Museum Sejarah Nabi Muhammad Akan Dibangun UIII Depok

Pebriansyah Ariefana | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 01 Agustus 2019 | 19:52 WIB
Museum Sejarah Nabi Muhammad Akan Dibangun UIII Depok
Pengunjung berziarah di depan makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar as Siddiq, dan Umar bin Kattab di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Senin (6/5). [ANTARA FOTO/Aji Styawan]

Suara.com - Museum sejarah Nabi Muhammad akan dibangun di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Jawa Barat. Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI), Syafruddin mengatakan pemerintah telah memiliki dua opsi lokasi yang akan dijadikan lokasi pembangunan museum sejarah Nabi Muhammad.

Hal itu dikatakan Syafruddin usai menerima kunjungan dari Pimpinan Museum Yayasan As-Salamu Alayka Ayyuha An-Nabiyy dari Arab Saudi, Abdullah Nasir Al-Qarni di Kantor DMI, Jalan Jenggala I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2019).

Syafruddin mengungkapkan selain di UIII pemerintah juga memiliki opsi kedua yakni di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI), Syafruddin. (Suara.com/Yasir)
Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI), Syafruddin. (Suara.com/Yasir)

"Sudah didiskusikan tadi ada beberapa alternatif, pertama di Cimanggis, Depok, itu berdampingan dengan kampus baru Universitas Islam Internasional Indonesia atau bisa saja di Taman Mini Indonesia Indah, karena itu tempat wisata," tutur Syafaruddin.

Berkenaan dengan itu, Syafruddin mengatakan rencana pemerintah akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Museum Yayasan As-Salamu Alayka Ayyuha An-Nabiyy di Arab Saudi pada akhir bulan ini.

Setelah itu, kata dia, diharapkan pembangunan museum sejarah Nabi Muhammad itupun diharapkan segera direalisasikan.

"Kita mau MoU dulu di Mekah pada akhir bulan depan, kemudian langsung dilakukan (pembangunan)," ujarnya.

Sebelumnya, Pimpinan Museum Yayasan As-Salamu Alayka Ayyuha An-Nabiyy dari Arab Saudi, Abdullah Nasir Al-Qarni mengatakan pihaknya akan membangun museum sejarah Nabi Muhammad di Indonesia.

Nasir dari 25 negara di dunia yang direncanakan akan dibangun museum perjalanan dan sejarah Rasulullah SAW oleh Yayasan As-Salamu Alayka Ayyuha An-Nabiyy, Indonesia merupakan negara yang pertama kali akan dilakukan pembangunannya.

"Indonesia adalah negara pertama yang akan di bangun museum ini," kata Nasir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia akan Miliki Museum Tentang Sejarah Nabi Muhammad

Indonesia akan Miliki Museum Tentang Sejarah Nabi Muhammad

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 06:45 WIB

Ini Hadis Nabi yang Dikutip Tim Hukum Prabowo saat Baca Gugatan di MK

Ini Hadis Nabi yang Dikutip Tim Hukum Prabowo saat Baca Gugatan di MK

News | Jum'at, 14 Juni 2019 | 11:10 WIB

Video Tausiah: Amalan Harian Nabi Muhammad SAW

Video Tausiah: Amalan Harian Nabi Muhammad SAW

Video | Selasa, 28 Mei 2019 | 15:35 WIB

Tiga Peristiwa Penting Nabi Muhammad SAW yang Terjadi saat Bulan Ramadan

Tiga Peristiwa Penting Nabi Muhammad SAW yang Terjadi saat Bulan Ramadan

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 19:09 WIB

Sempat Diistirahatkan karena Kasus, Andre Taulany Akhirnya Comeback!

Sempat Diistirahatkan karena Kasus, Andre Taulany Akhirnya Comeback!

Entertainment | Selasa, 21 Mei 2019 | 09:46 WIB

Bacaan Amalan Nabi Muhammad Setelah Salat Jumat

Bacaan Amalan Nabi Muhammad Setelah Salat Jumat

News | Jum'at, 17 Mei 2019 | 13:56 WIB

Terkini

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:38 WIB

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:25 WIB

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB