Dokter Buka Suara, Ini Kondisi Terakhir Ani Yudhoyono sebelum Meninggal

Rendy Adrikni Sadikin

Sabtu, 01 Juni 2019 | 12:21 WIB
Dokter Buka Suara, Ini Kondisi Terakhir Ani Yudhoyono sebelum Meninggal
Ani Yudhoyono di RS Singapura. (dok pribadi)

Suara.com - Dokter Terawan Agus Putranto angkat bicara terkait kondisi mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono sebelum mengembuskan napas terakhir di ruang ICU National University Hospital Singapura, Sabtu (1/6/2019).

Terawan mengatakan Ani Yudhoyono sempat membaik, namun tiba-tiba mengalami kemunduran. Hal itu menurut Terawan, karena perjalanan penyakit kanker darah yang dideritanya.

Wartawan sempat menanyakan kondisi terakhir Ani Yudhoyono sebelum mengembuskan napas terakhir: sempat sadarkan diri atau koma?

"Kondisinya dalam kondisi tidak sadar. Waktu itu ditidurkan karena mengalami gagal napas sehingga beliau memakai respirator," ujar Terawan dalam konferensi pers di pelataran NUH Singapura.

Karena mengalami hal tersebut, imbuhnya, Ani Yudhoyono sempat ditidurkan. Terawan mengatakan Ani Yudhoyono sudah menggunakan respirator sejak Jumat (31/5/2019).

"Pakai respirator sejak kemarin malam. Jadi, sudah berlangsung usaha-usaha untuk mensupport beliau namun memang upaya maksimal itu belum membawa hasil karena kehendak Yang Maha Kuasa," ujar Terawan.

Wartawan pun bertanya apakah menurunkan kondisi Ani Yudhoyono gara-gara pengobatan kemoterapi yang dijalankannya.

Terawan membantah. "Bukan. Memang karena perjalanan penyakitnya yang membuat begitu," ujarnya.

Kabar duka datang dari keluarga besar Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, yakni Ibu Ani Yudhoyono sang istri meninggal dunia, Sabtu (1/6/2019).

baca juga

Ani Yudhoyono wafat setelah sebelumnya sempat harus menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) National Hospital University, Singapura.

Kondisi tubuh Ani Yudhoyono mengalami penurunan akibat demam tinggi yang secara tiba-tiba menyerangnya.

Ani Yudhoyono mulai masuk ruang ICU pada Rabu (29/5/2019) sore. Itu merupakan kali kedua Ani Yudhoyono masuk ke ICU, selama menjalani pengobatan sakit kanker darah yang dijalaninya sejak Februari 2019.

Kabar wafatnya Ani Yudhoyono disampaikan politikus Partai Demokrat Andi Arief melalui Twitter.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun, bu Ani telah meninggal dunia pada 11.50 waktu Singapura,"cuit Andi Arief.

Sebelumnya, Ani Yudhoyono sempat mengalami masa kritis, Sabtu (1/6/2019) siang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jane Shalimar Masih Tak Percaya Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

Jane Shalimar Masih Tak Percaya Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

Entertainment | Sabtu, 01 Juni 2019 | 12:15 WIB

Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Inul Daratista Ikut Berduka

Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Inul Daratista Ikut Berduka

Entertainment | Sabtu, 01 Juni 2019 | 12:11 WIB

Baca Yasin dan Tahlil, SBY Bimbing Kepergian Ani Yudhoyono

Baca Yasin dan Tahlil, SBY Bimbing Kepergian Ani Yudhoyono

News | Sabtu, 01 Juni 2019 | 11:59 WIB

Rawat Ani Yudhoyono dengan Baik, Annisa Pohan Dipuji Renny Sutiyoso

Rawat Ani Yudhoyono dengan Baik, Annisa Pohan Dipuji Renny Sutiyoso

Entertainment | Sabtu, 01 Juni 2019 | 11:57 WIB

Ani Yudhoyono Meninggal, Ini Fakta-Fakta Penyakit Kanker Darah Dewasa

Ani Yudhoyono Meninggal, Ini Fakta-Fakta Penyakit Kanker Darah Dewasa

Health | Sabtu, 01 Juni 2019 | 11:55 WIB

Terkini

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

×