Bantah OPM, Wiranto: Pengiriman Pasukan TNI - Polri di Papua Hanya 1 Persen

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Senin, 09 September 2019 | 18:07 WIB
Bantah OPM, Wiranto: Pengiriman Pasukan TNI - Polri di Papua Hanya 1 Persen
Menkopolhukam Wiranto. (Suara.com/Novian).

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan 6.500 personel gabungan TNI-Polri masih disiagakan di Papua dan Papua Barat. Wiranto menilai jumlah pasukan itu cukup kecil jika dibandingkan dengan total personel gabungan TNI-Polri yang berjumlah 850 ribu personel.

Pernyataan Wiranto sekaligus untuk menepis adanya anggapan dari beberapa pihak yang menyebut pemerintah terlalu berlebihan menerjunkan ribuan personel TNI-Polri dalam mengatasi persoalan di Papua dan Papua Barat.

"Nah yang ada di sana kan sekitar 6.500 personel. Jadikan tidak sampai 1 persen, kecil sekali," ujar Wiranto saat jumpa pers di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

"Jadi jangan kemudian diisukan bahwa di sana TNI dan Polisi menggeruduk di sana, mengadakan aksi dan menakuti-nakuti rakyat. Ini berita yang enggak bener, berita yang sampai saya seakan-akan di sana enggak aman di sana tensinya amat besar. Kecil itu dibanding kekuatan TNI dan Polri secara keseluruhan," Wiranto menambahkan.

Wiranto menjelaskan, Personel TNI-Polri di Papua dan Papua Barat bertugas untuk melindungi masyarakat dan objek vital dari aksi anarkis. Wiranto memastikan tidak ada tindakan represif seperti yang diisukan.

"Tugas dia (TNI-Polri) pun sudah dikatakan bukan represif. Tugasnya melindungi masyarakat, melindungi objek vitalz melindungi objek penting instalasi-instalasi penting fasilitas umum dilindungi agar tidak dirusak serta tidak dibakar," kata Wiranto.

Selain itu, kata Wiranto, personel gabungan TNI-Polri pun juga diinstruksikan untuk melakukan upaya dialogis dan persuasif kepada masyarakat. Hal itu dilakukan agar masyarakat Papua dan Papua Barat tidak terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu yang hendak melakukan aksi demonstrasi yang dikhawatirkan berujung anarkis.

"Mereka mengajak hidup berdampingan secara damai. Mereka punya misi itu. Misi tambahannya ya bersihkan puing-puing akibat kerusakan," imbuhnya.

baca juga

Sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat—sayap militer Organisasi Papua Merdeka—menyebar surat ultimatum kepada pemerintah Indonesia, terutama Menkopolhukam Wiranto.

Dalam surat pernyataan yang ditandatangani Kepala Staf Umum TPNPB Mayjen Terryanus Satto dan Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom tersebut, terdapat 25 butir penjelasan.

Salah satu ultimatum dalam pernyataan tersebut adalah, agar pemerintah Indonesia menyetop pengiriman pasukan militer ke Papua.

"Kami mendesak kepada pemerintah kolonial Republik Indonesia agar segera hentikan pengiriman militer yang berlebihan di Papua, karena hal ini merupakan tindak teror mental dan psikologis bagi masyarakat sipil, orang asli Papua oleh negara," demikian isi poin ultimatum ke-7.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Siapkan Rp 100 Miliar Bangun Gedung dan Fasum Rusak di Papua

Pemerintah Siapkan Rp 100 Miliar Bangun Gedung dan Fasum Rusak di Papua

News | Senin, 09 September 2019 | 17:48 WIB

Asrama Mahasiswa Papua Dikirimi Ular, Walkot Risma: Sudah Disidik Polisi

Asrama Mahasiswa Papua Dikirimi Ular, Walkot Risma: Sudah Disidik Polisi

Jatim | Senin, 09 September 2019 | 17:15 WIB

OPM Sebar Surat Ultimatum untuk Pemerintah RI dan Wiranto

OPM Sebar Surat Ultimatum untuk Pemerintah RI dan Wiranto

News | Senin, 09 September 2019 | 17:14 WIB

Terkini

Pusat Tes TOEFL dan Bahasa Asing Hadir di Makassar, Jangkau Sulawesi hingga Papua

Pusat Tes TOEFL dan Bahasa Asing Hadir di Makassar, Jangkau Sulawesi hingga Papua

Sulsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Manga Romantis The Dangers in My Heart Resmi Tamat dalam Tiga Chapter Lagi

Manga Romantis The Dangers in My Heart Resmi Tamat dalam Tiga Chapter Lagi

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:05 WIB

Membaca Bu, Aku Ingin Pelukmu: Beratnya Rindu Ketika Ibu Tak Lagi Ada

Membaca Bu, Aku Ingin Pelukmu: Beratnya Rindu Ketika Ibu Tak Lagi Ada

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:00 WIB

AC Panasonic Premium Inverter HU Series, AC Hemat Listrik, Cepat Dingin & Udara Lebih Bersih

AC Panasonic Premium Inverter HU Series, AC Hemat Listrik, Cepat Dingin & Udara Lebih Bersih

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Gudang Buku dan Alat Musik SDN 04 Srengseng Sawah Terbakar, Petugas Damkar Tiba dalam 4 Menit

Gudang Buku dan Alat Musik SDN 04 Srengseng Sawah Terbakar, Petugas Damkar Tiba dalam 4 Menit

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban

Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Jalan Hertasning Nyaris Rampung! Ini Update Terbaru Proyek Jalan Rp2,5 Triliun di Sulsel

Jalan Hertasning Nyaris Rampung! Ini Update Terbaru Proyek Jalan Rp2,5 Triliun di Sulsel

Sulsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya

Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Riset Terbaru: Siram Atap dengan Air Hujan Terbukti Tekan Penggunaan AC saat Gelombang Panas

Riset Terbaru: Siram Atap dengan Air Hujan Terbukti Tekan Penggunaan AC saat Gelombang Panas

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:45 WIB

×