MUI Tak Temukan Konten Negatif di Luar Acara Sahur dan Berbuka di TV

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 29 Mei 2019 | 17:25 WIB
MUI Tak Temukan Konten Negatif di Luar Acara Sahur dan Berbuka di TV
MUI menggelar konfrensi pers terkait tayangan Pesbukers ANTV. [Sumarni/Suara.com]

Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan tidak menemukan program atau acara reguler di televisi yang bermuatan konten negatif seperti kata-kata erotis, mesum, hingga hinaan yang tidak mendidik.

Wakil Sekretaris Komisi Infokom MUI Elvi Hudhriyah mengatakan, konten bermuatan negatif itu hanya ditemukan pada acara khusus Ramadan yang ditayangkan pada waktu sahur hingga menjelang waktu berbuka puasa.

Sebagaimana diketahui, MUI melakukan pemantauan terhadap acara televisi sejak awal Ramadan hingga hari ke-20. Pemantuan dilakukan kepada 16 stasiun televisi dengan melibatkan 20 orang pemantau dari pihak MUI.

"Engga ada (temuan). Karena kan ini prime time makanya mereka bikinnya yang seperti ini, karena mereka tahu di jam itu banyak yang nonton," kata Elvi di kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2019).

Prime time yang dimaksud Elvi yakni, progam Ramadan yang ditayangkan saat waktu sahur dan menjelang berbuka puasa.  Tayangan prime time tersebut, MUI mendapatkan beberapa konten acara bemuatan negatif.

"Intinya di acara prime time di jelang sahur dan jelang berbuka tapi secara keseluruhan kami pantau. Cuma yang rawan di jelang buka dan jelang sahur," ujar Elvi.

Sebelumnya, MUI mencatat ada lima program dari tiga stasiun televisi yang harus dievaluasi secara serius lantaran mengandung unsur yang tidak baik. Mulai dari bermuatan erotis, percakapan bernada mesum, hingga ejekan yang tidak mendidik.

Adapaun lima program yang dinilai bermuatan negatif tersebut di antaranya ialah, Sahur Seger Trans 7, Bukbernya Wo Banget Trans 7, Gado-Gado Sahur Trans TV, Sahurnya Pesbukers ANTV, dan Pesbukers Ramadhan ANTV.

Diketahui, dua program di antaranya yakni Sahurnya Pesbukers ANTV dan Pesbukers Ramadhan ANTV sudah didesak untuk berhenti tayang oleh MUI.

Elvi mengatakan, media televisi yang menanyangkan program di atas juga tercatat masih mengulangi kesalahan serupa pada Ramadan tahun lalu.

"Hal itu seperti tahun-tahun sebelumnya, terutama banyak terjadi pada program komedi, tayangan live atau sinetron. Trans TV, Trans 7, dan ANTV masih mendominasi program yang paling banyak dikritik. Ini disayangkan, karena Trans Corp juga memproduksi sejumlah program positif," kata Elvi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MUI: Program Ramadan Trans TV, Trans 7 dan ANTV Paling Banyak Dikritik

MUI: Program Ramadan Trans TV, Trans 7 dan ANTV Paling Banyak Dikritik

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 16:49 WIB

Kasih Catatan Buruk, MUI Sebut Kualitas Jawaban Mamah Dedeh Dangkal

Kasih Catatan Buruk, MUI Sebut Kualitas Jawaban Mamah Dedeh Dangkal

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 16:32 WIB

Program Ramadan Dapat Catatan Buruk karena Kelakuan Presenter

Program Ramadan Dapat Catatan Buruk karena Kelakuan Presenter

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 16:16 WIB

Pelanggaran Fatal Sahurnya Pesbukers ANTV yang Dikecam MUI

Pelanggaran Fatal Sahurnya Pesbukers ANTV yang Dikecam MUI

Entertainment | Rabu, 29 Mei 2019 | 16:15 WIB

MUI Kasih Catatan Buruk Program Mamah Dedeh sampai AKSI Indosiar

MUI Kasih Catatan Buruk Program Mamah Dedeh sampai AKSI Indosiar

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 16:07 WIB

Terkini

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:31 WIB

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:30 WIB

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB