Penemuan Bayi di Belakang Musala, Warga Tunjukkan Simpati Lakukan Ini

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Selasa, 04 Juni 2019 | 00:00 WIB
Penemuan Bayi di Belakang Musala, Warga Tunjukkan Simpati Lakukan Ini
Sejumlah warga mendatangi Puskesmas Majenang I karena ingin melihat, memberikan bingkisan sampai mengajukan permohonan untuk mengadopsi bayi yang ditemukan di belakang musala, Senin (3/6/2019). (Suara.com/ Teguh Lumbiria)

Suara.com - Penemuan Bayi di Belakang Musala, Warga Tunjukkan Simpati Lakukan Ini. 

Suara.com- Geger penemuan bayi di belakang musala, mengundang simpati masyarakat di wilayah Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Sikap sejumlah masyarakat ini terpantau di Puskesmas Majenang I, sepanjang Senin (3/6/2019). Banyak dari mereka yang datang dengan membawa bingkisan dalam plastik. Isinya sejumlah kebutuhan perlengkapan bayi.

Tidak hanya itu, beberapa di antaranya menyatakan minat untuk mengasuhnya. Minat itu ditunjukkan dengan mencantumkan data diri, dan menyatakan pengajuan untuk mengadopsi.

Petugas Puskesmas Majenang I mencatat, sepanjang hari Senin ini sudah ada belasan orang yang mengajukan untuk mengadopsi. Mereka umumnya datang bersama suami dari wilayah Majenang dan sekitarnya.

“Sampai saat ini, sudah ada belasan orang yang ingin mengadopsi, “ kata Kepala Puskesmas Majenang I Sri Wahyuni, saat dikonfirmasi Senin petang (3/6/2019).

Pihaknya mengapresiasi terkait simpati dan minat warga tersebut. Sebab seperti bayi pada umumnya, ia membutuhkan perhatian lebih untuk diasuh dan dirawat dengan maksimal.

Namun demikian, pihaknya tidak bisa memberikan keputusan. Dalam hal itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Anak (KB PP dan PA) Cilacap, serta Polsek Majenang.

“Sesuai kapasitas, saat ini kami merawat bayinya. Untuk yang (minat adopsi) itu nanti dinas dan pihak terkait yang menentukan,” kata Sri Wahyuni.

Sebelumnya, warga Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, digegerkan temuan bayi. Gegeran tersebut terjadi belakang Musala Nurul Iman yang berada di RW 04 RW 15 Desa Padangjaya, Minggu (2/6/2019) malam.

Keberadaan bayi tersebut kali pertama diketahui Rafiq Manshur (21), makmum di musala tersebut, sekira Pukul 20.00 WIB. Saat ditemukan, bayi diletakkan di sebelah tembok belakang masjid dan mendapat simpati warga sekitar. 

Kontributor : Teguh Lumbiria

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tali Pusar Masih Menempel, Bayi Mungil Dibuang Orang Tuanya di Pos Kamling

Tali Pusar Masih Menempel, Bayi Mungil Dibuang Orang Tuanya di Pos Kamling

Jatim | Selasa, 02 April 2019 | 11:52 WIB

Salut: Diingatkan Warga, Pak Polisi Patuhi Aturan Berlalu-lintas

Salut: Diingatkan Warga, Pak Polisi Patuhi Aturan Berlalu-lintas

Otomotif | Selasa, 26 Februari 2019 | 15:00 WIB

Dikira Bangkai Kucing, Jasad Bayi Ditemukan Membusuk di Pematang Sawah

Dikira Bangkai Kucing, Jasad Bayi Ditemukan Membusuk di Pematang Sawah

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 09:29 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB