Demokrat Tantang BPN Bawa Prof Laode ke MK, Buktikan Prabowo Menang

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 13 Juni 2019 | 18:42 WIB
Demokrat Tantang BPN Bawa Prof Laode ke MK, Buktikan Prabowo Menang
Pemasok data kemenangan Prabowo-Sandi, Profesor Laode Masihu Kamaludin (Youtube)

Suara.com - Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon meminta agar Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga, menghadirkan sosok Profesor Laode Masihu Kamaludin dalam sidang Mahkamah Konstitusi.

Profesor Laode disebut-sebut menjadi otak di balik penghitungan kemenangan Capres nomor urut 02 Prabowo-Sandi sebesar 62 persen.

Hal tersebut diungkapkan oleh Jansen Sitindaon dalam acara Kabar Petang yang disiarkan TVOne, Senin (10/6/2019).

Jansen Sitindaon meminta agar sosok Profesor Laode dihadirkan ke publik untuk membuktikan hasil penghitungan suara yang diklaim menang atas capres nomor urut 01 Jokowi - Maruf.

"Besok hadirkan ke MK yang namanya Profesor Laode itu yang katanya mengumpulkan data kita 02 menang 62 persen jadi 54 persen itu, biar kita challange, biar kita bantah data-data KPU," kata Jansen Sitindaon seperti dikutip Suara.com, Kamis (13/6/2019).

Jansen Sitindaon sendiri mengakui, ia tidak mengetahui metode penghitungan yang dilakukan oleh Profesor Laode hingga menyebut Prabowo menang telak.

Bahkan, hingga kini ia bersama ader Partai Demokrat lainnya selaku teman koalisi masih mempertanyakan asal muasal angka 62 persen yang kini berubah menjadi 54 persen.

"Sebagai teman koalisi tentu kami bertanya darimana sumber datanya itu. Seperti saya butuh dong komentar itu karena saya kalau ngomong di depan harus terang buktinya. Saya kalau ngomong ini kencang, tajam," ujar Jansen Sitindaon.

Sejak awal, Jansen Sitindaon ingin menguji metode penghitungan suara yang dilakukan oleh Profesor Laode.

baca juga

Dengan begitu, tidak menimbulkan malu bila data tersebut dibawa ke MK namun ternyata hanyalah berisi data hoaks belaka.

Jansen Sitindaon menjelaskan, alasan Partai Demokrat ingin menguji keabsahan penghitungan internal bukanlah untuk menjerumuskan BPN Prabowo - Sandiaga.

Sebaiknya, Partai Demokrat ingin mengajak koalisi berjalan di jalan kebaikan yang sesuai dengan kebenaran.

"Minimal kami dari teman koalisi menguji dulu, janganlah itu kita bawa ke MK ternyata bukti-bukti itu lemah, tidak strong evidence dia, kan malu kita kalah di MK," ungkap Jansen Sitindaon.

"Jadi jangan terus kami dimaknai karena rekan politik yang kritis padahal kita ini mengajak hidup yang benar, kemudian dimaknai merongrong 02," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPU Siap Hadapi Gugatan Kubu Prabowo di MK Besok

KPU Siap Hadapi Gugatan Kubu Prabowo di MK Besok

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 17:56 WIB

Hormati Seruan Prabowo, Buruh KSPI Tak Akan Aksi di Depan Gedung MK Besok

Hormati Seruan Prabowo, Buruh KSPI Tak Akan Aksi di Depan Gedung MK Besok

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 17:25 WIB

Larang ke MK, Sandiaga Uno Minta Pendukung Berdoa dari Rumah

Larang ke MK, Sandiaga Uno Minta Pendukung Berdoa dari Rumah

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 17:14 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×