Setelah Tak Lagi Dukung Prabowo, GNPF Gelar Itjimak Ulama ke-IV

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 15 Juli 2019 | 21:22 WIB
Setelah Tak Lagi Dukung Prabowo, GNPF Gelar Itjimak Ulama ke-IV
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) berjabat tangan usai memberikan keterangan pers terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Suara.com - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama akan menggelar Ijtimak Ulama ke-IV pada awal Agustus 2019. Ijtima Ulama ke-IV digelar guna menampung saran ulama untuk menentukan sikap setelah tak lagi mendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno pasca Pilpres 2019.

Ketua GNPF Ulama, Yusuf Muhammad Martak menuturkan kekinian pihaknya tengah menggelar rapat persiapan terkait waktu, lokasi, dan tema yang akan diangkat dalam Ijtima Ulama ke-IV. Namun, Yusuf Martak mengklaim Ijtimak Ulama ke-IV digelar demi kemaslahatan umat.

Pimpinan GNPF saat jumpa pers soal rencana gelar Itjtimak Ulama ke-IV. (Suara.com/Yasir).
Pimpinan GNPF saat jumpa pers soal rencana gelar Itjtimak Ulama ke-IV. (Suara.com/Yasir).

"Jadi ini Ijtimak Ulama ini akan menampung saran para ulama tentang ke depan. Kami lebih mengarah jauh kedepan mengenai kemaslahatan," kata Yusuf Martak saat jumpa pers di Hotel Alia, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019).

Yusuf Martak menjelaskan dalam Ijtimak Ulama ke-IV tidak akan membahas terkait dukungan terhadap Prabowo. Sebab, kata dia, usai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan menolak seluruh permohonan gugatan Prabowo maka dukungan untuk Prabowo pun telah usai.

"Setelah sidang MK, berarti selesai. Dalam arti kata, kami tidak lagi berkonsentrasi untuk masalah yang keterkaitan dengan Pilpres. Adapun Ijtimak Ulama yang dilakukan bersama-sama dengan tujuan menyatukan umat. Jadi yang dimaksudkan, kami tidak mengambil sikap sebelum adanya Ijtimak Ulama ke-IV. Karena kami bergerak sesuai amanat para ulama, habaib melalui ijtimak-ijtimak yang telah kami adakan," ujarnya.

Lebih lanjut, Yusuf Martak mengatakan bahwa hasil Ijtimak Ulama ke-IV nantinya akan menjadi sikap dasar kelompoknya usai Pilpres 2019.

"Di dalam ijtima nantinya kami akan merangkum dan menyokong aspirasi dan masukan itulah yang akan menjadi sikap dasar kami nantinya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPN Protes PA 212 dan GNPF Dilarang Demo saat Putusan Gugatan Prabowo

BPN Protes PA 212 dan GNPF Dilarang Demo saat Putusan Gugatan Prabowo

News | Senin, 24 Juni 2019 | 14:01 WIB

Ketua GNPF Ulama Bogor Tersangka, PSI: Yang Menghasut Kandangin Dulu

Ketua GNPF Ulama Bogor Tersangka, PSI: Yang Menghasut Kandangin Dulu

News | Sabtu, 18 Mei 2019 | 15:30 WIB

Serukan Jihad sehingga Jadi Tersangka, Ketua GNPF Bogor Akhirnya Minta Maaf

Serukan Jihad sehingga Jadi Tersangka, Ketua GNPF Bogor Akhirnya Minta Maaf

Jabar | Sabtu, 18 Mei 2019 | 14:34 WIB

Ditangkap Usai Ceramah, Ketua GNPF Ulama Bogor Jadi Tersangka Seruan Jihad

Ditangkap Usai Ceramah, Ketua GNPF Ulama Bogor Jadi Tersangka Seruan Jihad

Jabar | Sabtu, 18 Mei 2019 | 12:22 WIB

Ketua GNPF Ulama: Kami Pantang Menyerang Sesama Umat, Apalagi Sesama Agama

Ketua GNPF Ulama: Kami Pantang Menyerang Sesama Umat, Apalagi Sesama Agama

News | Senin, 06 Mei 2019 | 18:25 WIB

Terkini

Pelatih Thomas Dooley Minta Fans Bangladesh Realistis: Tidak Mudah Kalahkan Timnas Indonesia

Pelatih Thomas Dooley Minta Fans Bangladesh Realistis: Tidak Mudah Kalahkan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 21 September 2026 | 12:05 WIB

Tiffany Young Blak-blakan di Konser Jakarta, Akui Grogi Bawakan Lagu Baru di Depan Fans

Tiffany Young Blak-blakan di Konser Jakarta, Akui Grogi Bawakan Lagu Baru di Depan Fans

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 12:04 WIB

Tanpa Antre Cas Lama: Toyota Siapkan Hilux Bertenaga Hidrogen, Rilis Kapan?

Tanpa Antre Cas Lama: Toyota Siapkan Hilux Bertenaga Hidrogen, Rilis Kapan?

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 12:02 WIB

26 Look Mahasiswa ESMOD di Fashion Nation, Bawa Eksplorasi Desain ke Panggung Mode

26 Look Mahasiswa ESMOD di Fashion Nation, Bawa Eksplorasi Desain ke Panggung Mode

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 12:02 WIB

Dari Jogja untuk Veda Pratama, Dukungan Menguat Jelang MotoGP Mandalika

Dari Jogja untuk Veda Pratama, Dukungan Menguat Jelang MotoGP Mandalika

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 12:02 WIB

Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Elkan Baggott Disebut Pemain Tak Berguna

Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Elkan Baggott Disebut Pemain Tak Berguna

Bola | Senin, 21 September 2026 | 12:02 WIB

Review Buku Cerita Buat Para Kekasih: Cinta Tak Selalu Berakhir Bahagia

Review Buku Cerita Buat Para Kekasih: Cinta Tak Selalu Berakhir Bahagia

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:00 WIB

Tanah Bekas Tambang Ternyata Masih Punya Kehidupan, Ini Temuan IPB

Tanah Bekas Tambang Ternyata Masih Punya Kehidupan, Ini Temuan IPB

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:55 WIB

Dipimpin Dasco, DPR Gaspol Bahas RUU Reforma Agraria Fokus Hak Tanah Rakyat

Dipimpin Dasco, DPR Gaspol Bahas RUU Reforma Agraria Fokus Hak Tanah Rakyat

News | Senin, 21 September 2026 | 11:53 WIB

5 Novel Klasik Dunia yang Tipis dan Easy to Read, Wajib Masuk Reading List!

5 Novel Klasik Dunia yang Tipis dan Easy to Read, Wajib Masuk Reading List!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:53 WIB

×