Protes, Pemuda Samarinda Berselancar Wakeboarding di Lokasi Banjir

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 13 Juni 2019 | 13:46 WIB
Protes, Pemuda Samarinda Berselancar Wakeboarding di Lokasi Banjir
Pemuda Samarinda bermain wakeboarding protes banjir (Instagram)

Suara.com - Sejumlah pemuda asal Kota Samarinda, Kalimantan Timur melakukan aksi protes mengenai banjir yang langganan merendam wilayah mereka.

Mereka memprotes pemerintah melalui cara yang berbeda, yakni bermain wakeboarding atau berselancar di tengah banjir.

Aksi protes yang cukup unik ini diabadikan melalui video hingga viral di media sosial. Akun Instagram milik sutradara film Sexy Killers @dandhy_laksono ikut mengunggahnya.

"Lebih dari satu dekade sudah kota samarinda selalu diterjang banjir ketika curah hujan tinggi. Lelah rasanya dan tidak tahu harus mengadu kepada siapa," demikian suara pengantar dalam video seperti dikutip Suara.com, Kamis (13/6/2019).

Dalam video tampak pemandangan banjir yang cukup dalam di pusat Kota Samarinda. Tidak ada kendaraan yang bisa melintasi jalan tersebut lantaran ketinggian air yang cukup tinggi.

"Bersama teman yang memiliki keresahan yang sama, kami mencoba mengkritisinya. Inilah bentuk protes kami dengan cara yang berbeda. Speak up and stay safe Samarinda," ungkapnya.

Sekelompok pemuda yang merasa sedih melihat penampakan Kota Samarinda melakukan aksi protes.

Bukan dengan menggunakan kertas dan spidol untuk berunjuk rasa, mereka melakukan aksi protes dengan bermain wakeboarding di area banjir.

Pemuda Samarinda bermain wakeboarding protes banjir (Instagram)
Pemuda Samarinda bermain wakeboarding protes banjir (Instagram)

Wakeboarding adalah salah satu olahraga air yang biasa dilakukan di laut. Cara memainkannya dengan menaiki papan selancar kemudian ditarik menggunakan perahu berkecepatan rata-rata 25 kilometer per jam.

baca juga

Untuk di area banjir ini, papan wakeboarding ditarik dengan menggunakan mobil. Debit air yang cukup tinggi membuat papan wakeboarding mampu berdiri tegak saat ditarik, seorang pemuda yang berada di atasnya tampak unjuk kemampuan berselancar.

Video karya Herry Dagu dan kawan-kawan itu sukses mencuri perhatian media sosial. Dalam sehari diunggah, video tersebut telah disaksikan lebih dari 18 ribu penonton.

Banyak warganet yang mendukung aksi protes para pemuda Samarinda dan menuntut agar pemerintah bisa serius menangani masalah banjir di Samarinda.

Untuk diketahui, hingga Selasa (11/6/2019) malam sudah ada sebanyak 30.580 jiwa dari 9.358 Kepala Keluarga diungsikan.

Mereka tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Samarinda Utara, Sungai Pinang dan Kecamatan Samarinda Ulu.

Ketinggian air di tiap titik bervariasi, mulai dari 25 sentimeter hingga 170 sentimeter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kelima Banjir Samarinda, Sekitar 20 Ribu Jiwa Terdampak

Hari Kelima Banjir Samarinda, Sekitar 20 Ribu Jiwa Terdampak

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 11:27 WIB

Tim Kesehatan Dikerahkan Tangani Korban Banjir Samarinda yang Tak Mengungsi

Tim Kesehatan Dikerahkan Tangani Korban Banjir Samarinda yang Tak Mengungsi

News | Senin, 10 Juni 2019 | 20:09 WIB

Terkini

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

×