Menteri Sofyan Djalil: Mafia Tanah Kini Harus Putar Otak Kalau Beraksi

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Kamis, 08 Agustus 2019 | 16:22 WIB
Menteri Sofyan Djalil: Mafia Tanah Kini Harus Putar Otak Kalau Beraksi
Menteri ATR Sofyan Jalil saat jumpa pers di Polda Metro Jaya. (Suara.com/Arga).

Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil bertandang ke Polda Metro Jaya, Kamis (8/8/2019). Sofyan pun memberikan apresiasi pada aparat kepolisian yang telah membongkar komplotan penipuan dengan modus menjual rumah mewah di kawasan DKI Jakarta.

“Saya datang mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolda dan jajaran yang telah menangkap mafia tanah yang berbagai bentuknya yang kemarin saya baca di koran tadi yang menggubah sertifikat dan memalsukan sertifikat orang untuk menipu bank dan lain-lain,” kata Sofyan di lokasi.

Sofyan juga mengatakan jika para pelaku penipuan harus berpikir dua kali sebelum beraksi. Jika nantinya masih terjadi lagi aksi penipuan serupa, kata Sofyan, maka polisi akan segera melakukan penindakan.

"Kalau masih ada, berarti kami juga perlu memperbaiki supaya nanti masyarakat mempunyai kepastian hukum begitu nanti ada sertifikat (yang dipalsukan atau dibalik namakan oleh pelaku)," sambungnya.

“Hari ini mafia tanah harus berfikir 2 sampai 3 sebelum melakukan aksinya,” tambah Sofyan.

Sofyan menyebut, jika Presiden Joko Widodo telah memberi intruksi untuk mengeluarkan sertifikat kepada masyarakat. Pada tahun 2025 ditargetkan seluruh tanah di Indonesia sudah memunyai sertifikat.

“Kalau ada berarti kami juga perlu memperbaiki supaya nanti masyarakat mempunyai kepastian hukum begitu nanti ada sertifikat yang sekarang anda ketahui bahwa Pak Presiden memerintahkan kami mengeluarkan sertifikat sebanyak mungkin dan insyallah tahun 2025 seluruh tanah di Indonesia bisa kita dapatkan,” imbuh Sofyan.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono. (Suara.com/Arga).
Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono. (Suara.com/Arga).

Sementara, Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono menegaskan jika pihaknua bakal mengusut tuntas kasus penipuan dengsn modus serupa.

“Keyakinan kami kelompok-kelompok ini masih ada yang lain dan kita bergerak terus bersama sama dengan pak menteri dan jajarannya,” kata Gatot.

Sebelumnya, polisi telah meringkus komplotan penipu dengan modus menjual rumah mewah. Selama melancarkan aksinya, komplotan itu berpura-pura menjadi notaris.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menerangkan, para tersangka yang diringkus yakni D, R, S, dan A. Mereka kerap menyasar korban yang hendak menjual rumah mewah.

"Jadi kasus ini berawal dari laporan masyarakat dapat informasi dari perbankan bahwa ada anggunan. Korban kaget dan dia lapor ke polisi," kata Argo di Tebet Timur Raya, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).

Dalam kasus ini, sedikitnya aparat kepolisian menerima tiga laporan dalam rentan waktu Maret 2019 hingga Juli 2019. Argo menyebut, para tersangka menyasar rumah mewah bernilai Rp 15 Miliar.

Polisi pun kembali meringkus tiga orang tersangka. Ketiganya terdiri dari dua orang laki-laki dan satu orang perempuan. Selain itu, polisi tutut mengamankan sertifikat palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolda: Tilang Elektronik Turunkan Angka Kecelakaan 40 Persen

Kapolda: Tilang Elektronik Turunkan Angka Kecelakaan 40 Persen

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 11:02 WIB

DPR Sebut RUU Pertanahan Jadi Legitimasi Single Land Administration

DPR Sebut RUU Pertanahan Jadi Legitimasi Single Land Administration

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2019 | 22:13 WIB

Ditegur Jokowi soal Lambatnya Izin Lahan, Menteri ATR: Terkendala RTRW

Ditegur Jokowi soal Lambatnya Izin Lahan, Menteri ATR: Terkendala RTRW

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 19:55 WIB

Amnesty Internasional Temui Kapolda Metro Bahas Kerusuhan 22 Mei

Amnesty Internasional Temui Kapolda Metro Bahas Kerusuhan 22 Mei

Video | Selasa, 09 Juli 2019 | 16:20 WIB

Temui Kapolda Metro, AI Indonesia Bahas Polisi Penganiaya saat 22 Mei

Temui Kapolda Metro, AI Indonesia Bahas Polisi Penganiaya saat 22 Mei

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 15:13 WIB

Alasan Kesehatan, Polisi Sulit Selesaikan Berkas Makar Komjen Sofyan Jacob

Alasan Kesehatan, Polisi Sulit Selesaikan Berkas Makar Komjen Sofyan Jacob

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 17:27 WIB

Jumat, Polisi Kirim Berkas Kasus Makar Sofyan Jacob ke Kejati DKI

Jumat, Polisi Kirim Berkas Kasus Makar Sofyan Jacob ke Kejati DKI

News | Rabu, 03 Juli 2019 | 14:15 WIB

Tunggu Sakit Giginya Sembuh, Polisi Baru Periksa Lagi Sofyan Jacob

Tunggu Sakit Giginya Sembuh, Polisi Baru Periksa Lagi Sofyan Jacob

News | Jum'at, 21 Juni 2019 | 19:06 WIB

Alasan Kesehatan, Polisi Hentikan Pemeriksaan Eks Kapolda Metro Jaya

Alasan Kesehatan, Polisi Hentikan Pemeriksaan Eks Kapolda Metro Jaya

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 05:19 WIB

Sakit Gigi, Eks Kapolda Metro Jaya Sofyan Jacob Tak Bersedia Diperiksa

Sakit Gigi, Eks Kapolda Metro Jaya Sofyan Jacob Tak Bersedia Diperiksa

News | Senin, 17 Juni 2019 | 13:49 WIB

Terkini

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:56 WIB

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:33 WIB

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:18 WIB