Bendungan Sepaku, Sumber Air Ibu Kota Negara Baru di Penajam Paser Utara

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:02 WIB
Bendungan Sepaku, Sumber Air Ibu Kota Negara Baru di Penajam Paser Utara
Desain ibu kota baru. [Twitter]

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR akan mulai membangun Bendungan Sepaku untuk Ibu Kota Negara baru. Bendungan Sepaku itu berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pembangunan akan dimulai tahun 2020.

Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara, Nicko Herlambang menjelaskan, pembangunan bendungan di wilayah Kecamatan Sepaku dibagi dalam tiga tahap.

Tahap pertama pembangunan Bendungan Sepaku tersebut menurut dia, dilaksanakan pada 2020. Badan wilayah sungai Kementerian PUPR mengalokasikan dana lebih kurang Rp 130 miliar untuk lahan dan konstruksi bendungan.

"Anggaran yang dialokasikan pembangunan Bendungan Sepaku tahap pertama pada 2020 sekitar Rp 80 miliar untuk pembebasan lahan, dan untuk konstruksi sekitar Rp 50 miliar," kata Nicko Herlambang.

Kemudian pembangunan Bendungan Sepaku tahap kedua pada 2021 lanjut ia, disiapkan anggaran untuk pembebasan lahan lebih kurang Rp270 miliar dan Rp 150 miliar untuk konstruksi, tahap pembangunan ketiga pada 2022 dianggarkan sekitar Rp 150 miliar untuk konstruksi.

Tahapan pembangunan Bendungan Sepaku seluas 400 hektare yang memiliki daya tampung 11,6 juta meter kubik, dengan debit air di aliran sungai mencapai 2,4 meter kubik per detik tersebut akan dimulai pada 2020 hingga 2022.

Sedikitnya sejumlah wilayah di Kecamatan Sepaku yakni, Desa Tengin Baru, Semoi II dan Semoi III, Wonosari dan Desa Argomulyo masuk dalam proyek pembangunan bendungan untuk penyediaan air bersih tersebut.

Kapasitas daya tampung bendungan yang cukup besar itu jelas Nicko Herlambang, dapat memenuhi kebutuhan air warga Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kota Balikpapan.

Pembangunan bendungan di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut tambahnya, sekaligus persiapan pemindahan ibu kota negara Indonesia, ke wilayah Kalimantan Timur.

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan, bahwa ibu kota negara akan pindah yakni sebagian di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Senin.

Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara yang berdekatan dengan Kabupaten Kutai Kartanegara yakni, Desa Semoi II dan Semoi III di wilayah Kecamatan Sepaku. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desa-desa di Kaltim Naik Kelas Jadi Kelurahan saat Ibu Kota Negara Pindah

Desa-desa di Kaltim Naik Kelas Jadi Kelurahan saat Ibu Kota Negara Pindah

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:46 WIB

Partai Gerindra: Ibu Kota Baru RI Kenapa Tidak di Jonggol Saja?

Partai Gerindra: Ibu Kota Baru RI Kenapa Tidak di Jonggol Saja?

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:37 WIB

Konsep Ibu Kota Negara Baru Forest City dan Smart City, Kabel Ditanam

Konsep Ibu Kota Negara Baru Forest City dan Smart City, Kabel Ditanam

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:26 WIB

Anies Pesimis Kemacetan Jakarta Berkurang Setelah Ibu Kota Negara Pindah

Anies Pesimis Kemacetan Jakarta Berkurang Setelah Ibu Kota Negara Pindah

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 13:38 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB