Moeldoko Jadi Target Pembunuhan, Najwa Shihab: Anda Santai Sekali

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 30 Mei 2019 | 12:36 WIB
Moeldoko Jadi Target Pembunuhan, Najwa Shihab: Anda Santai Sekali
KSPI Moeldoko dalam acara Mata Najwa di Trans TV (Youtube/ Mata Najwa)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Indonesia (KSPI) Moeldoko dikabarkan masuk dalam salah satu target pembunuhan buntut dari kerusuhan 22 Mei. Tapi, Moeldoko tetap santai menanggapi informasi tersebut.

Sikap Moeldoko itu pun membuat Najwa Shihab menjadi bertanya-tanya. Hal ini terjadi saat Moeldoko menjadi salah satu pembicara dalam acara Mata Najwa yang disiarkan di Trans TV pada Rabu (29/5/2019) malam.

Dalam kesempatan itu, Najwa Shihab menyebutkan bila merujuk pada salah satu data ditemui informasi bila Moeldoko menjadi salah satu sasaran pembunuhan. Mengetahui hal tersebut, Moeldoko pun terlihat santai.

"Data lain menyebutkan anda juga masuk dalam salah satu sasaran yang akan dihabisi, Pak Moeldoko. Anda santai sekali menanggapinya Pak Moeldoko," kata Najwa Shihab seperti dikutip Suara.com, Kamis (30/5/2019).

Menanggapi pertanyaan dari Najwa Shihab. Moeldoko hanya tertawa kecil. Sikap santai Moeldoko itu pun disambut tawa oleh penonton yang hadir di dalam studio.

Moeldoko mengaku yakin, siapa dalang di balik rencana pembunuhan sejumlah tokoh nasional akan segera terungkap. Sebab, beberapa pelaku telah ditangkap dan telah mengakui rangkaian aksinya yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Ya nanti akan terungkap semuanya, apa yang dikatakan Pak Iqbal (Kadiv Humas Polri) semua sudah terbeber saat ini di BAP orang-orangnya ada," ungkap Moeldoko.

Moeldoko menjelaskan bahwa pemerintah tidak sedang melakukan upaya mengkambing hitamkan siapapun. Sebab, semua bukti dan petunjuk bisa dipertanggungjawabkan seluruhnya.

Bahkan, polisi pun telah memiliki rekam jejak harian pelaku sehingga skenario pembunuhan yang sedang dalam proses pengungkapan ini sangat jelas, bukan lagi upaya kambing hitam.

Presiden Joko Widodo pun telah memerintahkan untuk mengusut tuntas kasus tersebut hingga ke akar dan dilakukan secara transparan.

"Semua orang yang bersangkutan kesana juga di BAP, orangnya jelas itu apa yang diomongin ya memang seperti itu jadi kita tidak dalam konteks mencari kambing hitam, tidak sama sekali," papar Moeldoko.

"Pak Presiden justru menginginkan persoalan ini harus dibuka, harus dituntaskan persoalan ini," imbuh Moeldoko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhan Ryamizard Tak Percaya Ada Kelompok Ancam Bunuh 4 Pejabat Negara

Menhan Ryamizard Tak Percaya Ada Kelompok Ancam Bunuh 4 Pejabat Negara

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 18:49 WIB

Pengamat Politik Asia Tenggara Nilai Pejabat Intelijen RI Terlalu Ketakutan

Pengamat Politik Asia Tenggara Nilai Pejabat Intelijen RI Terlalu Ketakutan

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 17:04 WIB

HK Dapat Rp 150 Juta buat Beli Senjata Guna Tembak Mati 4 Pejabat Negara

HK Dapat Rp 150 Juta buat Beli Senjata Guna Tembak Mati 4 Pejabat Negara

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 15:23 WIB

Ini Senjata Karabin Perusuh 22 Mei Sedianya untuk Bunuh 4 Pejabat Negara

Ini Senjata Karabin Perusuh 22 Mei Sedianya untuk Bunuh 4 Pejabat Negara

News | Senin, 27 Mei 2019 | 18:06 WIB

Terkini

Nanik Jadi Kepala BGN, Istana: Tak Perlu Tunggu Seremoni, Langsung Kerja!

Nanik Jadi Kepala BGN, Istana: Tak Perlu Tunggu Seremoni, Langsung Kerja!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:13 WIB

Ngeri! Mahasiswi UNP dan Warga Kena Peluru Nyasar Latihan Militer, Proyektil Bersarang di Paha

Ngeri! Mahasiswi UNP dan Warga Kena Peluru Nyasar Latihan Militer, Proyektil Bersarang di Paha

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:03 WIB

Anak 6 Tahun Dilecehkan Bertahun-tahun di Sekolah Kristen, Orang Tua Korban Digugat Rp820 juta

Anak 6 Tahun Dilecehkan Bertahun-tahun di Sekolah Kristen, Orang Tua Korban Digugat Rp820 juta

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:48 WIB

Kaji Potensi Korupsi Anggaran MBG, KPK: BGN Belum Siap Kelola Rp268 Triliun

Kaji Potensi Korupsi Anggaran MBG, KPK: BGN Belum Siap Kelola Rp268 Triliun

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:48 WIB

Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan

Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:03 WIB

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:03 WIB

Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN

Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN

Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:36 WIB

Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal

Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:27 WIB

Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan

Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:24 WIB