Mabes Polri: Banyak Hoaks Beredar Terkait Pertemuan Jokowi - Prabowo

Reza Gunadha, Muhammad Yasir

Senin, 15 Juli 2019 | 18:26 WIB
Mabes Polri: Banyak Hoaks Beredar Terkait Pertemuan Jokowi - Prabowo
Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri. (Suara.com/Novian).

Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, pihaknya banyak menemukan berita bohong alias hoaks bernada provokatif terkait pertemuan antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo pada Sabtu (13/7) pekan lalu.

Dedi mengatakan, hoaks tersebut banyak ditemukan di media sosial. Dedi menuturkan, banyak menemukan tagar dan unggahan bernada provokatif yang intinya merasa tidak setuju atas adanya pertemuan Prabowo – Jokowi.

Kekinian, kata dia, Direktorat Tindak Pidana Siber tengah menelusuri jejak-jejak digital tersebut guna mendalami ada atau tidaknya indikasi pelangggaran hukum.

"Kemudian di Facebook, kami juga masih menemukan foto-foto dan video provokasi. Tindakan itu masih didalami oleh Tim Siber. Kalau ada unsur pidana, maka Dit Siber akan melakukan penegakan hukum terhadap akun-akun yang menyebarkan konten itu," kata Dedi di Jakarta, Senin (15/7/2019).

Dedi menjelaskan, unggahan-unggahan hoaks terkait persamuhan Jokowi – Prabowo itu sangat intoleransi dan berpotensi menimbulkan polarisasi dan memecah-belah bangsa. Menurutnya, narasi tersebut yang biasa digunakan oleh kelompok paham radikalisme.

"Sifatnya itu provokatif dengan tagar-tagar itu. Tetap narasi yang disampaikan itu adalah intoleransi, polarisasi dan memecah-belah. Itulah narasi-narasi yang digunakan kelompok paham radikal ekstrim," ungkapnya.

Untuk menanggulangi hal itu, Dedi mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Dedi juga menegaskan pihaknya tak segan untuk mengambil tindakan hukum bagi pihak-pihak yang masih terus menyebarkan konten bernada provokatif.

"Kalau itu hoaks, akan kita kasih stempel hoaks. Kami juga bekerja sama dengan Kominfo untuk terus menurunkan konten-konten negatif itu. Kalau mereka masih nekat, kami akan lakukan penegakan hukum," tegasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Tuduh Prabowo Nyelonong, Ternyata Amien Baru Baca Suratnya Hari Ini

Sempat Tuduh Prabowo Nyelonong, Ternyata Amien Baru Baca Suratnya Hari Ini

News | Senin, 15 Juli 2019 | 16:23 WIB

Gelar Ijtimak Ulama IV, PA 212: Dukung Jokowi? Kagak Dah, Spilis Dimanja

Gelar Ijtimak Ulama IV, PA 212: Dukung Jokowi? Kagak Dah, Spilis Dimanja

News | Senin, 15 Juli 2019 | 14:57 WIB

Tanpa Peci, Gaya Busana Prabowo saat Bertemu Jokowi Menunjukkan Ketulusan

Tanpa Peci, Gaya Busana Prabowo saat Bertemu Jokowi Menunjukkan Ketulusan

News | Minggu, 14 Juli 2019 | 08:10 WIB

Tak Tahu Prabowo Mau Bertemu Jokowi, Amien Rais: Kok Tiba-tiba Nyelonong?

Tak Tahu Prabowo Mau Bertemu Jokowi, Amien Rais: Kok Tiba-tiba Nyelonong?

News | Minggu, 14 Juli 2019 | 07:45 WIB

Akhir Petualangan Politik Prabowo Tak Sama seperti Pangeran Diponegoro

Akhir Petualangan Politik Prabowo Tak Sama seperti Pangeran Diponegoro

News | Minggu, 14 Juli 2019 | 07:30 WIB

Terkini

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 08:40 WIB

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

News | Senin, 21 September 2026 | 08:35 WIB

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:30 WIB

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:26 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 08:20 WIB

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:19 WIB

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

×