WNI yang Tewas Digantung dan Leher Tersayat di Malaysia Bernama Linda

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Jum'at, 12 Juli 2019 | 17:51 WIB
WNI yang Tewas Digantung dan Leher Tersayat di Malaysia Bernama Linda
Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri. (Suara.com/Fakhri).

Identitas kedua WNA itu tidak disebut lebih lanjut. Mohd Azizan menyatakan keduanya tidak membawa dokumen atau kartu identitas saat ditemukan.

Hubungan antara pria India dan wanita Indonesia ini belum diketahui pasti. Penyelidikan masih dilakukan untuk mencari tahu motif di balik kasus ini.

"Korban pria menyewa rumah itu selama sebulan terakhir, sementara status hubungan keduanya belum diketahui dan polisi sedang berupaya mencari tahu motif pembunuhan dan melacak saksi-saksi," kata Mohd Azizan.

Jenazah kedua WNA ini dibawa ke Rumah Sakit Banting untuk menjalani autopsi post-mortem. Kasus ini tengah diselidiki di bawah pasal 302 Undang-undang Pidana Malaysia dengan delik pidana pembunuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Kandidat Kuat, Mabes Polri Yakin Basaria Kembali Jadi Pimpinan KPK

Jadi Kandidat Kuat, Mabes Polri Yakin Basaria Kembali Jadi Pimpinan KPK

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 17:01 WIB

Perempuan Indonesia dan Etnis India di Malaysia Ditemukan Tewas Digantung

Perempuan Indonesia dan Etnis India di Malaysia Ditemukan Tewas Digantung

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 16:14 WIB

Jadi Bendahara JI, Teroris Magetan Bertugas Awasi Bisnis Sawit

Jadi Bendahara JI, Teroris Magetan Bertugas Awasi Bisnis Sawit

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 19:31 WIB

Polri Klaim Belum Terima Data Komnas HAM soal Laporan Orang Hilang 22 Mei

Polri Klaim Belum Terima Data Komnas HAM soal Laporan Orang Hilang 22 Mei

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 17:39 WIB

Mabes Polri: Ada 8 Kelompok yang Bermain dalam Kerusuhan 21-22 Mei

Mabes Polri: Ada 8 Kelompok yang Bermain dalam Kerusuhan 21-22 Mei

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 22:32 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×