Nelson: Upaya Melemahkan KPK Hadir untuk Menghambat Pemberantasan Korupsi

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Kamis, 29 Agustus 2019 | 16:58 WIB
Nelson: Upaya Melemahkan KPK Hadir untuk Menghambat Pemberantasan Korupsi
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi menilai upaya untuk melemahkan KPK semakin besar. Diketahui, KPK sudah berdiri 14 tahun silam di Republik Indonesia.

"Selama perjalanan tersebut, berbagai terobosan telah dilakukan oleh KPK untuk memenuhi harapan tersebut. Upaya untuk melemahkan KPK pun hadir untuk menghambat upaya pemberantasan korupsi," kata Anggota LBH Jakarta Nelson Nikodemus Simamora, melalui keterangan tertulis, Kamis (29/8/2019).

Nelson menuturkan, ancaman itu ada mulai dari ancaman fisik seperti penyerangan kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan dan puluhan pegawai lainnya, kriminalisasi ke penyidik KPK, upaya mengubah legislasi untuk mengebiri kewenangan KPK, sampai upaya intervensi kasus yang ditangani.

"Pemilihan pimpinan KPK adalah momentum strategis untuk menjaga agar KPK tetap menjadi lembaga yang independen dan kuat dalam menghadapi berbagai upaya menjadikan KPK sebagai lembaga yang lemah dan tidak independen," ujar Nelson.

Menurut Nelson, 20 nama Capim KPK yang saat ini lolos masih ada orang yang diragukan dalam pemberantasan korupsi.

"Masih hadir calon yang memiliki rekam jejak yang menghambat penegakan hukum, tidak patuh LHKPN bahkan terdapat calon yang masih dalam proses penegakan kode etik di KPK. KPK dalam bahaya," ujar Nelson.

Nelson kemudian menganggap pelemahan KPK kali ini seperti mengembalikan memori kelam antara KPK dan Polri.

"Pelemahan ini seakan telah menghadirkan kembali upaya pelemahan KPK atau #CICAKvsBUAYA 4.0," kata Nelson

Terkait itu, Nelson yaang juga tergabung dengan koalisi masyarakat sipil mengharapkan kehadiran semua pihak untuk bersama-sama melantangkan suara dan memberikan solidaritas kepada KPK yang berintegritas pada Jumat (30/8/2019). Acara tersebut akan berlangsung di Gedung KPK, Jakarta Selatan.

baca juga

"Mari bergandengan tangan untuk mendorong Presiden betul-betul memilih calon pimpinan yang berintegritas untuk diajukan ke parlemen. Berjuang bersama, bersama bejuang," kata Nelson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituduh Sebar Hoaks, Asfinawati Ketua YLBHI Angkat Bicara

Dituduh Sebar Hoaks, Asfinawati Ketua YLBHI Angkat Bicara

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 16:55 WIB

Pansel KPK Tanya Kasus Kayu, Sugeng: Jika Bersalah, Mustahil Saya di Sini

Pansel KPK Tanya Kasus Kayu, Sugeng: Jika Bersalah, Mustahil Saya di Sini

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 15:53 WIB

Capim KPK dari Setkab Sebut Visi KPK Saat Ini Keliru

Capim KPK dari Setkab Sebut Visi KPK Saat Ini Keliru

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 14:26 WIB

LIVE STREAMING: Pansel KPK Beberkan Hasil Tes Calon Pimpinan KPK

LIVE STREAMING: Pansel KPK Beberkan Hasil Tes Calon Pimpinan KPK

Video | Kamis, 29 Agustus 2019 | 15:53 WIB

Dicecar Pansel KPK soal Rumah Mewah, Brigjen Sri: Saya Atlet Lari Gawang

Dicecar Pansel KPK soal Rumah Mewah, Brigjen Sri: Saya Atlet Lari Gawang

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 13:27 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×