Ini Daftar ASN di Jakarta yang Akan Pindah ke Ibu Kota Negara Baru

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:21 WIB
Ini Daftar ASN di Jakarta yang Akan Pindah ke Ibu Kota Negara Baru
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Syafruddin. (Antara)

Suara.com - Menteri Aparatur Pemberdayagunaan Reformasi dan Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin mengatakan aparatur sipil negara atau ASN yang akan pindah ke Ibu Kota Negara baru dari pegawai kementerian dan lembaga pemerintah pusat. Jumlahnya 180 ribu ASN.

Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di kantor Kementerian atau Lembaga pusat akan turut pindah ketika Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur. Mereka semua bekerja di Jakarta.

Syafruddin mengatakan bahwa seluruh pekerja kementerian akan ikut pindah seiring dengan pindahnya pemerintahan pusat ke Kaltim. Jumlah itu juga mencakup untuk pegawai yang bekerja di sejumlah lembaga pusat, legislatif dan sebagainya.

"Kita sudah data yang berada di kementerian/lembaga dan badan-badan itu yang di tingkat pusat itu jumlahnya 180 ribu ASN," kata Syafruddin di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2019).

Syafruddin menangkis adanya hasil survei kalau sebagian besar ASN menolak untuk dipindahkan. Dirinya menegaskan bahwa sedari awal ASN memegang prinsip teguh untuk siap ditempatkan di daerah manapun sesuai dengan penugasan. Selain itu, soal penempatan tersebut juga sudah ditetapkan dalam undang-undang yang berlaku.

"Setelah dia kontrak dengan negaranya bahwa dua di mana pun dia ditempatkan akan siap, apalagi ada UUnya ada aturannya, ada PP nya nomor 11 tahun 2017 yang mengatur tentang itu semua," ujarnya.

Terkait dengan mekanismpe perpindahan ASN ke Kalimantan Timur, Syafruddin menerangkan bahwa nantinya akan ada beberapa langkah yang mesti ditempuh. Menurutnya, perpindahan pusat pemerintahan dari Jakarta ke Kaltim itu tidak perlu dibahas hingga gaduh karena sudah pernah diterapkan oleh sejumlah negara.

"Ada stepnya akan diatur Bappenas. Enggak langsung blek (tumplek)," ucapnya.

"Tentu ada step-stepnya, kita lihat ibu kota Australia Canberra, ibu kota Belanda Den Haag, yang terdekat Putra Jaya Malaysia. Kan enggak ribet-ribet amat, enggak gaduh tuh pindahnya, biasa-biasa saja," tandasnya.

baca juga

Jokowi memutuskan ibu kota negara pindah ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Ada lima alasan ibu kota negara pindah ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Pertama, risiko bencana sangat minimal, terutama dari banjir, tsunami, kebakaran hutan, dan gempa bumi. Kedua, kondisi di tengah-tengah Indonesia. Selain itu, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara berdekatan dengan kota-kota yang berkembang, terutama Balikpapan. Jokowi juga menjelaskan, negara menyiapkan 180 ribu hektar di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemindahan Ibu Kota, Wakil Walkot Bogor: Beban Berat Lingkungan Berkurang

Pemindahan Ibu Kota, Wakil Walkot Bogor: Beban Berat Lingkungan Berkurang

Jabar | Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:07 WIB

Bendungan Sepaku, Sumber Air Ibu Kota Negara Baru di Penajam Paser Utara

Bendungan Sepaku, Sumber Air Ibu Kota Negara Baru di Penajam Paser Utara

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:02 WIB

Desa-desa di Kaltim Naik Kelas Jadi Kelurahan saat Ibu Kota Negara Pindah

Desa-desa di Kaltim Naik Kelas Jadi Kelurahan saat Ibu Kota Negara Pindah

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:46 WIB

Partai Gerindra: Ibu Kota Baru RI Kenapa Tidak di Jonggol Saja?

Partai Gerindra: Ibu Kota Baru RI Kenapa Tidak di Jonggol Saja?

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:37 WIB

Konsep Ibu Kota Negara Baru Forest City dan Smart City, Kabel Ditanam

Konsep Ibu Kota Negara Baru Forest City dan Smart City, Kabel Ditanam

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:26 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×