Lengkap Round 1 League Cup 2026/2027

Dibuka Duel PSMS Medan vs Persija Jakarta, Berikut Jadwal Lengkap Round 1 League Cup 2026/2027

Bola | Senin, 02 November 2026 | 13:24 WIB

Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:20 WIB

PSMS Medan Siapkan 31 Pemain Hadapi Persija Besok

PSMS Medan Siapkan 31 Pemain Hadapi Persija Besok

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 13:19 WIB

Urutan Pemakaian Pembersih dan Penyegar Jeruk Nipis Mustika Ratu untuk Kulit Berminyak

Urutan Pemakaian Pembersih dan Penyegar Jeruk Nipis Mustika Ratu untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:15 WIB

Mencekam! Binance Diserbu Penarikan Uang Rp66 Triliun Usai Perampokan Kripto Terbesar

Mencekam! Binance Diserbu Penarikan Uang Rp66 Triliun Usai Perampokan Kripto Terbesar

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:15 WIB

Reminders of Him Tayang 10 November, Adaptasi Novel Colleen Hoover

Reminders of Him Tayang 10 November, Adaptasi Novel Colleen Hoover

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:15 WIB

DPR Nilai Konser Andrea Bocelli di Borobudur Jadi Ajang Promosi Budaya Indonesia

DPR Nilai Konser Andrea Bocelli di Borobudur Jadi Ajang Promosi Budaya Indonesia

News | Senin, 02 November 2026 | 13:09 WIB

×