CEK FAKTA: Heboh Foto Banser Tiba di Papua, Ini Aslinya

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:18 WIB
CEK FAKTA: Heboh Foto Banser Tiba di Papua, Ini Aslinya
Ilustrasi Banser di Balai Kota Jakarta. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Insiden kerusuhan di Papua memicu sejumlah unggahan atau postingan di media sosial. Salah satunya adalah sebuah foto yang disebut sebagai foto Barisan Ansor Serbaguna atau Banser Nahdlatul Ulama sudah tiba di Papua.

Dalam foto yang diunggah di media sosial Facebook itu, disertai narasi tibanya Banser di Papua. Berikut kutipan narasinya:

Alhamdulillah..menjawab semua tuntutan akhirnya banser telah tiba di papua..
Pesan moral dari gambar ini adalah :
Siap mati dalam keadaan kenyang

Sementara itu tertulis narasi dalam gambar:

Alhamdulillah…..menjawab berbagai tuntutan
Akhirnya Banser sudah tiba di tanah papua,dan ini membuktikan
kalau Banser memang paling NKRI
#TangkapABUJANDA

Rombongan Banser disebut telah tiba di Papua. (Foto: Cekfakta.com/Facebook)
Rombongan Banser disebut telah tiba di Papua. (Foto: Cekfakta.com/Facebook)

Penjelasan:

Dikutip dari laman Cekfakta.com, berdasarkan hasil penelusuran, gambar yang diposting tersebut merupakan gambar hasil suntingan.

Gambar aslinya berasal dari laman media Wartaplus.com pada pemberitaan berjudul “Dihina Dengan Kata Monyet Massa Lakukan Aksi, Manokwari Ricuh dan Lumpuh Total” yang terbit pada Senin, 19 Agustus 2019.

Diketahui, media Wartaplus.com merupakan media yang sudah terdaftar di Dewan Pers.

Dalam artikel tersebut, tertulis bahwa artikel dan foto-foto berasal dari salah satu anggota redaksi bernama Albert. Dalam artikel tersebut, jumlah foto yang ditayangkan ada tiga buah foto. Adapun, foto yang digunakan sebagai bahan suntingan postingan sumber ialah foto kedua.

Bila mencermati artikelnya, isi beritanya fokus pada kerusuhan yang terjadi di Manokwari. Berikut cuplikan beritanya secara utuh:

Dihina Dengan Kata Monyet Massa Lakukan Aksi, Manokwari Ricuh dan Lumpuh Total

MANOKWARI-Kabupaten Manokwari Ibu Kota Provinsi Papua Barat ricuh massa memblokade sejumlah ruas jalan aktivitas macet total dan kota lumpu. Toko, kios hingga mobil dibakar massa tepat di jalan Yos Sudarso tepat di perempatan lampu merah Makalouw dan maskeri Manokwari, Senin (19/8).

Rakyat Papua di Manokwari sangat terhina dengan kata 'Monyet' yang dilontarkan oleh organisasi masyarakat (ormas) di Surabaya, Malang dan Semarang di Provinsi Jawa Timur pasca insiden pada 17 Agustus 2019.

Dari pantauan wartaplus.com, ribuan massa ini secara spontan turun jalan dan lakukan aksi hingga harus berhadapan dengan gabungan aparat kepolisian Manokwari, Polda Papua Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Kerusuhan di Papua, Fahri: Presiden Harus Beri Jaminan Ketenangan

Soal Kerusuhan di Papua, Fahri: Presiden Harus Beri Jaminan Ketenangan

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 13:03 WIB

Kontras: Penambahan Aparat Keamanan di Papua Bukan Solusi

Kontras: Penambahan Aparat Keamanan di Papua Bukan Solusi

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 12:24 WIB

Kerusuhan Pecah di Fakfak: Fasilitas ATM Dirusak, Pasar Dibakar

Kerusuhan Pecah di Fakfak: Fasilitas ATM Dirusak, Pasar Dibakar

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 09:56 WIB

Politisi Gerindra: Pernyataan Wakil Wali Kota Malang Rugikan NKRI

Politisi Gerindra: Pernyataan Wakil Wali Kota Malang Rugikan NKRI

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 14:21 WIB

CEK FAKTA: Heboh Lowongan CPNS Dibuka 23 Oktober 2019, Benarkah?

CEK FAKTA: Heboh Lowongan CPNS Dibuka 23 Oktober 2019, Benarkah?

News | Minggu, 18 Agustus 2019 | 09:47 WIB

CEK FAKTA: Heboh Wajah Habib Bahar Bonyok Digebuki di Dalam Sel, Benarkah?

CEK FAKTA: Heboh Wajah Habib Bahar Bonyok Digebuki di Dalam Sel, Benarkah?

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 10:56 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB