Makannya Lamban, Bocah 7 Tahun Tewas Dipukuli Ibu Kandung

Reza Gunadha | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Jum'at, 09 Agustus 2019 | 18:55 WIB
Makannya Lamban, Bocah 7 Tahun Tewas Dipukuli Ibu Kandung
Ilustrasi

Suara.com - Seorang wanita di China timur ditangkap gara-gara diduga memukuli putrinya yang berusia tujuh tahun hingga tewas.

Diberitakan SCMP, petugas keamanan publik di daerah Zouping, provinsi Shandong, mengatakan, korban mengalami memar parah dan sempat dirawat, tetapi kemudian meninggal di rumah sakit pada Sabtu (3/8/2019).

Menurut Qilu Evening News, sang ibu memukuli korban dengan sebatang besi karena kesal melihat cara putrinya menyantap makan siang.

Ia sudah mengancam akan memukul jika putrinya tetap makan dengan lamban. Setelah beberapa kali memberi peringatan, wanita itu meinta suaminya untuk meninggalkan ruangan.

"Saya tidak berani menghentikan istri saya. Dia juga memukul saya ketika saya mencoba menghentikannya memukuli anak itu," kata si ayah.

Lalu, begitu ia kembali ke ruang makan, benar saja, tubuh korban dipenuhi memar dan luka. Pria itu mengaku telah mencoba melarikan korban ke rumah sakit, tetapi dicegah istrinya.

Kondisi korban memburuk, dan akhirnya ia dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 5 sore waktu setempat.

Dirinya sempat menjalani perawatan medis darurat, tetapi akhirnya ia mengembuskan napas terkahir sekitar dua jam kemudian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarkan Mainan yang Ditelan Putrinya, Ibu Ini Berujung Dilarikan ke RS

Keluarkan Mainan yang Ditelan Putrinya, Ibu Ini Berujung Dilarikan ke RS

Health | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 08:30 WIB

CEK FAKTA: Akibat Blackout Massal, Ribuan TKA RRC Masuk Indonesia, Serius?

CEK FAKTA: Akibat Blackout Massal, Ribuan TKA RRC Masuk Indonesia, Serius?

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 15:36 WIB

Jual Bir Khas Korut dengan Harga Fantastis, Pria Jepang Dibekuk Polisi

Jual Bir Khas Korut dengan Harga Fantastis, Pria Jepang Dibekuk Polisi

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 15:55 WIB

Eks Jubir Prabowo-Sandi Nilai Praktik Jual Rugi Semen Cina Rugikan Konsumen

Eks Jubir Prabowo-Sandi Nilai Praktik Jual Rugi Semen Cina Rugikan Konsumen

Bisnis | Kamis, 08 Agustus 2019 | 13:39 WIB

Petinggi Gerindra Laporkan Semen Cina ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha

Petinggi Gerindra Laporkan Semen Cina ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha

Bisnis | Kamis, 08 Agustus 2019 | 13:18 WIB

Terkini

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB