Array

Koalisi atau Oposisi, Demokrat Tentukan Sikap Politik Oktober Mendatang

Jum'at, 19 Juli 2019 | 13:27 WIB
Koalisi atau Oposisi, Demokrat Tentukan Sikap Politik Oktober Mendatang
Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon saat besuk Andi Arief di Tahanan. (Suara.com/Novian A)

Suara.com - Partai Demokrat belum mau mengungkap sikap politik mereka untuk lima tahun ke depan. Pilihan politik Partai Demokrat baru akan dibongkar pada Bulan Oktober mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon. Untuk saat ini ia enggan mengungkap kemana arah politik Partai Demokrat akan berlabuh.

Pengumuman sikap politik pada Oktober mendatang berawal dari cuitan dari seorang warganet Twitter @erifariz3.

Si warganet menyebut bila Partai Demokrat menjadi oposisi maka suara Demokrat diprediksi mengalami kenaikan.

"Kalau Demokrat berani menjadi oposisi saya yakin suara Demokrat akan naik karena bisa leluasa berjuang untuk bangsa. Tapi saya tidak yakin dengan SBY dan AHY mau jadi oposisi!!!!" cuit warganet seperti dikutip Suara.com, Jumat (19/7/2019).

Menanggapi cuita tersebut, Jansen Sitindaon mengaku belum bisa memastikan sikap politiknya. Ia meminta semua pihak menunggu hingga Oktober mendatang.

"Soal Demokrat nantilah Oktober kita lihat dimana posisinya," balas Jansen Sitindaon.

Tangkapan layar cuitan Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon (Twitter/ @jansen_jsp)
Tangkapan layar cuitan Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon (Twitter/ @jansen_jsp)

Jansen Sitindaon menjelaskan selama pemerintahan Jokowi di periode pertama, sikap Partai Demokrat menjadi oposisi.

Saat Pilpres 2019, Demokrat kembali menjadi oposisi dengan bergabung ke dalam koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca Juga: Gelar Rapat Tertutup, Wiranto Bahas Situasi Politik dan Keamanan

Meski berada di luar kubu petahana, nyatanya posisi oposisi tak menguntungkan bagi Demokrat. Suara Demokrat dalam Pileg mengalami penurunan.

"Masyarakat kita itu 3P mas, pemarah, pemaaf, pelupa. Kami 5 tahun ini di luar. Dua kali ditawari masuk kami tolak. Di Pilpres kemarin kami juga tidak kalah kerasnya. Tapi faktanya suara turun," ungkap Jansen Sitindaon.

Sejak Pilpres 2019 berakhir, beberapa sinyal Partai Demokrat akan bergabung ke kubu Jokowi menguat.

Salah satunya saat serangan demi serangan yang dilancarkan oleh politisi Demokrat Ferdinand Hutahaan dan Andi Arief menyerang kubu koalisinya sendiri kala itu.

Tak hanya itu, Agus Harimurti Yudhoyono juga sempat menemui Jokowi di Istana dan berbicara empat mata.

Sikap itu semakin menguatkan opini publik bila Demokrat akan menjadi koalisi untuk lima tahun ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI