Sempat Sindir Kasus Narkoba Andi Arief, Andre Rosiade Minta Maaf

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Rabu, 14 Agustus 2019 | 12:45 WIB
Sempat Sindir Kasus Narkoba Andi Arief, Andre Rosiade Minta Maaf
Jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade di Hotel Sultan. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Gerindra Andre Rosiade meminta maaf, setelah sebelumnya sempat menyerang Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief dengan sindiran terkait kasus penyalahgunaan narkoba, yang pernah menjerat Andi Arief.

Permintaan maaf itu disampaikan Andre Rosiade setelah ditegur warganet karena ia dianggap menyinggung ranah pribadi Andi Arief.

"Ndre, bisa enggak diskusi tak masuk ke wilayah narkoba? Statement-mu soal narkoba, itu masuk ke wilayah pribadi Andi Arief. Kalau kasusnya soal pribadi, tak apa. Yang didiskusikan terkait program," cuit @eae18.

Andre Rosiade pun membalas, "Siaap. Mohon maaf kalau ada yang tersinggung."

Sementara itu, Andi Arief tak memberi tanggapan apa pun untuk Andre Rosiade.

Cuitan Andre Rosiade - (Twitter/@andre_rosiade)
Cuitan Andre Rosiade - (Twitter/@andre_rosiade)

Adu argumen keduanya bermula dari tweet Andre Rosiade yang ditujukan untuk akun @MMDemokrat.

Pada Minggu (11/8/2019), akun itu membagikan berita yang menyebutkan bahwa Andre Rosiade disarankan rekannya, Habiburokhman, untuk meminta maaf atas penggunaan diksi 'kebakaran brewok' terhadap Partai NasDem.

Andre Rosiade juga disebut nyinyir, hingga kemudian ia saling berbalas tweet serangan dengan simpatisan Partai Demokrat, yang ia sebut sebagai partai abu-abu.

"@Gerindra akan terus melaju dan besar karena kader sibuk bekerja melayani rakyat. Bukan menjadi kader yang nyinyir di medsos. Atau bermimpi jadi presiden tapi modal blocking time TV agar bisa pidato untuk dipuja dan dipuji he...he..he," cuitnya, menyinggung menyinggung Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

baca juga

Tudingan itu ditanggapi oleh Andi Arief. Ia menjelaskan tujuan blocking time di TV.

Cuitan Andre Rosiade - (Twitter/@andre_rosiade)
Cuitan Andre Rosiade - (Twitter/@andre_rosiade)

Tak hanya itu, di akhir kicauannya, Andi Arief melontarkan pertanyaan terkait kontribusi Andre Rosiade untuk rakyat.

"Salah satu metode politik adalah menyapa rakyat. Ada yang harus didatangi, misalnya AHY tour de Java 2 tahun, ada yang harus disapa skala luas. Itulah pentingnya blocking time di TV. Teknologi menyediakan cara efektif. Mudah-mudahan tercerahkan. Masalah rakyat apa yang pernah anda bantu?" tanya Andi Arief.

Namun Andre Rosiade tak memberikan banyak penjelasan untuk Andi Arief. Ia hanya memastikan, sudah membantu sejumlah masalah yang dihadapi masyarakat.

Kemudian ia melanjutkan dengan sindiran soal kasus penyalahgunaan narkoba, yang beberapa waktu lalu sempat menjerat Andi Arief.

"Ada beberapa Bang masalah masyarakat yang saya bantu. Di kampung banyak yang tahu. Tapi maaf kalau masalah narkoba saya enggak bisa bantu," jawab Andre Rosiade.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat Mau Gabung ke Jokowi, Ketum Golkar: Memperkuat Posisi Pemerintah

Demokrat Mau Gabung ke Jokowi, Ketum Golkar: Memperkuat Posisi Pemerintah

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 19:59 WIB

Balas PDIP, Gerindra Undang dan Bakal Sambut Baik Megawati di Rakernas

Balas PDIP, Gerindra Undang dan Bakal Sambut Baik Megawati di Rakernas

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 16:30 WIB

Bantah Incar Jatah Menteri, Demokrat: Jangan Disamakan dengan Partai Lain

Bantah Incar Jatah Menteri, Demokrat: Jangan Disamakan dengan Partai Lain

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 14:55 WIB

Ferdinand: Polusi Udara Jakarta Tak Bisa Diatasi dengan Syair Pujangga

Ferdinand: Polusi Udara Jakarta Tak Bisa Diatasi dengan Syair Pujangga

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 11:25 WIB

Laporkan Perusahaan Semen China, Politisi Gerindra Ingin Bertemu Moeldoko

Laporkan Perusahaan Semen China, Politisi Gerindra Ingin Bertemu Moeldoko

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 10:18 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×