Wakil Ketua KPK Minta Pansel Tak Kirim Capim Bermasalah ke Jokowi

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 02 September 2019 | 14:01 WIB
Wakil Ketua KPK Minta Pansel Tak Kirim Capim Bermasalah ke Jokowi
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Panitia Seleksi Capim KPK segera mengirimkan 10 nama capim terpilih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pansel diharpkan mengrimkan 10 dari 20 nama capim terbaik ke Jokowi.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengingatkan, pansel jangan sampai menyodorkan nama capim yang diketahui memiliki catatan-catatan ke Jokowi. Jika hal tersebut dilakukan maka akan sangat menyusahkan Jokowi sendiri.

"Jadi ya kita berharap bahwa yang ada catatan-catatannya tidak diserahkan kepada presiden, kasihan presidennya nanti," ujar Laode di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2019).

"Jadi kan kita berharap bahwa 10 orang yang diberikan oleh Pansel kepada presiden itu adalah yang terbaik, orang-orang yang terbaik di antara 20 itu. Jangan kita memberikan nama kepada presiden yang ada catatannya, itu harapan kami di KPK," Laode menambahkan.

Diketahui, 10 nama yang akan disoodorkan kepada Jokowi itu kemudian akan diserahkan Jokowi kepada Komisi III DPR RI.

Laode menilai, proses pemilihan capim KPK periode 2019-2023 terlihat sangat cepat jika dibanding pada proses pemilihan pimpinan periode dirinya.

"Kalau dibandingkan periode saya ini kayaknya cepat prosesnya, jauh lebih cepat. Kami dulu hampir enam bulan, empat bulan lebih ini cepat banget," kata Laode.

Kendati begitu, ia tak mempersoalkan jika pemilihan pimpinan KPK yang baru akan ditargetkan selesai pada DPR periode saat ini atau dilanjut oleh anggota dewan yang terhormat pada periode 2019-2024.

"Iya terserah presiden dan DPR, saya cuma membandingkan kami lebih lama prosesnya dibanding yang sekarang. Kan saya selesainya Desember, 21 Desember sertijab. Oleh karena itu sekarang atau yang datang itu sama saja karena tak akan terjadi kekosongan kepemimpinan di KPK karena mandat kami sampai dengan 21 Desember," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Undang Pemenang Gapura Cinta Damai, Jokowi: Semuanya Tidak Ada yang Jelek

Undang Pemenang Gapura Cinta Damai, Jokowi: Semuanya Tidak Ada yang Jelek

News | Senin, 02 September 2019 | 13:11 WIB

Usulkan Presiden Jokowi Blusukan ke Papua, Eks PA 212 Semprot Fadli Zon

Usulkan Presiden Jokowi Blusukan ke Papua, Eks PA 212 Semprot Fadli Zon

News | Senin, 02 September 2019 | 13:10 WIB

Ketua DPR : Indonesia Perlu Reformasi Kebijakan Kesehatan Dunia

Ketua DPR : Indonesia Perlu Reformasi Kebijakan Kesehatan Dunia

DPR | Senin, 02 September 2019 | 09:03 WIB

Situasi Papua Terkini, Mencekam, Sampai Jokowi Bersuara

Situasi Papua Terkini, Mencekam, Sampai Jokowi Bersuara

Video | Minggu, 01 September 2019 | 18:42 WIB

Terkini

Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:00 WIB

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:48 WIB

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:56 WIB

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:53 WIB

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:49 WIB

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:46 WIB

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:40 WIB

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB