Dokter Ini Izin Praktiknya Dicabut Hanya karena Sering Posting Foto Seksi

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 17 Juni 2019 | 18:11 WIB
Dokter Ini Izin Praktiknya Dicabut Hanya karena Sering Posting Foto Seksi
Nang Mwe San, dokter di Myanmar, dicabut izin praktiknya oleh aparat berwenang setempat karena kerap mengunggah foto-doto seksi di Facebook miliknya. [kolase suara.com]

Suara.com - Nang Mwe San, dokter di Myanmar, dicabut izin praktiknya oleh aparat berwenang setempat karena kerap mengunggah foto-doto seksi di Facebook miliknya.

Sang dokter menyatakan bakal melawan keputusan tersebut karena dianggapnya tak adil. Sebab, Nang Mwe San juga berprofesi sebagai model.

Mengutip Reuters, Senin (17/6/2019), izin praktik dokter Nang Mwe San dicabut oleh Dewan Medis Myanmar sejak tanggal 3 Juni.

Dalam surat pencabutan izin praktik tersebut, disebutkan alasan mengenai dokter Nang Mwe San kerap berpakaian seronok dan tak sopan.

Melalui akun Facebook miliknya, Dokter Nang Mwe San mengunggah foto-foto dirinya memakai pakaian dalam, bikini, ataupun gaun ketat serta pakaian tradisional Myanmar.

Sang dokter sebenarnya sudah tak lagi berpraktik sejak dua tahun silam, karena sibuk meniti karier sebagai foto model.

Dengan  demikian, pencabutan izin tersebut membuat Dokter Nang Mwe San tak lagi bisa berpraktik untuk ke depannya.

“Aku benar-benar terkejut seklaigus sedih. Aku telah berjuang dalam periode panjang untuk menjadi dokter. Apakah aku memakai baju seksi ketika praktik menangani pasien? Tidak pernah!” kata Nang Mwe San. 

Nang Mwe San, dokter di Myanmar, dicabut izin praktiknya oleh aparat berwenang setempat karena kerap mengunggah foto-doto seksi di Facebook miliknya. [kolase suara.com]
Nang Mwe San, dokter di Myanmar, dicabut izin praktiknya oleh aparat berwenang setempat karena kerap mengunggah foto-doto seksi di Facebook miliknya. [kolase suara.com]

Dokter Nang Mwe San memastikan bakal mengajukan banding untuk menganulir surat pencabutan izin praktiknya.

“Sangat banyak persoalan etiket pada sektor medis di Myanmar. Aku berharap, dewan tak mengurus masalah sepele seperti ini, dan mengurus profesi model saya,” tukasnya.

Shunn Lei, jurnalis majalah beraliran feminis di Myanmar Rainfall, menilai kasus dokter Nang Mwe San adalah  contoh pemerintah negeri tersebut masih mengontrol tubuh perempuan.

"Tubuh perempuan seolah-olah milik orang lain dan negara, inilah seksisme dan mengakar di Myanmar yang patriarkis. Setiap ada perempuan yang berpose dan dianggap seksi menurut ukuran mereka, dicap menyalahi budaya Myanmar. Padahal, apa itu budaya Myanmar, ada yang tahu?” kata Shunn Lei berpolemik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-Gara Foto Bikini, Lisensi Dokter Ini Dicabut

Gara-Gara Foto Bikini, Lisensi Dokter Ini Dicabut

News | Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:17 WIB

Komnas HAM Myanmar Serahkan Hasil Investigasi Kematian 7 Warga Rakhine

Komnas HAM Myanmar Serahkan Hasil Investigasi Kematian 7 Warga Rakhine

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 15:02 WIB

Umat Islam di Myanmar Dilarang Tarawih, Umat Buddha Gelar Aksi Solidaritas

Umat Islam di Myanmar Dilarang Tarawih, Umat Buddha Gelar Aksi Solidaritas

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 19:30 WIB

Wirathu, Biksu Radikal Anti-Muslim Myanmar Terancam Penjara Seumur Hidup

Wirathu, Biksu Radikal Anti-Muslim Myanmar Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 14:53 WIB

7 Tentara Myanmar Pembunuh Muslim Rohingya Diam-diam Dibebaskan

7 Tentara Myanmar Pembunuh Muslim Rohingya Diam-diam Dibebaskan

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 16:23 WIB

Terkini

Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara

Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:48 WIB

Juri Cerdas Cermat Empat Pilar Keliru Beri Nilai, Waket MPR Minta Maaf: Kami Evaluasi Total

Juri Cerdas Cermat Empat Pilar Keliru Beri Nilai, Waket MPR Minta Maaf: Kami Evaluasi Total

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:43 WIB

Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum

Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:34 WIB

TAUD Curiga Sidang Militer Jadi Ajang Jebak Andrie Yunus Saat Hadir Bersaksi

TAUD Curiga Sidang Militer Jadi Ajang Jebak Andrie Yunus Saat Hadir Bersaksi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bayar Stafsus Pakai Uang Pribadi, Nadiem Ngaku Rugi Tiap Bulan Selama Jadi Menteri

Bayar Stafsus Pakai Uang Pribadi, Nadiem Ngaku Rugi Tiap Bulan Selama Jadi Menteri

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:19 WIB

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:37 WIB

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:26 WIB

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:24 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:22 WIB