Pedagang Kurban di Jakarta Dipalak Camat: Dulu Minta Kambing Kini Sapi

Reza Gunadha | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 01 Agustus 2019 | 18:35 WIB
Pedagang Kurban di Jakarta Dipalak Camat: Dulu Minta Kambing Kini Sapi
Adin, pedagang hewan kurban, membuat surat untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, karena dirinya dipalak camat menjelang Idul Adha 2019.

Suara.com - Adin, pedagang hewan kurban yang membuat surat untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena dipalak satu ekor sapi oleh oknum camat, buka suara soal indikasi pungutan liar tersebut.

Ia menuturkan, camat tersebut tak hanya pada Idul Adha 2019 ini meminta ”upeti” sebagai syarat kalau dirinya mau diizinkan membuka lapak.

Jelang Idul Adha pada tahun-tahun sebelumnya, kata Adin, camat daerah yang sama juga meminta hal serupa. Bedanya, dulu camat cuma meminta seekor kambing.

Tapi tahun ini, camat meminta Adin memberikan seekor sapi. Menurut Adin, syarat itu terbilang berat.

"Saya setiap tahun kasih ke mereka. Kalau kambing okelah, tapi kalau sapi, ya berat," ujar Adin saat dihubungi wartawan, Kamis (1/8/2019).

Adin menceritakan, awalnya ia sempat dihubungi dokter hewan dari kecamatan dan Satpol PP untuk melengkapi perizinan. Setelah sudah dilengkapi, ia diberikan surat izin untuk berjualan sampai tanggal 11 Agustus.

Setelah itu, perwakilan camat tersebut meminta Adin memberikan sapi kepadanya. Adin mengaku sempat mempertanyakan permintaan tersebut.

"Yang mendatangi saya itu utusannya dan dokter hewan. Saya tegaskan kepada mereka, apa benar ini permintaan pak camat,” kata Adin.

Akhirnya Adin mengaku tidak bisa memenuhi permintaan sang camat dan memilih untuk berjualan hewan kurban di lokasi lain.

"Saya diberi tahu harus memberikan sapi, ya sudah saya mundur. Mendingan saya berdagang di tempat lain,” tukasnya.

Sebelumnya, beredar surat yang berisikan aduan Adin untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, gara-gara dipalak camat untuk memberikan seekor sapi.

Dalam suratnya, Adin mengaku berjualan hewan kurban di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Utan Kayu Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.

Ia bermaksud memberitahukan kepada Anies bahwa oknum camat meminta satu ekor sapi sebagai syarat dirinya diberi izin berjualan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang Hewan Kurban Surati Anies: Saya Dipalak 1 Ekor Sapi oleh Camat

Pedagang Hewan Kurban Surati Anies: Saya Dipalak 1 Ekor Sapi oleh Camat

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 15:56 WIB

Istiqlal Tetap Pakai Plastik Jika Anies Tak Sediakan Besek Daging Kurban

Istiqlal Tetap Pakai Plastik Jika Anies Tak Sediakan Besek Daging Kurban

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 16:30 WIB

Jelang Iduladha, Pasar Hewan Ini Diperluas untuk Menampung Kambing Kurban

Jelang Iduladha, Pasar Hewan Ini Diperluas untuk Menampung Kambing Kurban

Jawa Tengah | Rabu, 31 Juli 2019 | 16:30 WIB

Pesona SPG Hewan Kurban Berpakaian Koboi

Pesona SPG Hewan Kurban Berpakaian Koboi

Foto | Senin, 29 Juli 2019 | 17:24 WIB

Jelang Idul Adha, Jasa Salon Kambing Minarjo Kebanjiran Order

Jelang Idul Adha, Jasa Salon Kambing Minarjo Kebanjiran Order

Jawa Tengah | Minggu, 28 Juli 2019 | 17:38 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB