Cerita Pelajar Indonesia Luncurkan Komik Anti Bullying di Markas PBB

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 17 Juli 2019 | 11:58 WIB
Cerita Pelajar Indonesia Luncurkan Komik Anti Bullying di Markas PBB
Pelajar Indonesia Rizka Raisa Fatimah Ramli luncurkan komik anti bullying di markas PBB. (dok UNICEF/via Anadolu)

Suara.com - Seniman muda Indonesia asal Makassar, Rizka Raisa Fatimah Ramli, meluncurkan komik anti bullying di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat.

Remaja berusia 18 tahun itu mempersembahkan karyanya kepada para pemimpin negara, masyarakat sipil, badan-badan PBB, serta 100 anak-anak dan remaja, pada acara tahunan Forum Politik Tingkat Tinggi PBB tentang Pembangunan Berkelanjutan (HLPF).

Dalam buku komik itu, tokoh bernama Cipta mampu menghidupkan karakter untuk mengalahkan kekuatan yang tak terlihat dan memulihkan perdamaian di sekolah.

“Saya berharap Cipta dapat menginspirasi orang lain untuk bertindak, terutama mereka yang takut untuk berbicara,” kata Rizka, dalam siaran pers UNICEF sebagaimana dilansir dari kantor berita Anadolu, Rabu (17/7/2019).

Rizka mengatakan ingin membantu anak muda mengatasi ketakutan mereka untuk menghentikan intimidasi dan kekerasan, termasuk melalui seni dan ekspresi, seperti menggambar, menulis, aktivisme, atau akting.

Pemerintah Indonesia, yang diwakili oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, memuji prestasi Rizka sebagai kebanggaan bagi anak-anak bangsa.

“Kaum muda sendiri adalah mitra dan agen perubahan yang tidak terpisahkan untuk membuat sekolah aman untuk belajar,” kata Menteri Yohana Yembise.

Menteri Yohana mengatakan Rikza adalah contoh kreativitas kaum muda yang bertindak sebagai agen perubahan.

“Kita harus berbuat lebih banyak untuk mendukung kaum muda seperti Rizka untuk berbicara tentang kekerasan di sekolah,” tutur Menteri Yohana.

Rizka adalah pemenang Kontes Komik Superhero UNICEF dan Comic’s Uniting Nations.

Lomba komik tersebut meminta anak-anak dan orang muda untuk menciptakan pahlawan super yang dapat membuat siswa aman dari kekerasan, termasuk perundungan atau bullying di sekolah dan lingkungan sekitar sekolah.

Sejak memenangi lomba kelas dunia tersebut di awal 2019, Rizka bekerja sama dengan tim penulis dan ilustrator di Amerika Serikat untuk menghidupkan konsepnya.

Komiknya sekarang akan didistribusikan kepada siswa di lebih dari 100.000 sekolah di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

"Cipta adalah metafora yang kuat untuk para pahlawan super muda di seluruh dunia mengambil tindakan terhadap kekerasan dan intimidasi di dan sekitar sekolah," kata Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore.

Fore mengaku tidak ragu anak muda di seluruh dunia, termasuk Rizka akan menginspirasi para pemimpin dunia untuk mengambil tindakan demi hak setiap anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bambang Soesatyo Ajak Pelajar Indonesia Tularkan Sikap Toleransi

Bambang Soesatyo Ajak Pelajar Indonesia Tularkan Sikap Toleransi

DPR | Jum'at, 01 Maret 2019 | 15:10 WIB

20 Negara Ikut Serta dalam World Education Expo 2018

20 Negara Ikut Serta dalam World Education Expo 2018

Press Release | Rabu, 05 September 2018 | 12:01 WIB

Gita Bahana Nusantara Membahana di Belanda

Gita Bahana Nusantara Membahana di Belanda

Lifestyle | Kamis, 20 Juli 2017 | 01:00 WIB

Badai Salju, Markas PBB di New York Ditutup

Badai Salju, Markas PBB di New York Ditutup

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 10:49 WIB

Motif Asmara, Siswa Highscope Dianiaya saat Pertandingan Futsal

Motif Asmara, Siswa Highscope Dianiaya saat Pertandingan Futsal

News | Sabtu, 19 Maret 2016 | 00:10 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB