Pendaftar Rumah DP 0 Punya Mobil Mewah, Anies: Tandanya Banyak Peminat

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 26 Juli 2019 | 19:53 WIB
Pendaftar Rumah DP 0 Punya Mobil Mewah, Anies: Tandanya Banyak Peminat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi kantor DPP Nasdem di Jalan RP Suroso, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019) siang. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menganggap program rumah DP 0 yang sedang dikerjakan diminati banyak warga. Bahkan orang yang mengikuti seleksi untuk memiliki rumah tersebut diketahui memiliki mobil mewah.

Menurut Anies, hal tersebut menandakan programnya diminati masyarakat dari berbagai golongan. Program rumah DP 0 tersebut saat ini sedang dalam tahap pengajuan permohonan kredit dan pemilihan unit.

"Ternyata yang punya mobil bagus pun berminat. Artinya minatnya cukup tinggi," ujar Anies di Gereja Kolese Kanisius, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019).

Namun menurut Anies para pemilik mobil mewah tersebut tidak langsung diterima begitu saja. Menurutnya nanti akan dilakuka pengecekan agar para pemilik rumah sesuai dengan kriteria.

"Karena itulah kenapa kami menggunakan kriteria. Supaya program ini menyasar dan memfasilitasi yang sesuai kriteria tersebut," kata Anies.

Ia menganggap penyimpangan tidak terjadi meskipun pemilik mobil mewah ikut meminati programnya tersebut. Menurutnya hal tersebut hanya menunjukan peminat rumah DP 0 tinggi.

"Bukan berarti lalu ada penyimpangan. Bahwa oh yang terima ternyata yang pemilik mobil mewah, tidak," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 1.790 warga DKI Jakarta berhasil lolos seleksi mengikuti program rumah DP 0 Rupiah. Program yang kerap digaungkan Anies saat kampanye itu telah memasuki tahap pengajuan permohonan kredit dan pemilihan unit.

Seleksi tersebut dilakukan untuk menyaring warga yang dianggap memenuhi syarat mengikuti program itu akan diundang untuk melengkapi berkas permohonan pengajuan kredit.

Kepala UPT Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera Dzikran Kurniawan mengatakan total masyarakat yang mendaftar untuk program tersebut sebanyak 2.359 orang.

"Pada pendaftaran November 2018 lalu, telah mendaftar sebanyak 2.359 orang. Setelah proses seleksi dan verifikasi dokumen oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terdapat 1.790 orang yang memenuhi kriteria," ujar Dzikran dalam keterangan tertulis, Rabu (24/7/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah DP 0 Persen PNS TNI/Polri Beda dengan Anies Baswedan

Rumah DP 0 Persen PNS TNI/Polri Beda dengan Anies Baswedan

News | Rabu, 07 November 2018 | 16:46 WIB

Rumah DP 0 Rupiah Ternyata untuk Warga Bergaji Minimal Rp7 Juta

Rumah DP 0 Rupiah Ternyata untuk Warga Bergaji Minimal Rp7 Juta

News | Kamis, 13 Juli 2017 | 12:09 WIB

Terkini

KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara

KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:18 WIB

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:12 WIB

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:06 WIB

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:55 WIB

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:53 WIB

BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal

BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:49 WIB

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:45 WIB

Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai

Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:31 WIB

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:27 WIB

Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan

Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:22 WIB