Undang Pemenang Gapura Cinta Damai, Jokowi: Semuanya Tidak Ada yang Jelek

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 02 September 2019 | 13:11 WIB
Undang Pemenang Gapura Cinta Damai, Jokowi: Semuanya Tidak Ada yang Jelek
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan silaturahim dengan pemenang Lomba Festival Gapura Cinta Negeri di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/9/2019). (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan silaturahim dengan pemenang Lomba Festival Gapura Cinta Negeri di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/9/2019). Jokowi dalam sambutannya mengatakan festival Gapura Cinta Negeri merupakan sebuah kecintaan terhadap Indonesia.

Dalam kesempatan ini Jokowi juga memuji hasil karya para pemenang Gapura Cinta Negeri.

"Saya kira ini adalah sebuah kecintaan kita semuanya untuk kampung kita, untuk negara kita yang diwujudkan lewat bangunan gapura, yang saya lihat semuanya tidak ada yang jelek. Semuanya bagus semuanya," ujar Jokowi.

Jokowi menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang yang mendapatkan hadiah yang berupa piagam dan uang tunai.

"Jadi, saya ingin mengucapkan selamat atas pemenang yang tadi telah menerima. Sekali lagi selamat dan kita nanti bertemu lagi di tahun depan. 75 tahun Indonesia merdeka," tandasnya.

Dalam acara tersebut hadir pula, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Bekraf Triawan Munaf, Erick Thohir, Wishnutama dan Bahlil Lahadalia.

Untuk diketahui, terdapat 10 pemenang Festival Gapura Cinta Negeri kategori umum.

10 pemenang tersebut adalah Sriyanta dari Kabupaten Boyolali, Eko Siswanto dari Kota Semarang, Moh. Nurrohman dari Kabupaten Rembang, Roni Sintiu dari Kota Batu Otniel Kayani dari Kabupaten Kepulauan Yapen, Dede Rahmat dari Kabupaten Bandung Barat, Arief Rahman dari Kota Banjarmasin, Ramsyah, ST dari Kabupaten Kutai Kartanegara, mahgodie idris dari Kota Palembang, hingga Riyadi dari Kabupaten Magelang.

Adapun tiga pemenang Festival Gapura Cinta Negeri Kategori Lembaga/ Instansi/ Perusahaanl Organisasi adalah PT. Varash Saddan Nusantara dari Kota Denpasar, SMA Kristen Barana dari Kabupaten Toraja Utara hingga Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Kamo dari DKI Jakarta.

Sementara itu, ada pemenang tambahan dari masyarakat Nduga Papua yang dinilai berdasarkan semangat partisipasi masyarakat dan pemenang umumnya yaitu dari Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usulkan Presiden Jokowi Blusukan ke Papua, Eks PA 212 Semprot Fadli Zon

Usulkan Presiden Jokowi Blusukan ke Papua, Eks PA 212 Semprot Fadli Zon

News | Senin, 02 September 2019 | 13:10 WIB

Situasi Papua Terkini, Mencekam, Sampai Jokowi Bersuara

Situasi Papua Terkini, Mencekam, Sampai Jokowi Bersuara

Video | Minggu, 01 September 2019 | 18:42 WIB

Ustaz Tengku Zul Tantang Jokowi Terapkan Hukum Potong Tangan untuk Koruptor

Ustaz Tengku Zul Tantang Jokowi Terapkan Hukum Potong Tangan untuk Koruptor

News | Minggu, 01 September 2019 | 16:43 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Minta Jokowi Berani Evaluasi Seleksi Capim KPK

Koalisi Masyarakat Sipil Minta Jokowi Berani Evaluasi Seleksi Capim KPK

News | Minggu, 01 September 2019 | 12:16 WIB

Terkini

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:24 WIB

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:03 WIB

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB