PDIP Harap Gerindra Lapor Polisi Soal Penumpang Gelap di Kubu Prabowo

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 12 Agustus 2019 | 15:06 WIB
PDIP Harap Gerindra Lapor Polisi Soal Penumpang Gelap di Kubu Prabowo
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberi hormat kepada Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat hadir pada pembukaan Kongres V PDIP di Sanur, Bali, Kamis (8/8). [ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana]

Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari menyarankan pada Partai Gerindra untuk melaporkan ke pihak berwajib menyusul pernyataan adanya penumpang gelap dalam Pilpres 2019.

Tujuannya ialah, agar penumpang gelap tersebut segera dapat diungkap dan ditindaklanjuti kepolisian lantaran kehadirannya pada saat lalu itu dapat mengkhawatirkan situasi nasional.

"Saya sih berharap ada penegakan hukum dalam hal ini dan kalau memang teman-teman Gerindra mengetahui ada oknum tentang pergerakan, ada penumpang gelap, oknum penumpang gelap yang inginkan kekacauan sebaiknya langsung saja dilaporkan ke polisi dan menjadi ranah yang kemudian ditindaklanjuti oleh polisi," ujar Eva kepada Suara.com, Senin (12/8/2019).

Selain mengusut siapa penumpang gelap yang dimaksud, pelaporan kepada polisi juga bertujuan agar partai bisa lebih fokus terhadap agenda politik tanpa dipusingkan hal tersebut.

"Dan kita fokus kepada isu-isu yang sifatnya agenda-agenda politik partai-partainya. Tapi untuk isu-isu yang terkait kriminilitas atau stabilisasi biarkan polisi dan TNI," ujar Eva.

Sebelumnya, politikus Gerindra Andre Rosiade mengatakan penumpang gelap yang ikut dalam rombongan Prabowo Subianto memiliki tujuan mengacaukan Indonesia dengan membuat situasi seolah-olah akibat kesalahan Presiden Joko Widodo.

"Orang itu ingin Indonesia chaos. Ingin Pak Jokowi disalahkan. Ingin Indonesia ini ribut. Pak Prabowo sebagai patriot dan negarawan menolak hal itu. Itu lah penumpang gelap itu," kata Andre di Gado-gado Boplo, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8/2019)

Ia mengatakan jika keberadaan penumpang gelap juga sudah diketahui oleh apatat. Namun ia tidak menyebut siapa pihak yang dimaksud. Hanya saja Andre memastikan penumpamg gelap tersebut bukan dari partai maupun ulama pendukung Prabowo saat Pilpres.

"Ya biarkan aparat yang bekerja. Penegak hukum yang bekerja untuk membuktikan penumpang gelap itu. Yang jelas penumpang gelap itu itu bukan dari partai koalisi dan bukan juga ulama. Karena yang ingin dikorbankan itu ulama," kata Andre.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Gerindra Belum Merapat ke Jokowi, Rachmawati: Perkenalan Itu Biasa

Sebut Gerindra Belum Merapat ke Jokowi, Rachmawati: Perkenalan Itu Biasa

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 13:55 WIB

Tanggapi Isu Penumpang Gelap di Kubu Prabowo, Rachmawati: Itu Biasa

Tanggapi Isu Penumpang Gelap di Kubu Prabowo, Rachmawati: Itu Biasa

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 13:29 WIB

Siapa Penumpang Gelap Kubu Prabowo? PAN Minta Diungkap

Siapa Penumpang Gelap Kubu Prabowo? PAN Minta Diungkap

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 11:20 WIB

Isu Penumpang Gelap, Ferdinand Curiga Diciptakan untuk Ambil Hati Megawati

Isu Penumpang Gelap, Ferdinand Curiga Diciptakan untuk Ambil Hati Megawati

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 09:04 WIB

Akhirnya Prananda Prabowo Bicara soal Politik di Hadapan Media Massa

Akhirnya Prananda Prabowo Bicara soal Politik di Hadapan Media Massa

Bisnis | Minggu, 11 Agustus 2019 | 15:06 WIB

Prabowo, Jokowi dan Megawati Kumpul, Gerindra: Ada yang Kebakaran Brewok

Prabowo, Jokowi dan Megawati Kumpul, Gerindra: Ada yang Kebakaran Brewok

News | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 16:42 WIB

Terkini

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

News | Minggu, 19 April 2026 | 08:04 WIB

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB